Dunia Malam

Dunia Malam
Bab 9


__ADS_3

Kafe yang tenang dan jauh dari keramain, dekat perkantoran dan sangat strategis dalam penempatan lokasinya. Tidak jauh dari perusahan tempat aku kerja.Sudah 10 menit sejak aku duduk di depan gadis ini. Wajahnya yang cantik menjadi pemandangan yang menyenangkan. Bukan tanpa alasan wanita ini memnaggilku kemari.


20 menit yang lalu.....


drrrrtdrrrrrrt....getaran handphone ini milikiku,tetera nomor yang tidak aku kenal. "halo..."


"hallo,apa ini benar dengan nona Fani?" mendengar suar yang berada diseberang sana, suara yang sangat fameliar ditelingahku. " yah,ini dengan saya senidiri"


" Apa saya bisa bertemu denganmu setelah pulang kerja?"


"tentu saja...."


"kafe dekat kantor,seberang jalan 100 meter dari perusahan."


"baiklah..."


waktu sekarang...


"lama tidak berbicara seperti ini, kita tidak bertemu selama 3 tahun yah....?"


"ah, sudah lama tidak berbicara ." (tidak peduli sudah berapa tahun kita tidak ketemu, yang aku tahu sekarang kau di sini artinya tidak baik.)


"bagaimana dengan kantor ? apa semuanya baik-baik saja?"


"tentu saja. semuanya baik-baik saja"


"beberpa waktu ini aku melihat hubunganmu dengan Rain sangt dekat. Apa saya yang memiliki pemikiran sempit atau ada hubungan di antara kalian?"


"(dia blak balakn sekali)  tidak ada hubungan apa-apa, hanya sebatas teman kerja yang perna sekolah yang sama."


"....."


"...."


" apa kamu sudah memiliki pasangan?"


"...."


" apa kamu belum memiliki pasangan?"


" apa pertanyaan ini harus aku menjawabnya?"


" seharusnya yah. Pertanyaan ini sangat memerlukan jawaban!"

__ADS_1


" sepertinya tidak perlu menjawab."


" ah.....apa kamu masih mencintai Rain?"


"Hentikan! sangat memalukan kamu bertanya mengenai perasaan seseorang yang sudah hilang dari beberapa tahun yang lalu."


setelah membalas perkataan wanita ini, percakapan kami terhenti . Aku paham apa yang dipikirkan wanita ini karena beberapa tahun lalu aku perna jatuh hati dengan pria-Nya. Sudah lama sejak saat itu, diaman dia meminta aku berhenti menyukai pria ini.


" aku harap kamu berhenti berharap karena kami sudah bertunangan dan akan menikah. Seharusnya kamu tidak memiliki perasaan yang lebih padanya."


"tentu saja."


"cih....mendengar kamu membalas perkataanku dengan sangat lantang membuatku kesal."


"menyedihkan. Apa kamu berharap aku menangis dan memohon agar kamu mengembalikan pria ini?"


"hahahhaha menarik. Aku berpikir kamu masih seperti anak kecil."


" apa sudah selesai aku harus kembali ke rumah."


plak....tamparan uang endarat di pipiku membuatku terkejut bukan main. Bukan karena apa,tapi kenpa wnaita ini menampar wajahku.


plak...plak... " wajahku ini bukan tempat tanganmu menempel."


"wanita yang sangat menyedihkan."


"apa wajahmu baik-baik saja?"


"kein?"


plak,,,plak...." aku tidak perna memukul wanita dan ini yang pertama kalinya aku memukul.Kamu menyedihkan."


"kamu...."


"perhatikan priamu agar tidak mendekati wanitaku.Ayo kita pulang..."


dalam  perjalanan semuany hening. Sangat tegang dan membuat leherku sakit.


" Terima kasih..."


"AKu Mencintaimu."


"ah....kamu...apa yang kamu pikirkan dalam keadaan seprti ini?"

__ADS_1


"hahahhaha aku mencintaimu."


"hen..hentikan."


"Jadi apa jawbanmu?"


"aku tidak tahu...."


mobil berhenti.....cup....bibir yang sangat manis dan juga lembut.


"Aaaaah....kenapa tiba-tiba mencium?"


"aku mencintaimu. Jadi itu yang aku lakukan pada orang yang aku cintai."


"sejak kapan kamu menjadi mesum...."


"hahahha aku benar mencintaimu."


"......(wajah memerah)"


"aku menyukaimu bukan baru seminggu tapi sudah sanagt lama."


"a.a...aku akan turun. Sampai Jumpa"


"dia sangat lucu."


Napasku terengah-engah karena pria ini tiba-tiba mencium. Apa yang sedang dia pikirkan? Apa aku menyukainya? Tapi ini sangat cepat....aaaah,memalukan sekali.


toktotktok...."Fani,keluar ada Rain."


"ah baik." terlihat wajah Rain sangat kuatir padaku. " wajahmu baik-baiak saja?"


"ah,ia."


"maaf ini salahku."


"Ayo kita hentikan permainan kekanakan ini.Aku tidak akan membiarkan diriku ditindas lagi."


"aku..."


"pulanglah,aku sangat lelah sekarang."


sudah beberapa tahun ini aku menjaga Fani, wanita yang aku sukai dari dulu tapi bodohnya aku menerima wanita lain hanya karena ucapan bohongnya....bodoh.....Fani maaf.

__ADS_1


__ADS_2