
Selesai makan dan merasakan kenyang. .mereka akhirnya pulang
"Rara. .sudah sore sekalian saya antar kamu pulang kerumah gapapa kan?" tanya Tian
"Apa gak merepotkan bang?"
"enggak dong Tante" Dinda yang jawab
ayahnya hanya tersenyum pada Rara
namun, ditengah perjalanan Dinda tertidur dipangkuan Rara. .
"Abang, kasihan dinda ketiduran ini"
"Duh gimana donk. .bangunin aja kasian kamu nanti capek. .Dinda berat loh"
"gak bang jangan kasian dibangunin"
"Yauda kita pulang kerumahku dulu ya nanti setelah aku pindahin Dinda baru aku antar pulang kamu?gapapa kan Rara?"
"iya gapapa bang. .santai saja. oh iya terimakasih traktirannya ya"
"sama sama Ra. .senang bertemu kamu. .dan Dinda juga pasti senang punya teman baru. btw kamu kerja atau masih kuliah?"
"Aku kerja di cakrawala grup bang"
__ADS_1
"oh iya?baru Senin kemarin aku ketemu sama pimpinan kamu. .di devisi apa?"
"Aku devisi keuangan. .jadi Abang ada kerja sama dengan kantorku?"
"iya baru kemarin juga mulai. .kamu sudah lama kerja disana?"
"sejak lulus kuliah bang. .ya kalau sampe sekarang sudah 4 tahunan lah"
"emm begitu. .aku turun dulu ya aku ambil Dinda dulu. .ayok masuk dulu didalam ada ibuku"
Tian berjalan memutar mobil dan membuka pintu mobilnya. .mengangkat Dinda dari pangkuan Rara. .lalu Rara ikut turun dan mengikuti Tian masuk rumah. .
"assalamualaikum ibu. ."ucap Tian sambil memasuki rumah. .Rara mengekor dan membawakan sandal yang Dinda pakai. .
"assalamualaikum ibu. .saya Rara" Rara menyapa Bu fatima dan mencium tangannya
"wa'alaikum salam. .Rara. .cantik sekali nak. .mari masuk duduk sini sama ibu"
"terimakasih ibu. ."
"temannya Tian nak?"
"Temannya Dinda buk, tadi Dinda nabrak Rara waktu belanja. .gak tau Dinda langsung minta Rara nemenin makan. .eh mau dijalan ketiduran Dinda nya dipangku Rara"
"masyaAllah. .maaf nak Rara kalau cucu ibu merepotkan. .oh iya mau minum dulu?ibu buatkan teh dulu ya?"
__ADS_1
"Maaf ibu, terimakasih mungkin lain kali saja. .sudah sore gak enak nanti Abang kesorean karna nganter Rara pulang"
"aku gapapa Ra kalau mau mampir dulu disini. .tapi kalau kamu pengen pulang sekarang yauda aku Anter"
"iya bang. .maaf ya Bu saya pamit dulu. .lain kali mungkin kalau lewat saya mampir. .salam buat Dinda ya Bu" Rara pamit dan mencium tangan Bu fatima
"Hati hati Tian. .antar nak Rara sampai rumahnya dengan aman ya nak"
"iya ibu. ."
Tian dan Rara dimobil. .Tian melajukan mobilnya menuju alamat rumah Rara. dijalan mereka canggung. .namun Rara sesekali mencoba mencairkan suasana dengan mengajak ngobrol Tian.
tak butuh waktu lama Tian dan Rara sudah sampai dirumah Rara. .rumah kecil dikomplek perumahan. Rara tinggal sendiri karna orang tuanya di kota lain. .walaupun kecil Rara tinggal dirumah hasil kerja kerasnya sendiri. .
"Abang mampir dulu?"
"lain kali ya Ra. .Abang gak enak kamu tinggal sendiri soalnya. .takut ada fitnah"
"iya bang. .terimakasih sudah mengantar sampai rumah ya. .Abang hati hati. .dan titip salam buat Dinda"
"iya Ra. . trimakasih juga sudah mau jadi temannya Dinda. .Abang pamit dulu ya"
mobil Tian melaju dan sudah mulai tak terlihat. .Rara masuk ke dalam rumahnya. .menata beberapa belanjaannya di dapur dan segera ke kamarnya untuk mandi. .
Rara pun bahagia bertemu dengan gadis kecil seperti Dinda. .
__ADS_1