
Menembakan Anak Panahnya , Lee Kyungso yang ragu dan Bimbang itu menutup matanya tetapi Harley memegang Bahu nya dengan keras dan berkata lagi.
“Jangan pernah menutup mata anda dan pelajari semua ini” ketika Panah itu mendarat, Belati yang di pegang pria itu menangkis Panah yang lambat itu dan dia terus menerobos ke arah Harley.
Lee Kyungso yang posisinya di depan Harley itu melihat bayangan yang sangat cepat itu dan dengan panik berteriak.
“A-apa itu! Ada musuh!” Ketika Lee Kyungso berkata dan berteriak, Harley menarik Tangannya dan tubuhnya. dia menghindar dengan Mudah dari belati yang mengarah ke arah lee Kyungso itu.
Pria itu yang berbalik menatap Harley dan berdiri masih dengan Wajah nya yang tertutup.
“A-assasin?” Lee Kyungso bingung tetapi dia yang memegang Busur nya , mengambil anak panah lagi dan menarik Busurnya dengan kuat.
Bukan cuma satu Orang yang datang, beberapa belati datang lagi dari arah Lain dan asap di Lontarkan menutupi penglihatan Harley dan Lee Kyungso.
Hallen tidak berada di dekat mereka tetapi Harley tidak Khawatir dan dia dengan usahannya membimbing Tubuh Lee Kyungso bergerak seakan-akan dia menggerakan tubuhnya sendiri.
“A-apa yang kau lakukan?” Lee Kyungso bertanya dengan Bingung dia yang sedang membidikan busurnya itu di gerakan seolah-olah tubuhnya bukanlah apa-apa dan dia bergerak dengan Ritme dan Tujuan yang jelas.
“Fokuslah dan lenturkan tubuhmu, saya tidak tahu mereka siapa tetapi ini adalah Pelajaran anda dan anda tidak perlu khawatir karna anda tidak akan berada dalam bahaya selama saya ada di sini” ucapannya selalu Percaya diri tetapi bukan tanpa perasaan yang percaya diri yang biasa.
Seperti perasaan yang selalu dia rasakan, percaya diri nya benar-benar tinggi seolah dia bisa melakukan apapun itu dan dia bahkan tidak percaya apakah perasaan yang dia rasakan sebenarnya adalah perasaan aslinya.
Ketika benar-benar buntu, dia mengambil nafas Lalu melenturkan tubuhnya, membiarkan tubuhnya di gerakan oleh Harley itu.
Dia hanya fokus di bagian atas, membidik ke Bayangan yang entah Bagaimana datang dengan cepat dan satu persatu muncul dari Asap Ungu yang tebal.
__ADS_1
Ketika ketiga orang Muncul di depannya dia dengan bingung ,berusaha tidak takut tetapi senjata yang mereka pegang benar-benar membuatnya sangat takut tetapi dia tetap fokus menembakan anak panahnya dan mengarahkan ke salah satu Orang yang datang.
Anak panah itu tepat mengenai kepala orang itu dan karna jarak yang sangat dekat Darah dan teriakan dari pria itu terdengar dengan Jeritan yang mengerikan.
“Arghhhh” kedua pria di sisi lainnya terus menyerang dan maju, tetapi karna Anak panah tidak ada lagi Harley yang berada di belakangnya dengan cepat menarik Lee Kyungso menggantikan Posisinya dan sekarang dengan kedua tangannya dia menggerakan Jari tunjuk di kedua tangannya dan menahan belati itu dengan hanya jaru tunjuknya.
“A-apa? B-bagaimana mungkin!” Berteriak bingung dia mundur dan melemparkan belati dengan Mana yang Kuat di dalamnya.
Mana itu meledak membuat ledakan besar tetapi Harley menghindarinya dengan Aman bahkan tanpa terluka sedikitpun.
Dengan mengirit energi Mana nya, dia berlari menembus asap Ungu tebal dan membanting kedua pria di depannya itu hingga membuatnya Mati di tempat.
Bahkan Tanpa bisa bereaksi pria itu mati dengan menyedihkan meninggalkan wajahnya hancur dengan darah bercipratan di Sekitarnya.
Ketika asap Mulai menghilang Harley menghembuskan Semua asap itu dengan [Balance Wind Sword] nya itu yang menciptakan Pusaran Pedang angin yang membawa semua tebasan Transparan yang menghembuskan semua asap.
“Anda adalah Calon Hunter , jika anda takut akan Membunuh maka Jangan salahkan saya untuk tidak menepati janji saya, menjadi Hunter bukan berarti hanya membunuh Monster, anda harus paham bahwa banyak orang Jahat yang selalu ada untuk mengincar dan mencari kekuatan yang lebih, ada yang iri dan ada juga yang tidak senang, saya tidak tahu siapa kali ini Orang yang tiba-tiba menyerang tetapi anda harus menyaksikan semua ini dengan mata anda karna anda adalah Manager saya.” Ketika dia berkata ,Harley menunduk sedikit agar berbicara tepat di depan Wajah Lee Kyungso itu dan wajah Harley dengan Mata birunya itu bersinar.
Semua sinar di wajah nya begitu terang dan kepercayaan diri nya dan kepekaannya terhadap Harley sangat ambigu.
Dia merasa pria di depannya bukanlah Manusia dan bukan juga sosok yang di lihat sebagai Monster….
Bagaimana saya bisa melihat sosok aneh ini?…..
Meski wajah dan tubuh nya manusia, pikirannya dan perkataannya masuk akal, tetapi nada ucapannya, tatapannya dan bahkan Perilakunya yang seakan-akan sangat aneh itu selalu membuatnya curiga.
__ADS_1
Meski begitu dia yakin…. Dia yakin pria di depannya ini adalah sosok yang hebat .
Entah kenapa dia selalu percaya kepadanya, meski aneh dia selalu sangat yakin bahwa pria ini selalu bisa melakukan apa yang selalu dia ucapkan.
Seakan-akan dia adalah sesosok ‘Maha Kuasa’.
Ketika dia menatap Mata Biru yang sangat dalam dia seperti melihat Sebuah keindahan yang melebihi Pemandangan Langit indah, sosok Mata kecil tetapi terasa sangat luas dan begitu aneh di matanya.
“Mata indah apa ini?…. Kenapa saya tidak takut lagi?… “
Lee Kyungso bingung, dia memegang tangannya yang tidak gemetar dan melihat Harley berdiri menyaksikan suara Langkah Kaki terdengar.
“Bravo! Sungguh pertunjukan yang bagus untuk seorang Hunter Rank D” ketika wajah yang cukup tua terlihat dia mempunyai badan Kekar dan berjalan dengan kedua orang di sampingnya yang seperti selayaknya assasin.
“Siapa kau?” Bertanya dengan wajah serius ,Harley menyipit dan Suara kencang yang membentur Tanah itu terdengar ketika hallen terlihat Dengan Wajah Jijiknya memegang Baju Pria yang terkapar Pingsan dengan keadaan Luka yang parah.
“Hm?…… siapa dia?” Bertanya ke salah satu Orang di sampingnya ,Jang Jangsun yang terlihat bingung itu menyipit menatap Hallen yang sangat cantik itu.
“Dia adalah Istri dari Pria itu” ungkap Pria di sampingnya.
“Heh…. Jadi kau punya seorang Istri? Ku dengar kau Menghajar Anak ku? Aku akan mengampunimu Jika kau menyerahkan Istrimu” ketika berkata , dia tersenyum menyeringai membuat wajah nya tampak sangat Jahat dan menjijikan.
Hallen yang mendengar itu memandang dengan Jijik merasa perkataannya sungguh konyol.
“Mimpi! Kau pikir aku ingin dengan mu? Orang yang tidak akan pernah pantas untuk ku!” Ketika Hallen berkata wajahnya sangat percaya diri dan Dia memandang dengan Jijik membuat Wajah nya itu seolah-olah melihat suatu Kotoran yang tidak pantas di pandang.
__ADS_1
Melihat itu Jang Jangsun hanya tertawa karna Wanita di depannya itu benar-benar begitu Menggodanya dan bahkan menjadi sangat baik!
Dia begitu menyukai Orang yang memberontak jadi melihat itu dia menyeringai dan wajah Cantik Hallen itu bener-benar membuatnya bergairah dan sangat ingin Membuatnya Menjadi wanitanya.