
Duduk Menatap Televisi yang Berisik di depannya Lee Mina melihat satu demi satu Acara di depannya dengan Sangat Bosan karna Hampir sudah Larut.
Dia bosan karna hampir setiap Jam dia hanya duduk dan Menonton Televisi atau Memainkan Ponselnya.
Beberapa kali Gumaman, kesedihan dan perasaan Hampa aneh Terasa Untuknya, dia merasa begitu Bosan dan sangat Ingin Untuk bisa membantu Kakaknya dan pergi keluar.
“Hah…. Kapana Kakak akan Datang?” Ketika Suara lemah itu mendesah Pintu Kecil di rumahnya itu Terbuka dan Sosok Harley, Hallen dan Lee Kyungso yang menatap masih dengan rasa Pusing itu bersandar Di tembon seperti orang yang mabuk.
“Kakak? Kak Hallen Dan Tuan Harley? Ada apa dengan kakakku?” Ketika Bertanya dengan Kaget dia mendorong Kursi rodanya itu, kali ini dia telah mengenakan Pakaian yang sopan dan lebih rapih lalu menatap Kakaknya yang tampak seperti orang yang akan mati.
“Dia sedikit mengalami Hal yang tidak Biasa, dia baik-baik saja hanya Butuh beberapa Menit untuk Istirahat.” Wajah Bercak darah dan beberapa Noda di Pakaian Hallen dan Harley juga terlihat dan Lee Mina yang Mulai menyadari itu Menatap dengan serius.
“Lalu kenapa Kak Hallen dan Tuan Mengalami beberapa Luka dan Bercak darah itu? Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ada yang menyerang Kakak?” Meski Lee Mina tidak tahu, dia jelas tidak menduga Harley dan Hallen adalah Orang jahat lagi Pula kedua Tampang dan Ciri Khas mereka membuat Lee Mina yakin bahwa Kedua Makhluk tampan setingkat Surga ini tidak Mungkin Adalah Orang yang menyerang Kakaknya.
“Yah saya akan Menjelaskannya Setelah Kakak anda Bangun, anda Akan lebih baik mendengar penjelasan itu dari Kakak anda” memasang senyum ,Harley menatap Lee Mina dengan Tatapan yang peduli dan tenang seperti biasa dengan Paras wajah yang menawan.
“Baiklah Bagaimana Jika kalian segera masuk, biarkan Kakak saya Istirahat, maaf membuat Kalian repot membantu Kakak saya” ketika mulai menuntun Harley dan Hallen Lee Mina memasang senyum yang Indah tetapi Juga Kekhawatiran yang dalam di Dalam Hatinya.
Meski senyumannya seindah Bunga dan seindah Langit di Pagi hari, Harley bisa memahami Kesedihan di balik semua Ekspresi yang di tutupi itu.
Hallen tidak banyak Bereaksi tetapi Untuk masalah Hal Yang berkaitan Tentang Hal apapun seperti Perasaan Hallen jauh lebih memahami dari Harley .
Meski dia Memahami Pikiran dan Kekhawatiran Lee Mina, sekaligus kesedihannya kepada Kakaknya dan Kebencian terhadap Dirinya sendiri, hallen tidak banyak Bereaksi karna Mau Bagaimanapun Semangat Yang tinggilah yang akan membantu Kedua Kakak beradik itu untuk tumbuh lebih Kuat lagi.
__ADS_1
Harley Hanya bisa mendesah, Mau Bagaimanapun Jika Hallen tidak Berpikir Membantunya maka dia hanya Bisa diam meski dia mengetahui Isi Pikiran Lee Mina juga, Hallen lah yang akan memutuskan Dan lebih mengetahui Ke arah Mana dan Cara membantu apa yang akan di Lakukan dengan Cara terbaik untuk mereka.
“Lagi Pula Saya sudah Melakukan Perjanjian, saya mungkin bisa menyembuhkannya, Tetapi itu tidak akan bisa cukup dengan Level ku sekarang.” Sedikit mengernyit Tatapannya yang Sedikit Jijik terasa dari Ekspresinya.
Bukan karna dia Jijik dengan Dirinya tetapi karna dia jijik mengingat Bagaimana Cerberus Melakukan Hal yang mengerikan Kepadanya.
“Yah sesekali Badan kotor tidak buruk” berpikir pikiran yang Positif Harley hanya bisa mengangguk Dengan puas meski dia juga membencinya.
Hidungnya tampak maju dengan Penampilan Yang tampak Bodoh dan senyuman kebodohan itu karna bangga akan dirinya yang mengalami banyak Hal baru.
“Saya akan mandi , Untuk membersihkan Beberapa Kotoran di badan saya, apakah Anda mempunyai Pakaian pengganti?” Harley dengan tenang Menaruh Lee Kyungso di Sofa besar dan bertanya ke Lee Mina itu dengan Sopan.
“Saya akan mengambilnya Anda bisa menunggunya, apakah Kak Hallen juga akan mandi?” Lee Mina menoleh melihat Hallen yang mempunyai rambut putih perak cerah dan mata ungu yang menatap nya dengan bingung.
“Baiklah Anda bisa menggunakan Kamar mandi saya Kak Hallen, saya akan mengambilkan Baju untuk Kalian berdua , silahkan Kalian menunggunya.” Ketika Ucapan itu dengan cepat keluar Hallen membeku seperti sepotong Batu yang Hilang dari peradabannya dan Menatap dengan Kosong.
Harley hanya menyeringai karna Istrinya yang Tampak Di Bodohi itu.
……..
Berdiri di Shower Yang terus mengalir Harley menatap tubuh Putihnya yang Telanjang Di Dinding Kaca Putih mengkilap di depannya.
Karna dia telah berhasil Keluar dari Dungeon dengan Aman dia menggunakan Item barunya yang berhasil dia dapatkan baru-baru ini.
__ADS_1
[Cloak Of Invisibility]
Deskripsi:Mantel yang membuat pemakainya tidak terlihat oleh mata manusia, memungkinkan mereka bergerak tanpa terdeteksi.
Rank Item: B+
Penggunaa: Tak Terbatas
Karna Item yang dia dapatkan dia bisa dengan Tenang Keluar dari Masalah yang Dia Mungkin dapatkan , selain itu Karna Item ini termasuk Tingkat Tinggi dia bisa bersembunyi dengan Baik meski dia harus menutupi Jejak Mana nya dan Langkah Kakinya dengan lebih baik lagi.
Meski dia tidak terlihat ,sebelum mereka tiba di Rumah Lee Kyungso mereka hampir ketahuan Oleh orang yang Tampak sedikit tua dengan Jenggot nya.
“Meski Saya sudah Menutupi Mana dengan Baik, dia masih dapat mengetahuinya secara samar bahwa ada seseorang dan menyerang saya, itu cukup mengesankan Mungkin dia orang penting?” Harley berpikir dengan Tenang mengingat beberapa Wajah ketika dia keluar Dungeon yang semuanya tampan asing.
Bagi dirinya Informasi adalah Hal terpenting dan Untuk berjaga-jaga jika ada sesuatu yang Mengganggunya Maka dia Akan Membunuhnya tanpa ragu.
“Meski saya tidak Akan menggunakan Kekuatan saya, Dengan semua yang sata Tahu saya hanya perlu menggunakan Mana sebagai Manifestasi untuk Melakukan Kekuatan saya, meski itu akan Jauh lebih kecil kekuatannya.” Harley tidak ragu tetapi dia berpikir dengan tenang seandainya beberapa hal terjadi di Luar dugaannya.
Dia tidak datang ke sini untuk mencampuri Urusan Manusia dan Hunter, jika memilih Bergabung ke Asosiasi dan Menjadi Hunter maka alasannya karna mereka hanya Ingin bergerak dengan bebas dan mengetahui Tentang dunia ini, selain itu Karna penyebab yang dia tidak ketahui Juga dia harus menyelidikinya dan Cara terbaik adalah Dengan Menjadi Hunter .
“Tetapi saya merasa senang menjadi Hunter, Hallen pasti berpikir begitu, mau bagaimanapun saya harus memberinya banyak hadiah dan Waktu saya Untuk menikmatinya berdua, karna ini juga termasuk Perjalanan kencan Saya.” Ketika dia mengangguk lagi dengan puas dan menyeringai seperti orang bodoh, dia tidak bersikap seperti biasanya kali ini dan Harley tampak menjadi Jauh lebih bodoh dengan Sikapnya yang itu.
Meski biasanya dia adalah Pria yang Anggun, penuh pemikiran dan tatapan yang tegas, kali ini bahkan dia memiliki sikap Konyol dan Kelucuan yang jauh lebih aktif sekaligus kepercayaan Diri yang aneh.
__ADS_1
Ketika dia menyeringai lagi dia tertawa seperti orang Bodoh yang aneh dengan Jari tunjuk dan Jempol yang membuat ‘L’ Di bawah dagunya.