
Christian Gautama yang familiar disebut dengan Tian
Pemuda yang sangat gigih dalam bekerja. Berawal dari merintis usaha dibidang properti yang sekarang sudah sangat diakui dikalangan properti mancanegara. Tian terbilang sukses diusia muda. .karna diusia 27 tahun kini ia sudah menggenggam harta yang tidak sedikit. .Tian adalah anak tunggal dari pasangan Nyonya Fatima dan Tuan Kendra. .Tuan Kendra seorang tentara dan gugur dalam tugas beberapa tahun lalu. .dibalik ini semua menjadi pecutan semangat untuk Tian bisa mandiri dan membanggakan ibunya. .
Diusia 28 tahun, Tian menikahi gadis cantik seorang yatim piatu yang tinggal di panti asuhan tempat dia sering memberikan sedikit rejekinya. setahun menikah Tian dikaruniai seorang anak yang sangat cantik. .namun istrinya meninggal satu jam setelah melahirkan anaknya. .Tian terpuruk selama satu tahun. .untungnya Tian memiliki Raja, sahabat baiknya dan juga asisten pribadinya yang bisa menghandle perusahaan selama Tian terpuruk karna kehilangan istrinya. .
Beberapa tahun kemudian, gadis kecil yang diasuh oleh Omanya sudah mulai masuk ke sekolah taman kanak kanak. .Tian sudah mengikhlaskan kepergian istrinya. Tian mulai bangkit dan lebih memajukan perusahaannya. .
"Ayaaahh. ."
Panggil anak kecil yg tak lain adalah anaknya Tian sendiri
"Iya sayang, sudah siap?hari ini hari pertama kamu sekolah nak. .maafkan ayah ya hari ini tidak bisa menemani Dinda ke sekolah"
"Gapapa ayah, Dinda kan sama Oma. .ya kan Oma?"
"Iya sayang, Oma selalu ada untuk cucu Oma yang cantik ini. .juga untuk anak ibu yg sangat tampan ini" kata Bu fatima
"Makasih ibu, entah akan seperti apa hidupku dan Dinda tanpa ibu"
"Jangan pikirkan itu nak. .hanya kamu dan Dinda yang ibu punya sekarang. .kamu jangan capek capek kerjanya ya. .segera cari mama untuk Dinda"
__ADS_1
"Doakan saja ya Bu. .yauda ayah berangkat dulu ya sayang. .nanti Dinda sama Oma ke sekolah diantar sama pak mail ya"
Pak mail adalah supir di keluarga Tian. .
Tian masuk ke mobil dan mulai meninggalkan rumah menuju kantornya. .
Dijalan macet, Tian sedikit menggerutu. .namun tak lama lalu Lintas mulai lancar.
Sampai dikantor, Tian menyerahkan kunci mobil pada satpam untuk diparkirkan. Tian masuk ke dalam kantor dan mulai masuk dalam lift untuk menuju ruangannya. .
"Raja, apa jadwalku hari ini"
"Hari ini kita ada meeting di Kantor Cakrawala dengan Pak Indra jam 2 siang nanti, selain jam itu kita free bos"
"Hahaha. .kalem dong bro. .aku gak enak panggil nama kamu kalau dikantor begini" kata Raja
"Kan diruangan ini cuma ada kita berdua bego"
"Kalem kalem. .Napa sih marah marah ini masih pagi tau. .cari istri lagi sana. .biar gak sensi"
"Ah kau sama saja dengan emak"
__ADS_1
"Tian. .Dinda sudah semakin besar. .kasian kalau dia tumbuh tanpa seorang ibu. .ayolah belajar membuka hati. .siapa wanita diluar sana yg tidak mau dengan duda sepertimu?"
"Bukan begitu, aku hanya akan menikah dengan wanita yang menyayangi Dinda. .soal cinta ke padaku mah nanti gampang"
"Ada kok. .pasti ada. .Dinda anak yg baik,ceria,sopan dan juga pintar"
"Kau berdoa saja . . Semoga Tuhan masih memberikan kesempatan untuk menemukan wanita baik yang menyayangi anakku ya"
"Aamiin pasti itu"
"Oh iya Raja, aku sangat berterimakasih untukmu. .sudah menjaga perusahaanku selama aku terpuruk beberapa tahun lalu. .bukan aku orang yg tidak tau balas Budi. .hanya saja waktunya belum tepat. .jadi gini. .aku mau memberikan pilihan. .bukan sejumlah uang, tapi kau bisa pilih rumah dimana kamu mau yg bisa kau tempati nanti kalau kau menikah"
"Sudah seharusnya aku melakukan itu bro, kau sudah seperti saudaraku sendiri. .bahkan aku sama skali tidak mengharapkan apapun selama ini. .aku ikhlas"
"Tidak. .kau harus cari unit rumah. .yg kau suka. .aku akan membelikan untukmu"
"Baiklah. .nanti sambil jalan kita cari sama sama ya bro"
"Oke. .kalau meeting kita masih jam 2 nanti. .sekarang aku bisa ke sekolah Dinda ya. .hari ini hari pertama Dinda masuk sekolah"
"Baiklah pergi sana, temui anak cantik yang lucu itu. .sampaikan salam ku untuknya juga untuk ibu ya"
__ADS_1
"Oke ku tinggal dulu yaa. ."