Duda Untuk Aurora

Duda Untuk Aurora
Dua


__ADS_3

Setelah memecah padatnya jalan raya, Tian sampai di sekolah Dinda. .Tian menghampiri ibunya.


"Ibuu. ."


"iya nak, kok kesini?bukannya hari ini katanya ada meeting nak?"


"iya nanti jam 2 Bu, jd skrg aku mau lihat Dinda dihari pertama skolah dia"


Dinda sedang bermain bersama teman teman kelasnya juga gurunya. .Dinda anak yang ceria dan mudah bergaul. .tak terasa air mata Tian menetes. .mengingat almarhumah istrinya. .namun seketika dia tersadar. .dan kembali melihat cerianya si gadis kecilnya itu


Satu jam berada disekolah, Tian pamit pada ibunya. .karna akan kembali ke kantor. .


Setiap hari rutinitas ini berjalan begitu saja. .


sampai pada weekend ini Tian membawa Dinda ke supermarket untuk membeli beberapa jajanan dan cemilan untuk Dinda. .ya mereka hanya pergi berdua karna Oma nya Dinda ada acara arisan di kompleks rumah Tian. .


"Ayah. . bolehkah Dinda ambil coklat itu?"ucap Dinda sambil menunjuk ke rak yang tidak tinggi dan dia dapat menjangkaunya sendiri


"Tentu sayang, pergi ambilah. .ingat dua cukup kan?jangan banyak banyak ya nanti giginya sakit"


"Oke ayah. ."


Dinda berjalan mengambil coklat. .dan Tian memilih belanjaan yang ibu titip untuk dibeli


namun ketika Dinda selesai ambil dan asik melihat coklat yg dia pegang, Dinda menabrak seseorang hingga hampir terjatuh


"aduuh. ."Dinda kaget


namun yang ditabraknya dengan sigap menangkap sehingga Dinda tidak terjatuh


"Anam anak cantik. . lain kali hati hati ya sayang"


"Mm. .maa. .maaf Tante"


"Iya Tante tidak masalah. ."ucap seorang tadi dengan senyum dan masih memegang tangan Dinda

__ADS_1


Tian melihat dari kejauhan bahwa Dinda bersama orang asing pun lalu mendekati


"maaf nona. .ada apa ini?" tanya Tian pada wanita itu


ya. .wanita muda, cantik, kulitnya bersih, tinggi dan hidungnya mancung dia adalah Aurora .


"Oh maaf tuan adek ini tadi tidak sengaja menabrak saya sampai hampir terjatuh dan lalu saya memegangnya"


"iya ayah, Dinda minta maaf sama Tante"


"Sini sayang" Dinda mendekat pada ayahnya


dan Aurora pun beranjak berdiri


"Maafkan anak saya nona"


"tidak masalah tuan. .saya permisi"


Aurora melanjutkan belanja dan Dinda juga Tian juga melanjutkan belanjanya


"Tante" Dinda mendekati Aurora


"halo eh ketemu lagi kita ya. .cantik siapa namanya?Tante lupa tadi tanya namanya?"


"Namaku Dinda Tante"


"Sweetie. .nama yang indah. .nama Tante Aurora. .Dinda boleh panggil Tante Rara"


"oke Tante Rara, senang bertemu Tante. .semoga kita bertemu lagi ya Tante" ucap Dinda lalu menyodorkan tangannya hendak mencium tangan Rara


Rara yang belom paham apa maksudnya. ."kenapa nak?"


"Dinda boleh kan cium tangan Tante?Tante cantik. .Tante baik. ."


Ah iya sayang pinter sekali kamu nak. .

__ADS_1


setelah selesai mencium tangan Rara , Dinda berlari menghampiri ayahnya. ."dadah Tante" kata Dinda. .


Dari kejauhan Tian hanya melihat tingkah anaknya dengan orang baru yg beberapa menit lalu ketemu. .dan terlihat dinda begitu akrab


"ayah. .boleh gak Dinda minta ayah untuk traktir makan Tante Rara. .Tante Rara kan tadi udah bantuin Dinda yah. .kalau bukan Tante Rara pasti marah karna Dinda tabrak tadi"


"Nak. .ayah kan tidak kenal. .lagi juga mungkin Tante nya sibuk"


"Ayah tunggu disini, Dinda coba ngomong sama Tante Rara boleh?"


Tian menghirup nafas sejenak


"hmmm baiklah. .ayah tunggu disini ya"


"oke ayah" Dinda menghampiri Dinda lagi. .


"Tante. ."


"eh sweetie. .kenapa kesini lagi nak?"


"Tante habis ini ada acara gak?boleh gak Dinda mau ajakin Tante makan dulu sama ayah Dinda juga. .ayah Dinda tunggu disana"sambil menunjuk ke arah dimana ayahnya berdiri menunggu


"Tante gak ada acara nak, emm. .tapi Tante gak enak. .nanti mama Dinda marah gimana?"


"kata Oma, mama Dinda sudah di surga tante"


"ah maafkan Tante yaa sweetie"


"Tidak masalah Tante. .gimana Tante mau ya"


"Emm. .yasudah Tante mau deh. .sebentar ya Dinda tunggu sama ayah dulu Tante bayar belanjaan ini dulu"


"Iya Tante. .thankyou Tante" Dinda menghampiri ayahnya


"ayah. .Tante mau makan bareng Dinda. .makasih ya ayah. .Dinda seneng deh jadi punya teman Tante Rara yang cantik"

__ADS_1


"iya nak" tersenyum lalu mengusap kepala Dinda dengan penuh sayang


__ADS_2