Dunia Malam

Dunia Malam
Bab 13


__ADS_3

Setelah mengatakan hal ini dan memeluk ku, wajahnya sangat senang. Wajahnya terlihat berbeda dari biasanya. Seperti nya dia memiliki hal yang bagus.


"kenapa menatap wajahku? "


"kamu tertawa dan juga memelukku saat aku mengatakan anak itu cinta pertama ku.! "


"... "


" Apa ini wajar tanggapan yang kamu berikan? "


" hahahaha apa sayangku marah? "


" Tidak. Aku hanya bertanya. "


" Anak itu adalah aku di masa muda dulu. "


uhuukuhuk...


"sayang apa kamu baik-baik saja? "


" kamu mengatakan cinta pertama ku adalah kamu? "


"secara harfiah itu benar (sambil tersenyum) "


sungguh memalukan. Apa yang di kata Kein benar?


"Apa yang kamu katakan? Bukti.. aku butuh bukti! "


"Saat kamu menjagaku, aku perna sekali mencium pipi mu. Wajahmu sangat merah saat itu dan kamu dengan cepat pergi meninggalkan ruang ku. Esoknya dengan malu kamu menyapa (sambil tersenyum). "


"aaah... hentikan "


"hahahaha saat itu aku ingin mencium bibir mu tapi umurku belum pas untuk itu. "


"mesum.. . menyebalkan sekali. "


"kamu harus tahu, sayang. Betapa aku senangnya diri ini, melihat wanita yang di cari selama bertahun-tahun menjadi kekasih nya. Aku berharap bisa menjadi ayahmu yang selalu menjaga dan memberikan kebahagiaan. Aku benar sangat Mencintaimu. "


".... aku... tidak paham. "


"hhhha mencintai seseorang tidak butuh kamu harus memahami semuanya. Apa kamu mau menerima segala kekurangan yang ada yang lebih penting. Aku benar mencintaimu "


"Aku juga mencintaimu. "

__ADS_1


"Apa aku boleh mencium bibir mu ( dengan malu) "


"aaah.... kenapa tiba-tiba? "


"Jika kamu mengijinkan aku sekali mencium, aku akan mencium dirimu berikutnya tanpa meminta. "


"Aku harus pergi, rasanya perutku lapar 😣🍕"


"hahaha baiklah sayang"


cup... (sambil berlalu)


(tertahan) cup...


.....


...


"Hentikan.aku tidak bisa bernapas. "


"kamu mencium pipiku sayang, maaf aku sangat bahagia sekarang. "


"Apa kamu akan membuat diriku tersiksa karena berciuman? "


....


Setelah hari melelahkan kemarin, membuatku berpikir hari ini akan melemahkan dari yang aku bayangkan. Membayangkan cinta pertamaku, tidak aku sangka pria yang aku cintai selama belasan tahun ada di dekatku, sedekat ini.


"Selamat pagi. "


" Selamat pagi. "


"wajahmu sangat bahagia. "


"Apa aku tidak boleh bahagia? "


"Ada yang ingin aku katakan. Ayo berbicara di Atap".


...


" Apa kamu akan mengomeli aku mengenai wanita-pria? "


"Tidak.Apa kamu mencintai Pegawai baru itu? "

__ADS_1


"... "


"Apa kamu sudah menempatkan hati padanya? "


"Apa yang kamu ka- "


"Apa tidak ada cela untuk diriku ? "


"... "


" Apa aku terlambat untuk mengatakan Aku Mencintaimu?


" ... "


"Apa yang salah? Waktunya atau pegawai baru itu? "


"Kein... "


"... "


"Namanya Kein. Pria yang aku cintai. "


"Ap- "


"Waktumu sudah berlalu. Aku berharap kita bisa menjadi teman yang baik."


"... Aku... apa... "


".... Aku ingin menikah dengan Kein"


...


Kelakuanku saat ini sangat tidak benar. Tubuhku bergerak dengan sendiri, saat melihat wanitaku dibawah pergi oleh pria yang mencintainya. Kepalaku rasannya ingin meledak dan hatiku benar marah dan cemburu. Wanita yang aku jaga selama puluhan tahun akan direbut oleh pria ini. Tanpa sadar aku mendengar semua pembicaraan mereka, entah malu dan senang semua beban terasa terangkat, melihat wanita ini menyebutkan namaku dan kata yang jarang ia ucapkan di hadapanmu namun lantang di katakan depan pria lain membuatku berpikir, wah... aku memiliki wanita yang hebat.


...


"Aku menolak... Aku mencintaimu dalam waktu lama, atas dasar apa pria ini menjadi kekasihmu? Kita sudah mengenal cukup lama dan bagaimana bisa? "


"Dia cinta pertamaku. Dan akan tetap menjadi cinta pertamaku. Saat SMA aku snaagt menyukaimu, setelah berpikir apa yang terjadi dan rasa sakit yang pernah aku alami, setidaknya aku bersyukur hari ini bisa mendengar pengakuanmu, tapi pengakuan itu tidak lebih dari kalimat biasa untuk ku. "


"Apa kita berakhir begini? Aku akan berusaha membuat semuanya menjadi kembali sperti semua"


Cup... cup.. cup tepat di bibir wanita yang aku cintai

__ADS_1


__ADS_2