
“Salah!” Menabok ke arah Pantat Lee Kyungso Harley hampir membuat pantat itu memar dengan buruk oleh tabokanmya yang telah dia lakukan berkali-kali.
Dengan rasa senyum dan seringainya dia melakukannya dengan Buruk membuat Dirinya sendiri tertawa di depan Lee Kyungso yang membuat wajah sangat marah tetapi kesakitan itu.
“Anda bercanda! Ini menyakitkan!” Ketika berteriak dia memegang Pantat Tepos nya itu yang hampir bengkak dan memerah dengan Sangat menyakitkan.
“Anda ingin di tabok lagi? Lakukan atau ingin di hajar?” Ketika Berkata dengan serius, Harley memasang Niat yang jahat dan mengintimidasi Lee Kyungso yang membuatnya ketakutan setengah mati itu.
“B-bagaimana saya bisa tenang Dan melakukan Penembakan Jika anda menakuti saya sampai membuat saya Ingin kencing ketakutan!” Berkata dengan pelan dan terbata-bata Wajahnya benar-benar mengigil dan Harley yang masih serius menyimpan Tawa di dalam hatinya dengan rasa yang Lucu.
“Lakukan!” Masih membentak harley menghajar Pantat Lee Kyungso lagi dan Lee Kyungso yang kesakitan itu dengan Cepat menarik Busur nya.
Dia mengambil anak panah membidik Tempat yang bergerak itu
Ketika dia siap untuk menembak, Pantat nya dengan Cepat di pukuli lagi dan Anak panah itu melesat cepat tetapi Hancur dan menyentuh Tanah dengan Buruk.
“Arghhhhh, i-ini penyiksaan! B-bagaimana anda ingib membantu saya!” Ketika dia berteriak dia merengek seperti Anak kecil bahkan wajah nya yang biasanya selalu serius dengan Kacamata menyebalkannya itu sekarang benar-benar buruk dan hanya penjilat Pantat yang berguling di tanah.
“Buruk! Postur mu buruk! Bidikanmu lambat! Dan kekuatan mu lemah! Push Up 50 kali!” Ketika berkata dia dengan cepat mengintimidasi dan membawa tongkat Kayu besar di tangannya dan siap menabok Pantat nya lagi jika dia berani macam-macam.
Lee Kyungso yang merasa berada di neraka hanya bisa mengikuti perintah untuk mengamankan Pantat tepos nya yang hampir Menjadi Besar dan bengkak dengan mengerikan.
Dia takut jika dia melakukan hal lebih Mungkin Pantat nya tidak akan bisa di selamatkan lagi dengan cara yang normal.
Menangis tersendu sendu dia hanya bisa melakukan push up dengan rasa bersalah yang berat dan terus berusaha melakukan nya dengan baik.
Harley menatap itu memegang dagu nya, dan dengan kedua mata tertutup dia hanya mengintip dengan Mata Kirinya.
“Fisiknya terlalu Lemah, kekuatannya tidak kuat, bahkan keseimbangannya juga begitu Buruk, dia melakukan Semua Latihan dan pekerjaan berat dengan Tubuh yang buruk itu, dia benar-benar orang yang bodoh tetapi juga pekerja keras” sedikit mendesah Harley sekarang memahami betapa menderitanya Lee Kyungso dengan perjuangannya yang berat itu.
Mau bagaimanapun juga dia telah bekerja keras tetapi yang bisa dia dapatkan benar-benar tidak banyak karna dia belajar secara otodidak.
Hallen yang menyaksikan itu hanya duduk dengan gembira sembari bersenandung dan menatap Harley.
__ADS_1
Harley menyipit menatap ke Hallen yang melihatnya itu dan sediki malu.
Hallen tersenyum dan melambai kepadanya dan Lee Kyungso yang melihat itu hanya bisa cemburu dan sangat tersisa dengan Push up yang masih harus dia lakukan itu.
“Cepat! Kau sangat lambat!” Memukul Pantat Lee Kyungso Harley menatap Lee Kyungso itu dengan Tajam dan dengan Wajah dan Mode galaknya dia menjadu semakin dan semakin ketat.
…….
Jang Jangsun Duduk dengan Wajah serius dan Rambut kuning nya itu menatap ke Pria di depannya yang berdiri.
Seperti bagaimana Wajahnya sangat kejam dan mengintimidasi Bahkan dia tidak pernah ragu menghajar Anak nya itu dengan wajah dan tangannya sendiri.
Ketika dia menatap pria di depannya dia mengetuk mejanya dan dengan sekejap ruangan dengan cepat hening.
“Bagaimana?…… kau menemukannya?” Ketika dia berkata dan bertanya Pria di depannya yang berdiri memgangguk memberikan sebuah Kristal perekam yang dia dapatkan.
Melemparkannya ,Wajah yang tidak asing lagi dengan cepat terlihat di sebuah rekaman Holo Gram Biru yang mirip dengan sistem.
Menyipit dan menatap dengan ketertarikannya jang Jangsun tersenyum dan menghancurkan kristal itu.
“Dimana Lokasi dia?” Ketika berkata dengan suara yang lembut Pria itu dengan cepat berkata.
“Nama pria itu adalah Ellerd Harley dan lokasi mereka telah kita dapatkan sesuai arahan dan instruksi anda, beberapa Team pengawas telah di kerahkan Untuk memantau pergerakan mereka dan Jika tuan Ingin segera kesana anda bisa melakukannya.” Pria itu berkata dengan Halus dan tangannya di taruh di antara dadanya itu dengan cara yang keren.
Dia tamapsm seperti assasin dengan pakaiannya yang tertutup bahkan jejak dan bayangannya benar-benar tersembunyi dengan baik tanpa hawa kehadiran yang jelas.
Jang jangsun yang tertawa itu menyeringai dengan bahagia dan berdiri.
“Bawa saya ke sana.” Ketika dia berkata seluruh ruangan menjadi hening dan Kehadiran mereka berdua menghilang di ikuti ruangan itu yang awalnya gelap menjadi terang seperti tidak terjadi apa-apa.
…….
Di sisi lain Jangsun Joo yang duduk dengan Mata terbukanya itu menyipit dan memegang keningnya dengan serius.
__ADS_1
“Ayah telah menemukannya, apa sekarang dia akan mati?…. Kenapa saya bahkan tidak yakin ayah saya akan menang?” Ketika Berkata Jangsun Joo tampak menyeringai dengan niat jahat yang aneh dan dia tertawa di kamar gelap nya itu.
……..
Hallen duduk melihat Harley mengajarkan Lee Kyungso itu yang sangat serius.
Wajah mereka benar-benar serius dan Hallen yang melihat itu tersenyum dengan bahagia menatap Harley yang sangat anggun dan tampan itu.
Entah di setiap saat apapun bahkan wajah tampan Harley benar-benar bagaikan Bunga terindah di dunia dengan keindahan sepertu bunga dan keluasan seperti langit yang luas.
Tatapannya benar-benar dalam bahkan ketika seseorang Menatap matanya dengan langsung mereka akan merasakan rasa intimidasi yang kuat.
Bukan dari niat membunuh tetapi itu adalah ketakutan Murni yang datang dari Insting makhluk yang berakal.
Semua orang akan takut dan entah bagaimana Akan mengigil dan gemetar dengan Cara yang lucu.
Hallen yang bersandar di sebuah Penyimpana kayu dan duduk dengan santai itu menyeringai ketika dia membayangkan Wajah Harley yang imut itu.
Ketika dia sedang duduk dengan senyumannya Dia terdiam dan Mengeluarkan pedang merah nya itu.
[Elemental Harmony Sword]
ketika dia Mengeluarkan pedangnya beberapa Belati datang dan dengan Kekuatan Guntur Ungunya dia menepis membuat tebasan melingkar yang menangkis segala arah Serangan yang datang itu.
Ketika dia menangkis, Seseorang yang cepat itu datang melewati tempatnya dan mengarah Ke Harley dan Lee Kyungso yang sedang memeganh busur dan ingin menembak itu.
Harley yang sedang mengarahkan tangan dan Gaya Postur Lee Kyungso itu menyeringai dan berkata kepada Lee Kyungso.
“Sekarang ada Uji tes terbaik ,bagaimana jika anda mencobanya.” Ketika dia berkata dia membalikkan Badan Lee Kyungso dan badannya yang memegang Busur dan anak panah itu dengan cepat terlihat berbalik dan melihat seseorang berlari ke arahnya dengan sangat cepat.
“A-apa itu?!” Berkata dengan panik ,Harley yang berada di samping Lee Kyungso memegang Bahunya dan wajah Harley yang berada di samping Bahu Lee Kyungso itu berkata dengan percaya dirinya.
”bidik itu dan tembak, percaya dirilah, apa kau ragu dengan Gurumu di sini?” Ketika Harley berkata dia menyeringai dan Mata Biru Harley tampak bersinar dengan cerah.
__ADS_1