
“Saya sedang memberi tahu hal penting bisakah anda melepaskan tangan anda?” Jisu tampak serius dengan wajahnya.
“Wow…anda tampak menyeramkan bung, baiklah-baiklah apa yang sedang anda lakukan? Anda tidak terlibat hal-hal Konyol bukan?” Jason tampak khawatir dan memperhatikan Jisu dengan serius.
“Tenanglah dia tidak terlibat hal-hal Konyol, dia hanya memberikan Informasi yang Ingin dia Sampaikan.” Harley membantunya dengan serius dan menatap Jisu yang tampak sedikit tersenyum.
“Ini adalah Fotonya” ketika dia memberikan itu wajah yang Lebih besar dengan tampang serius itu terlihat.
Rambut nya memiliki warna Kuning dan mata Kuning yang sama seperti Milik anaknya dan Dia lebih memiliki badan yang kekar dan serius.
Tatapan matanya juga jauh lebih dalam dan sorot yang lebih tajam.
Hawanya dari foto itu bahkan terasa berbeda ketika orang melihatnya.
Mereka bahkan bisa tahu bahwa itu adalah Hunter!
“Menarik jadi dia adalah ayahnya?” Harley menatap dengan ketertarikannya dan Hallen juga mengintip memandang foto itu dengan wajah yang tampak Sedikit Jijik.
“Ya dia adalah Ayahnya Jang Jangsun”
Ketika mendengar itu Hallen sedikit mengerut melihat Foto itu dengan rasa yang sedikit jiji.
“Anda merasakannya?” Hallen bertanya kepada Harley yang membuat wajah penuh senyuman Itu yang lebih mengerikan lagi.
“Hehehe, anda Bisa menebak Pikiran saya” Harley menjawab dengan senyuman ke Hallen yang hanya bisa mendesah dengan pelan.
“Jadi begitu, itu informasi yang sangat berguna.”Harley mengembalikan Ponsel itu ke Jisu di depannya dan Jisu yang sedikit malu hanya bisa tersenyum.
“Anu tuan, apakah anda hunter?” Jisu bertanya dengan rasa penasaran menatap Harley di depannya.
Harley berpikir sejenak dengan lembut dan memegang kepala Jisu.
“Mungkin iya” ketika dia berkata begitu wajahnya yang menawan membuatnya sedikit terpukau dan Harley meninggalkan Jisu dan Jason lalu pergi bersama Hallen dengan tenang.
“Hei kenapa kau menggodanya! Bagaimana Jika dia menyukai mu!” Hallen tampak ngambek membuat Pipi cemberutnya itu.
__ADS_1
“Hehehe, saya tidak menggodanya, dia hanya terlihat Sedikit Lucu, bagaimana bisa dia datang untuk memberikan Informasi saja, bukankah kau juga berpikir dia lucu?” Harley menyeringai dengan wajah senyumannya itu dan berjalan Dengan santai.
“Mungkin benar, dia memang terlihat sedikit Lucu, lalu sekarang apa yang akan kita lakukan? Bukankah sebaiknya kita mengganti Pakaian kita?” Hallen mengingatkan lagi Harley yang masih tersenyum itu dan Harley yang menyadarinya juga kembali melihat sekitar bahwa dia masih terus di tatapi oleh banyaknya mata yang tertuju padanya dan Hallen.
“Kau benar, mungkin kita harus menggantinya, karna Gaya di dunia ini sedikit berbeda kita harus tampil dengan lebih baik”Harley dengan cepat setuju dengan Hallen dengan bergerak melihat dan menatao ke sekitar nya.
Dia memperhatikan baju dan pakaian-pakaian yang mereka kenakan dan mengingat beberapa toko baju yang pernah dia lihat juga untuk Menampilkan ingatan dan mencari pakaian yang cocok untuk nya.
Ketika dia terus mengingat dia tersenyum dan menarik Hallen mengikutinya ke tempat Gang kecil yang sedikit tersembunyi.
Dia mengganti pakaiannya yang Mencolok itu dan pakaian yang aneh mulai terbentuk di tubuhnya menggantikan pakaian lamanya itu.
Pakaian lama nya yang ia kenakan menghilang seperti cahaya kecil dan tubuhnya denhan cepat di gantikan Pakaian baru yaitu Kemeja Putih dan Jaz hitam.
Ketika dia membuatkan Dan mengganti pakaian Hallen, dia juga mengubah gaya Berpakaian hallen ke tampilan Mini Dress Hitam yang elegan dan juga cukup modis dengan tampilannya.
Rambut putihnya cukup membuat Kilauan indah dengan mata ungu.
Ketika semuanya telah selesai Harley keluar bersama hallen dengan Pakaian baru mereka.
……
Jisu yang berjalan dengan Jason itu sesekali masih terpikir dengan bingung di wajah dan ekspresi mereka berdua.
“Saya penasaran siapa dia, apakah anda tidak tahu? Saya rasa anda tidak semaniak itu karna tidak mengetahui orang itu.” Jason mengejek Jisu dengan wajah seriusnya dan mempunyai tatapn bengong dan bingung itu.
Di sisi lain Jisu juga sama bingung nya tapi dia lebih bersemangat karna dia merasa sangat hebat bisa mengobrol tentang Hunter dan ada orang yang Ingin mendengarnya.
“Saya juga penasaran siapa dia, mungkin kita akan segera mengetahuinya?” Jisu hanya menebak tetapi rasa antusiasnya lebuh serius lagi.
“Saya ingin menjadi hunter!” Jisu berteriak penuh semangat dan mengepalkan tangannya seakan akan penuh rasa semangat.
“Kalau begitu saya juga ingin menjadi Hunter!” Jason juga mengangguk membuat gaya indah dan mendorong tangannya ke depan dengan penuh semangat.
“Hehehe, baiklah saya harus pergi, saya harus menemui pacar saya jadi sampai jumpa di esok hari Jisu!” Jason tersenyum mengedipkan matanya dan pergi.
__ADS_1
Jisu yang awalnya semangat kembali terlihat murung dengan aneh di wajah nya itu.
“Sial saya iri sekali kepada mereka” ketika dia bergumam dia melihat langit Biru yang masih indah itu yang perlahan lahan mulai menjelang sore hari.
……
“Kemana kita akan pergi?” Hallen bertanya karna pertanyaan sebelumnya belum di jawab ia kembali bingung kemana mereka akan pergi sekarang.
“Karna kita telah tiba di dunia ini, saya mendapatkan beberapa Informasi menarik, di dunia ini seperti yang anda tahu terdapat Hunter dan juga Sistem yang membantu orang-orang di sini mempunyai kekuatan, jika anda Ingin mengetahui seperti apa sistem itu anda bisa menggunakan Artifak God Eyes untuk melihat Informasi seseorang.”
“Seperti apa itu?” Hallen bingung tetapi dia mengeluarkan Artifak mata Kecil bersinar di telapak tangannya dan mengalirkan Energi Putih bersinar aneh ke mata itu.
Dalam seketika Mata itu Menampilkan Banyak Mata lainnya tetapi menghilang dan di udara yang Kosong layar biru cerah terlihat.
[Suni]
Umur:32 Tahun
Gender: Wanita
Level:0
[Bukan Awakenening]
Ketika menatap layar yang menampilkan Papan status manusia normal Hallen sedikit terkejut tetapi Memasang Ekspresi menarik seperti anak kecil yang tertarik.
“Bukankah ini menarik?” Mata Hallen tampak bersinar cerah melihat itu hal yang menarik.
“Saya juga berpikir begitu, tetapi Kita mendapatkan Ini hanya karna menggunakan God Eyes dan Tidak mendapatkan Sistem asli, jadi saya penasaran seperti apa itu awakening dan Hunter terutama sistem yang menarik ini” Harley juga tampak tertarik dan wajahnya yang serius itu hampir sama tertarik nya dengan wajah Hallen.
“Lalu kemana tujuan kita? Kita akan mencari tahu apa? Apa kau mendapatkan sesuatu?” Hallen masih Bingung meski dia mengetahui ini, Informasi ini masih terlalu kecil untuk membantu mereka menemukan tujuan mereka.
“Saya mendapatkan sesuatu, itu adalah Asosiasi Hunter , ketika saya sampai di sini beberapa orang yang mengaku sebagai Polisi dan dapartemen keamanan menangkap saya dan saya di beri tahu bahwa Asosiasi Hunter Adalah Tempat Untuk mendaftar hunter, mungkin kita akan mendapatkan sesuatu di sana” Harley berbicara dengan serius menatap langit sore yang masih Biru.
“Kalau begitu kau tau kemana harus pergi?” Hallen bertanya lagi dengan serius menyipitkan matanya dan tersenyum.
__ADS_1
“Hehehe, kita akan bertanya” harley hanya sedikit tersenyum dasn tersipu malu lalu berjalan dengan Hallen.