Dunia Baru Untuk Awal Baru

Dunia Baru Untuk Awal Baru
Mendaftar


__ADS_3

Ketika berjalan masuk ke Bangunan yang Besar Harley menatap bangunan yang indah penuh warna dan beberapa Papan aneh yang muncul dengan beberapa peringkat.


Peringkat 1. Hunter Sasajino


Peringkat 2. Hunter Cha Ahyin


Peringkat 3. Hunter Izuma


Hallen yang berjalan di samping Harley menatap papan itu dan bangunan sekitar yang penuh dengan orang dan perasaan yang aneh.


“Oh ini cukup hebat, tapi saya merasa membuat sikap saya seperti ini cukup memalukan” ungkap Hallen yang berpikir secara blak-blakan di Samping Harley.


Harley yang memang itu membalikkan wajahnya dan tersenyum.


“Saya juga merasa tidak enak dan tidak ingin anda melakukan ini, saya tidak Ingin wajah Imut anda di lihat siapapun!” Harley memasanb ekspresi cemebeut dan cemburu layaknya Pria yang kehilangan kepercayaan dirinya.


Hallen tertawa kecil dan mangaitkan tangannya di tangan Harley dan dengan lembur tersenyum.


“Mari selesaikan ini, mungkin malam akan datang lebih cepat” hallen memasang ekspresi senyum nakal ke Harley yang tampak tersipu malu dengan ungkapannya.


“A-apa yang anda maksud, malam pasti akan segera tiba ya! Betul!”menutup mulutnya dengan malu Harley membuat wajah yang sedikit kemerahan dan berjalan penuh rasa canggung.


“Anda imut sekali sayang, hihi….” Menjahili dan beberapa kali menyentuh Dada Harley hallen berjalan dengan Harley ke Resepsionis yang berada di depan mereka itu.


Resepsionis itu tampak biasa dan seorang wanita yang serius wajahnya tidak memiliki banyak ekspresi tetapi berusaha tersenyum dan bertanya dengan halus.


“Ada yang bisa saya bantu Tuan dan Nona?” Resepsionis itu bertanya dengan lembut memasang ekspresi senyum halusnya.


Ketika Hallen kembali ke mode Penuh rasa takut itu Harley kembali sedikit serius dan menatap Resepsionis.


“Saya ingin mendaftar Menjadi hunter Bersama dia jadi bagaimana saya bisa melakukannya?” Harley tampak memiliki senyum paras tampannya tidak seperti ekspresi dan paras seorang Playboy dia memasang senyum dengan tulus tanpa perasaan lebih.


“Anda bisa mengikuti test menjadi Hunter jika anda belum membangkitkan sistem anda, apakah anda telah membangkitkan Sistem anda?” Resepsionis itu bertanya lagi dengan lembut.


Harley terdiam sebelum menjawab dengan menggelengkan kepalanya itu.


“Saya belum pernah membangunkannya, dan dia Juga begitu” harley menunjuk ke Hallen sebagai dia karna beberapa alasan, lagi pula dia tidak bisa melakukan banyak hal di sini dengan gegabah tetapi dia jelas tidak akan ragu mengenalkannya sebagai istrinya, lagi pula Hallen adalah Istri nya tercinta dan dia akan melakukan apapun untuknya.


Ketika resepsionis itu Menatap Harley dan hallen dia mengangguk dan mengeluarkan Formulir dua lembar untuk mereka.


Melihat itu Harley menatap nya dan Mengambil Formulir itu.


“Anda bisa mengisi nama, Umur anda, Dan juga alamat anda.”


Harley menatap itu menyipitkan pelan matanya dan menatap kembali ke resepsionis.


“Saya kebetulan dari beberapa daerah jauh dan saya akan tinggal di sini untuk sementara waktu tetapi saya belum memutuskan akan tinggal di mana, jadi bagaimana saya mengisi Alamat saya?” Harley bertanya dengan serius sekaligus memperhatikan data dan cara penulisan di formulir itu.

__ADS_1


Mengevaluasi dan memahaminya dia menatap dengan lembut dan mengaktifkan Aplikasi Kecil Skill nya itu.


[Pemahaman Bahasa Di Aktifkan]


Ketika dia menggunakan Kekuatannya Energi yang tak kasat mata mengalir di antara mata dan Beberapa kalulasi dan informasi masuk dengan cepat membuatnya memahami bahasa dengan sangat cepat.


Hallen di sisi lain juga menggunakan Kemampuan yang sama dengannya memahami bahasa secara langsung dan Mulai berpikir dengan tenang dan mengisi Formulirnya dengan Pulpen kecil yang di sediakan.


“Jika begitu anda tidak perlu Mengisinya tetapi jika bisa tolong Kontak atau apapun di tanamankan untuk menghubungi anda.” Ungkap Resepsionis dengan sopan.


Harley terdiam memikirkan maksud dari kontak dan mulai memahaminya.


“Maaf saya tidak memiliki untuk sekarang tetapi saya akan memberikan kontak saya jika saya sudah memilikinya”


“Bagaimama cara di sini orang-orang memggunakan Kontak?” Harley bertanya dengan lembut ke Resepsionis yang berkedut dan mengerut dengan Bingung.


“Maaf tuan apakah anda tidak tahu sama sekali?” Tanya resepsionis itu dengan sopan.


Harley menatap Resepsionis itu dan tersenyum.


“Saya tidak tahu apapun maaf .” Ungkap Harley yang tersenyum.


Hallen yang sedang Mengisi Formulir mulai menulis dengan tenang Namanya di formulir itu.


Nama: Ellerd Hallen


Umur :22 Tahun


Keahlian:


Alamat:


Memikirkan dengan pelan Hallen melirik ke Kertas itu dan menunggu Harley menyelesaikan pertanyaannya.


“Untuk Kontak Anda bisa menggunakan Ponsel yang tampak seperti Ini dan memberikan Nomer untuk di Hubungi.”


Resepsionis itu mengeluarkan Ponsel kecil yang berwarna Kebiruan dengan tampilan yang elegan dan juga layar menyala yang dapat di sentuh .


“Begitu jadi barang kecil ini?” Harley menatap menarik dengan serius dan memasang wajah penasaran.


“Baiklah itu tidak masalah untuk sekarang ,tidak masalah bukan tidak menggunakan Kontak?” Tanya Harley.


Resepsionis itu mengangguk atas pertanyaa Harley dan Harley mulai menulis dengan tenang.


Melihay pertanyaan keahlian dia menyipitkan matanya dan menatap resepsionis.


“Apa itu Keahlian?” Tanya Harley.

__ADS_1


“Keahlian anda dalam bertarung, misalnya anda ahli dalam menggunakan Pedang, Tombak, Shield , atau panah.” Ungkap Resepsionis itu.


Harley memgangguk dan Hallen di sisi lain juga mendengarnya dan Mulai dengan pelan memikirkan apa yang akan dia lakukan.


Ketika dia berpikir Harley telah dengan cepat mengisi semuanya dan Hallen juga begitu.


Menyerahkan Kertas itu Resepsionis menatap dan melihat kertas itu dengan data Hallen dan Harley.


Nama: Ellerd Harley


Umur: 25 Tahun


Gender: laki-laki


Keahlian: Pedang


Alamat:


Kertas Hallen juga sama dengan Keahlian Mirip yaitu pedang yang dia Gunakan.


Melihat itu Resepsionis tidak mengomentari lebih dan membawa Mereka memasuki ruangan Yang cukup besar di Area Kantor itu.


Melewati banyak ruangan mereka memasuki ruangan Tes yang berada di balik pintu itu.


“Anda bisa Menunggu di dalam, nanti anda akan di panggil dan melakukan Tes” ungkap resepsionis dengan serius.


Harley memgangguk dan melihat resepsionis itu meninggalkan mereka.


“Apa yang kau isi untuk Keahliannya?” Tanya Hallen yang sedikir penasaran.


“Pedang , saya menjawab keahlian saya adalah pedang” ungkap Harley.


Hallen tersenyum dan menatap Pintu di depan mereka.


“Saya juga menjawab itu”


Ungkapan itu membuat Harley sedikit mengerut tetapi dia menatap melihat Hallen yang masuk ke Tempat Test.


……


“Ah apa menurut mu kali ini akan ada sesuatu yang menarik?” Seorang pria yang tampak cukup lesuh menatap membawa beberapa dokumen nya dan melirik dari atas Kaca besar yang memperlihatkan arena kotak besar yang menampilkan beberapa orang yang melakukan tes.


“Saya tidak tahu tapi Guild master selalu menyuruh kita berada di sini menurut mu apa yang sebenarnya dia harapkan?” Pria yang tampak lesuh itu berbicara dengan serius merasa dia kekurangan tidur nyenyaknya selama beberapa bulan.


Pria yang memiliki wajah cukup anggun dan tampan itu membawa pedang menatap pria berwajah lesuh di sampingnya yang bermama Kim Jahyo.


“Mungkin dia berharap kita bisa melihat Dan merekrut Orang bertalenta bukan? Lagi pula Guild master selalu begitu, dan beberapa Guild lainnya juga begitu, lagi pula semua yang ada di sini hanya Guild kecil, apa menurutmu Guild besar akan melakukan ini?” Pria itu sedikit meledek dan tertawa tetapi Kim Jahyo hanya menghela nafas dan menatap Tempat tes dengan perasaan campur aduk.

__ADS_1


__ADS_2