
Khusus 18+++++++🥵
Bocil di larang Baca😑
————————————————
Memeluk Hallen dengan cara yang lembut Pikiran mereka semua menjadi Begitu sunyi dan hanya ada satu pikiran sekarang di hati mereka.
Memikirkan Bagaimana cara menikmati malam yang indah ini dengan Lebih romantis!
Harley yang Memeluk Hallen itu mengecup ke Leher hallen dengan Lembut, tetapi membuat beberapa Bekas Kecupan di leher Hallen itu.
Rambut Putih peraknya benar-benar mempesona dengan Rasa malu Hallen memandang Harley dan membalikan Wajahnya.
“Ada apa? Kenapa anda tiba-tiba melakukan ini?” Hallen sedikit malu , memasang Senyum kegembiraannya dengan Kemerahan di Pipi dan Wajahnya.
Harley Dengan Rambut hitam, Mata Biru nya itu terlihat dengan Bibir Yang sedikit basah dengan Sedikit warna Pink nya.
“Saya hanya Lelah, dan saya Pikir ini malam yang indah untuk saya Dan saya Ingin lebih Lama lagi menghabiskan Waktu dengan anda, ketika saya mengingat anda Terluka saya Tidak Khawatir, tetapi karna Saya Tidak Khawatir saya merasa marah kepada diri saya terutama ketika anda terluka saya tidak menyukai itu.” Jawab Harley dengan Cara yang Merasa sangat bersalah.
Hallen mendengar itu sedikit Terkaget tetapi kembali tersipu malu karna Dia tahu dengan Baik, bahwa Suaminya tidak Pernah Khawatir akan dirinya tetapi dia tidak menyangka bahwa Suaminya akan Marah pada dirinya sendiri.
“Meski begitu Anda boleh lebih khawatir kepada Saya, karna saya menyukai anda yang lebih Khawatir kepada saya” hallen tampak Malu saat berbicara , tetapi dia berbicara dengan Memalingkan Wajah dan telinga serta Pipinya Malu dengan Cara yang Lucu.
Mendengar itu Harley sedikit terkejut menaikan Bahu nya dengan kaget tetapi tersenyum.
“Kalau begitu aku akan terus mengkhawatirkan mu Bahkan meski itu adalah Luka dan Hal-Hal Kecil, apakah anda tidak akan marah?” Berbicara dengan sangat lembut dia berbicara di samping Kuping hallen dan menyenderkan Kepalanya di Pundak Hallen.
Hallen Terdiam dengan Cara yang aneh membuat Harley bertanya-tanya apakah Hallen marah.
Ketika Dia mengintip Wajah Hallen yang merah itu , Hallen segera Berbalik dengan Mendorong Harley ke Ranjang Besar itu.
“E-eh…” sedikit kaget dia menatap Hallen yang menyeringai dengan Penuh kemenangan dengan Kaos ketat yang menampilkan Dua bagian besarnya itu di balik kaos dan Bra Bercorak Hitam yang sedikit terlihat.
“Aku tidak akan pernah Marah, aku akan sangat senang jika anda terus mengkhawatirkan saya” mengucap dengan Kesenangan yang tinggi, Ini pertama Kalinya Hallen memasang Ekspresi yang begitu Bahagia dan dengan Cepat mencium Harley dengan Cara yang Intens.
Dia memegang Pipi hallen dan wajah Merah mereka dengan Nafas yang terdengar terengah-engah itu benar-benar membuat Malam yang Indah itu penuh dengan birahi dan Gairah yang tinggi.
__ADS_1
Harley sedikit mendorong Punggung Hallen dan dia memeluk dengan erat masih melakukan Ciuman yang intens dengan Penuh cinta nya.
Hallen jauh lebih Agresif dan Dalam Hal Berhubungan Intim dan Cinta ,dia selalu Jauh lebih di depan dan Memimpin Harley.
Ketika dia melepaskan Kaos ketat yang menutupi Bagian atasnya,Bra bercorak hitam dengan beberapa hiasan Bunga terlihat dengan menawan dan sedikit transparan.
Dia mencium Hallen lagi dengan Cara yang Intens dan semakin dalam lalu memegang kedua Pipi hallen dengan Tangannya dan Mengingat ketika Hallen yang Memimpin dan Mempraktikkan gerakannya.
Mereka bermain dengan Sangat Intens dan saling bertukar Air liur dan Lidah serta Bibir mereka dengan Cara yang benar-benar Kasar.
Harley Tidak cukup lembut tetapi Hallen menikmatinya dan Terus saling berciuman dan melepaskan Pakaian mereka satu demi satu.
Mulai dari Celana mereka hingga ke bagian Pakaian-pakaian dalam mereka.
Tubuh mereka semua Telah hampir Telanjang dan tanpa busana dan Hallen Serta Harley saling memandang dengan Cinta yang dalam dan saling bertukar ciuman.
Harley mencium Tubuh Hallen dari Tengkuk nya, ke leher, dan ke bagian-bagian bawah tubuh Hallen hingga ke perut nya yang indah dan putih itu.
Kulit Hallen benar-benar Putih ,dia menggeliat dan mendesah dengan lemah ketika di cium Harley dan menangkringkan Kedua tangannya di leher harley dengan Cara yang sangat-sangat menggoda.
Hallen benar-benar di dominasi Oleh Harley sekarang bahkan Diri biasa Hallen yang selalu mendominasi sekarang menjadi Takluk dan Benar-benar membiarkan Harley memimpin semuanya.
Harley menciumnya dengan lembut dan memandang Hallen dengan Wajah Yang terpesona itu.
“Hehe, saya tidak menyangka akan Melihat wajah anda seperti ini” ketika dia meledek ,Harley tampak tertawa dengan Lucu dan memasang senyum yang Bahagia di wajahnya.
Rambut Hitamnya benar-benar indah dengan Mata Birunya itu.
Hallen yang memandang itu memasang wajah cemberut karna kesal di ledek Oleh Harley.
“Apa yang kau lakukan?…. Kemarihlah…” Hallen merentangkan tangannya dengan Lebar dan Harley memeluk Hallen dengan kuat dan mensekatkan wajah mereka itu yanh saling memerah.
“Apakah anda senang berada di sini?” Harley bertanya di depan Wajah Hallen yang sangat dejat itu dengan Nafas mereka yany berat.
Hallen Berpikir dengan tenang tetapi senyum.
“Saya rasa saya akan bahagia kemanapun saya pergi, bahkan jika itu bukan di dunia ini selama ada anda maka saya tidak akan pernah Tidak bahagia” hallen tampak tersenyum dengan Bangga dan tubuh tanpa Busananya itu mendekatkan diri ke Harley.
__ADS_1
Dia menangkringkan tangannya di leher Harley dan menciumnya lagi.
“Saya rasa saya juga begitu….” Ketika Harley membalas Ciuman itu mereka dengan Cara yang lembut telah berciuman hampir Lebih dari 5 menit lebih.
Nafas mereka bahkan terengah-engah dengan berat hampir membuat mereka kesulitan Untuk bernafas.
Hallen dan Harley yang memerah itu saling memandang di bawah Langit yang indah penuh dengan Bintang itu.
“Mari kira Nikmati Malam yang panjang ini…” ketika Harley berkata dengan senyuman ,Hallen tampak malu dan sepenuhnya di dominasi Oleh harley yang tampak jauh Lebuh jantan itu.
harley mengelap bibirnya dan menjilat Bibirnya sendiri dengan Lidahnya dan menatap Hallen dengan ekspresi nakal nya.
……
30 Menit telah berlalu Wajah mereka yang memerah itu benar-benar penuh dengan Dominasi Cinta di seluruh ruangan.
Ketika Harley telah Berhenti melakukan Gerakannya dia menatap Hallen yang memerah dan meronta-ronta dengan Kenikm*t*n itu.
Kaki Hallen menangkring di belakang Punggung Harley dan Dia menatapa Harley yang juga lemah dengan Suara berat dan Nafas beratnya itu.
Badanya penuh dengan Keringat dan wajah tampannya benar-benar indah di bawah sinar Bintang dengan mata Birunya itu.
Hallen yang melihat itu memeluk Harley dengan senyuman dan Mencium keningnya membiarkan Harley bersandar di atas tubuh nya itu.
“Anda melakukannya dengan baik, ini adalah Hadiah terbaik buat saya” ketika dia berkata dengan Nakal Hallen memasang senyuman cemerlang yang senang dan memegang kepala Harley sembari beberapa kali mengelusnya.
Harley yang bersandar itu ke tubuh Hallen memasang senyum senang dan menatap Hallen.
“Saya senang Jika anda senang.” Ungkap Harley yang tampak manja dengan Ekspresi bahagianya itu.
Hallen terus mengelus Rambut Harley yang lembut itu dan menyandarkan kepalanya ke kepala Harley dengan senyuman yang tampak sepenuhnya Bahagia.
Ketika Harley yang tenang itu tiba-tiba melepaskan tubuhnya dari pelukan Harley dia berbaring di samping Hallen dan menatap Ke arah Hallen dengan nakal.
“Malam masih panjang, bagaimana Jika anda melanjutkan Malam ini Untik saya?” Ketika Harley berkata dengan Nakal wajah nya memerah dan Hallen yang menatap itu tersenyum dengan sangat Nakal dan Erotis.
“Anda benar-benar Penjahat Yang jago menggoda.” Ketika Hallen mengejek dia mencibir dengan pelan tetapi naik ke tubuh harley dengan Senyumannya.
__ADS_1