Dunia Baru Untuk Awal Baru

Dunia Baru Untuk Awal Baru
Dungeon (3)


__ADS_3

Melihat Zombie yang datang Hallen dengan Guntur Ungunya menyelimuti seluruh Tubuhnya dengan kekuatan guntur nya itu.


Dia berlari ke arah Zombie-Zombie itu dengan kecepatan yang tidak terlalu cepat dan Lambat dan mulai menghancurkan satu demi satu Zombie.


Zombie tidak tergolong dalam Monster yang hebat tetapi Racun dan Kekuatan mereka cukup Kuat mungkin sekuat Para Goblin dengan Tongkat mereka.


Ketika Mereka tergigit Zombie ,hal yang paling mengerikan Adalah Racun mereka yang Kuat dan Mungkin hanya dalam 2 Jam lebih mereka akan Mati tanpa bantuan Penawar Racun yang berguna.


Ketika Hallen berlari Lee Kyungso dengan tenang mengingatkan Hallen yang bertarung dengan Para Zombie itu meski dia tidak yakin apakah Hallen mampu menanganinya, Zombie di sini cukup banyak dan itu mengkhawatirkannya.


“Sial, Apa saya hanya bisa menonton?” Ketika merasa Tangannya gemetar dengan perasaan yang aneh dia benar-benar takut di lain sisi bahwa dirinya akan mati tetapi setiap kata yang di ucapkan Harley selalu membuatnya jauh lebih tenang dan tenang.


Meski dia tahu seberapa Kuat mereka berdua Lee Kyungso juga masih ragu, terutama Karna Harley tanpa Senjata itu akan menyulitkan untuk pengguna pedang yang tidak memiliki pedang.


Zombie mulai berlari dengan wajah gilanya mengarahkan Serangannya yang aneh itu ke Hallen.


Hallen dengan Gunturnya menangkap wajah yang buruk itu dan menghancurkannya ke bawah tanah dengan begitu Buruk.


Meski kepribadiannya malu-malu ketika melihat Hallen yanh bertempur Lee Kyungso sedikit gemetar dengan rasa Yang mengerikan.


“A-apa apaan itu? Dia mengalahkan 10 Zombie dengan mudah tanpa luka? Pergerangannya sangat bagus, guntur Nya bergerak dengan cara yang aneh tapi melindunginya? Bukankah ini sangat hebat?” Lee Kyungso sedikit terpukau dia berbicara dalam hatinya dengan bingung menatap Hallen.


Harley di sisi lain tidak bertempur tetapi dia memperhatikan Pertarungan Hallen dan para Zombie itu.


Ketika Zombie yang mulai mati dan beberapa yang setengah badannya hancur itu mulai bergerak mereka beberapa merangkak dan beberapa juga Mulai menyerang dari sisi yang berbeda.


Karna beberapa Zombie yang tubuh nya hancur mereka dengan Baik merangkak menangkap Kaki Hallen itu yang tanpa perlindungan.


Meski guntur menyelimuti Setiap tubuhnya itu ,Bagi Zombie yang Tidak merasakan sakit Guntur Nya tidak cukup Kuat untuk menghancurkannya kecuali Hallen memusatkan Kekuatan Guntur nya ke Zombie itu.


Ketika Beberapa Zombie mulai berdatangan, dalam keadaan Terjepitnya itu Hallen yang Kedua Kakinya di Pegangi dengan erat Oleh Zombie yang setengah tubuhnya Hancur itu Menatap Para Zombie yang datang dengan Jumlah cukup banyak.


Mereka datang dengan gila Mengarahkan Senyuman dan wajah jelek mereka ke setiap Tubuh Hallen dan siap mengigitnya.


“Tidak Nona Hallen dalam bahaya! Apa yang kau lakukan? Harley bantu dia!” Ketika Lee Kyungso berteriak dengan serius dia menatap Harley yang diam dan menyipitkan matanya.


“Hey!! Harley istrimu dalam bahaya!” Lee Kyungso menarik kerah Kemeja Harley dengan Kasar dan menatap Sorot mata Harley yang memiliki Mata berwarna Biru yang sangat dalam.


Ketika sudut Bibir Harley hendak Bergerak Guntur yang dashyat Mulai menyelimuti Tubuh Hallen dengan kekuatan yang jauh lebih Kuat.

__ADS_1


Gunturnya dengan kekuatan Yang indah itu memiliki Warna yang Jauh lebih cerah dan Gunturnya itu bergerak menghancurkan Zombie-Zombie itu dengan Kuat membuat ledakan yang Dashyat dan menghancurkan Seluruh Zombie yang datang.


Gunturnya Ungunya itu bergerak di setiap Tanah membuat Sirkuit Listrik yang patah-patah dan menghancurkan sebagian Tanah di gua itu dengan Dashyat.


Meski daya ledaknya Kecil tubuh tua dan Hitam para Zombie itu menjadi Berceceran dengan jelek dan Darah Hitam tercampur Hijau itu mengisi setiap Jejak di Gua itu.


Beberapa darah Hijau yang menggelikan itu terlihat di antara Tanah yang di Injak Hallen meski tubuhnya tidak Di selimuti atau terciprat oleh darah sedikitpun mata Ungu nya yang terang seperti Gunturnya itu menatap dengan Serius ke arah beberapa Bagian di depannya yang hancur dan menyisahkan Tubuh Zombie yang mengerikan yang Hancur .


Rambut Peraknya bersinar sedikit Keunguan ketika Guntur yang indah itu Masih menyelimuti tubuhnya ,tetapi hanya dalam Sekejap Guntur itu menghilang dan Rambut Perak cerahnya terlihat lagi dengan elegan dan indah meski sedikit Lebih acak-acakan.


Mata Hallen menatap ke arah udara yang Kosong melihat Papan sistemnya Terlihat.


[Anda Naik level!]


[Anda Naik Level!]


[Anda Naik Level!]


[…..]


[Mana Anda bertambah Dengan Cepat!]


[Mana Stone Rank C Di dapatkan!]


[Thunder Of Destruction Lv.1 >Thunder Of Destruction Lv2]


Melihat Papan sistem yang cukup banyak Hallen Sedikit Menyipit dan Menatap Ke Papan Biru di depannya itu dan Mana Birunya yang berada di dalam tubuhnya itu dengan cepat bertambah.


“Waw…. Ini hebat” memegang dagunya dia sedikit tersenyum dan mulai melihat Papan Statusnya.


————————————————


Nama: Ellerd Hallen


Level:5


Umur:22 Tahun


Gender: Wanita

__ADS_1


Kemampuan: [Thunderstrike Blade Lv.1],[Thunder Of Destruction Lv.2]


Statistik :


Kekuatan 33


Kecepatan 35


Stamina 29


Mana 45


Daya Tahan 25


—————————————————


“Hoh…. Mana Saya Bertambah Dan Statistik lainnya Juga mengikuti Naik meski hanya sedikit” melihat Papan Statusnya dengan serius Hallen yang menyipit ke Dalam Tubuhnya itu Mulai melihat kembali ke Sistemnya dan Melihat Sebuah Bentuk aneh di papan sistemnya.


“Ini?….. Penyimpanan Ruang?” Ketika dia mengambil tampilan Layar papan Biru itu yang menampilkan Sebuah gambar Batu Kristal Merah dia sedikir menyipit dan mengambilnya.


Hanya dalam sekejap Mana Stone muncul di tangannya dan Harley serta Lee Kyungso yang datang itu mulai menyipit melihat barang di tangan Hallen.


“I-ini…. Ini adalah mana stone!” Ungkap Lee Kyungso dengan kaget.


“Ya saya juga tahu, saya mendapatkan Informasi dari Sistem bahwa Saya mendapatkan Mana Stone.” Ungkap Hallen yang berbicara untuk pertama Kalinya ke Lee Kyungso.


“Oh…. Anda akhirnya Berbicara Nona Hallen” ungkap Lee Kyungso dengan serius.


“Tadi pertarungan yang bagus, saya tidak menyangka anda Berhasil mengalahkan semuanya, tetapi Ini adalah Dungeon rank B saya yakin kedepannya akan sangat sulit dan lebih banyak Monster hebat datang” Ungkap Lee Kyungso dengan wajah yang kembali serius.


“Ya ,anda tidak salah , tetapi anda Terlalu serius menghadapinya” ungkap Harley yang merasa pembawaan Lee Kyungso terlalu sangat serius.


“Bagaimana saya bisa tidak serius! Kita terjebak di sini! Apakah anda berharap dewa datang membantu anda?” Ungkap Lee Kyungso yang kembali berwajah serius dan Murung dengan banyak kerutan di wajahnya.


“Ugh…. Kata-kata anda benar benar menyebalkan” harley yang merasa Di timpa sesuatu itu menatap Lee Kyungso yang bahkan tidak menyadari apapun di sana.


Harley yang sedikit tersenyum dengan paksaan nya itu menatap Lee Kyungso dan memegang kening dengan serius.


“Hahaha berharap Dewa datang kah?……” merasa tersindir dengan kata-kata Lee Kyungso dia hanya bisa tersenyum pahit dan menghembuskan nafasnya dengan perasaan berat.

__ADS_1


__ADS_2