Dunia Malam

Dunia Malam
bab 5


__ADS_3

...Wajahnya sangat tegas dan tampan, makan terasa hambar karena suasana tidak mendukung... Sungguh memalukan. " Terima kasih karena menolongku dan maaf karena aku memelukmu tadi!perkataan nya terdengar dengan sangat jelas dan itu memalukan. Saat wajahku melihatnya ternyata wajahnya memerah. Sungguh manis dan tulus. " ah, ia"...


..." Namaku Kein... " Saat mengucapkan namanya terdengar suara tegas dan lembut. Pandanan nya benar cantik (sambil tersenyum). " Namaku Fani, senang berkenalan dengamu. " setelah membalas salamnya suasana nya kembali hening, suara sendok dan piring yang beradu menjadi lagu pengantar. "ini pertama kalinya kita makan bersama, makannya enak ", setidaknya aku harus berbicara pikirku. " syukurlah... aku berpikir anda tidak menyukai masakan ku . "...


..."kenapa? Kenapa berpikir seperti itu? " setelah mengatakan hal itu, terasa jeda beberapa detik... " Akan aku antar. "...


...... ...


..."Terima kasih... "...


..."kein... namaku kein, anda bisa memanggilku kein. "...


..." yah, Terima kasih Kein. Ayo kita berteman. "...


...Setelah menyadari apa yang terjadi mukaku snaagt merah. Setelah mandi dan bergantinpakiannyang nyaman, senang rasanya bisa kembali ke kamarku sendiri. Setelah berpikir, wajahnya sangat manis saat memerah, tingkah nya juga lucu. ...


...... ...


..."Pagi.. "...


..." pagi... "...


...hari ini tugasku menumpuk sangat banyak karena kemarin tiba-tiba pulang dan tidak memberikan kabar. Jari ku benar menari di atas keyboard. Hari ini seakana alam memberikan energi baru padaku. ...


..."Fani... Siang ini ayo kita makan bersama" setelah mengatakan hal apa yang ingin ia sampaikan, pria ini langsung pergi tanpa berkata apapun lagi. ...


..." Rain... "...


...makan siang... ...


..."Jadi...? "...

__ADS_1


...ah, aku tahu sekarang apa maunya. " Tidak seperti yang kamu pikirkan"....


..." aku menunggumu seharian. Tugasmu tidak selesai tepat waktu. Pastikan kirim sebelum kamu pulang". ...


..." yah? ah, baiklah". Ternyata yang dia tanyakan pekerjaan ( huff...) ...


..." .... " ( menatap tajam) ...


..." apa? "...


..."Tidak melanjutkan penjelasan yang tadi? "...


..."haa... dia sakit dan aku membantunya, aku ketiduran saat menjaganya, itu alasan kenapa kemarin aku membolos"...


..." ketiduran? Di rumahnya? bersama pria? "...


..."... "...


..." sebaliknya jangan melakukan hal yang tidak biasa kamu lakukan. Sejak kapan kamu menjadi sangat peduli dengan orang di sekitarmu? "...


..." Hentikan. Kamu wanita. Jangan lupa itu. "...


..."ada apa denganmu? apa kamu haid? "...


..." Apa? kamu mengatakan hal seperti ini juga pada nya? "...


..." Tidak. Apa kamu gila? Aku tidak mungkin mengatakan hal aneh seperti ini di depan nya"...


..." Tapi kamu membiarkan dirimu terjaga di rumahnya? "...


..." Kamu sahabat ku. Aku mengatakan hal yang sebenarnya. Bagaimana mungkin kamu berpikir yang tidak seharusnya? "...

__ADS_1


..." Orang yang mengenalmu, akan berpikir kalain berpacaran"....


..."Hentikan. Perkataanmu tidak mendasar"....


..." Sangat mendasar. Kamu membawahnya pulang dan meninggalkan pekerjaanmu? Setidaknya kembali"...


..."Hentikan. Aku memabntunya karena dia membantuku. Tidak ada yang salah di sini"....


..." Apa yang dia lakukan? Apa dia membantu pekerjaanmu? Kalian minum bersama? sejak kapan kalian ke - "...


..."Menyebabkan.Sudha aku kan dia membantuku, tidak alasan untukmu marah jika kami memiliki waktu berdua atau sekedar minum bersama"....


..." Kamu temanku, aku hanya menjaga agar kamu tidak mengalami hal yang tidak kita inginkan"....


..."Dia membantuku saat sakit. Memberikan aku obat, menemani, memberikan selimut yang ia gunakan apai ia demam semalam. Bagaimana hal buruk yang ia lakukan? "...


..." tetap kami - "...


..."Sudah selesai? Aku harus kembali bekerja"...


...aaaah... jawabnya anak ini sudah datar, sepertinya di kesal padaku. Wnaiata yang sangat Sembrono.... Bagaiaman dia bisa tertidur di kamar seorang pria yang baru ia kenal. Apa yang dia pikirkan....


...Setelah perdebatan kami, Fani tidak menatapku sedikitpun. Wanita ini benar sedang mendiamkan aku. Dia benar fokus pada pekerjaannya, smaape tidak menyadari jam kerja hampir habis. Benar-benar bodoh. Haaaa, dia bergerak? Mau kemana? Dia menuju arahku, harus santai. ...


...tok tok tok... ...


"Ketua ini dokumen yang ada minta. Saya permisi".


..." ah, kalau hanya data ini akan sangat membingungkan, kamu ahris menjelaskan semuanya. "...


...ting.... (email) ...

__ADS_1


..." Sepertinya Keinginan sudah mengirim datanya. Saya permisi. "...


...aaah, kacau dia benar kesal padaku. ...


__ADS_2