
...Tingkah Fani yang sedang berdebat menjadi hal menarik bagiku. Wanita ini keras kepala dan sangat dingin. Tubuhku dengan sendirinya berbalik dan melihatnya. Tangannya yang menari di atas keyboard memberikan irama tersendiri padaku. Sudah seminggu sejak hari aku bergabung dengan tim ini. Perkenalan yang sudah wajar di lakukan walaupun respon yang aku dapatkan sangat luar biasa, namun sangat menegangkan sebab wanita ini tidak memberikan respon padaku. Tatapannya tidak tertuju padaku. Matanya sangat tajam dan indah.... yah, indah....
...Hari ini wajahnya sangat pucat, sepertinya dia kelelahan. Tubuhnya butuh istirahat , jika dia terus berusaha dia akan tumbang. Melihatnya bekerja keras membuat ku mengurung niat untuk berbicara....
...sambil menatap......
__ADS_1
...Pria ini... aaah dia ketua di tim ku, masih muda dan belum memiliki pasangan. Tatapannya sangat hangat pada Fani. Terlihat pria ini sangat menyukai Fani. Melihat mereka membuatku tersadar akan satu hal, mereka sangat dekat. Melihat pria ini berani menggendong, hal ini membuatku kesal.... sangat kesal. Apa yang salah dengan diriku? Bodoh!...
...setelah melihat adegan tadi, aku kembali fokus pada kerjaanku, sebelumnya aku melihat ketua tim menelpon seseorang sepertinya dokter. Yah, syukurlah kalau ia menelpon dokter. Awalnya aku berpikir seperti itu tapi sudah sejam setelah ia menelpon dan tidak kembali. Setelah melihat ternyata ketua tim tidak berada di dekat wanita ini. " seperti kita akan kelelahan dalam beberapa hari kedepan. Ketua tim menelponku karena ia akan mengikuti rapat dadakan dan memintaku mengambil berkas yang ada di ruangannya. "...
...aaah... ternyata dia sibuk. Pikiranku kembalikan ke rungan yang Fani gunakan. Wanita ini sedang demam tinggi dan tidak ada yang merawatnya. Setelah berpikir sekitar 5 menit, aku memberanikan diri untuk masuk dalam ruangn itu. Langka ku pelan dan clek.... v terlihat wanita yang tidur dengan lelap, tubuhnya mengigil, terlihat lemah dan..... haaaa...
__ADS_1
...sudah 30 menit sejak aku masuk dalam ruangan ini, tubuhnya yang panas menjadi lebih baik. Wajahnya saat pucat pikirku, melihat tubuhnya mengeliat di balik kain pemberian ku membuat wajahku memerah. Apa yang aku pikirkan? Dasar mesum! ...
...Pikiranku sangat liar saat ini, wanita yang menarik perhatianku ada di dalam kain kesayangan ku aaahhhaaah... aku bisa gila! Pikiranku buayar saat mendengar erahan pelan dari mulutnya, wanita ini akan bangun! Tubuhku bergerak dengan sendirinya... yah menjauh dari wanita ini! Wanita ini bisa membunuhku karena berada dalam ruangan yang sama dengan-Nya. Setelah meninggalkan ruangan tanpa berkata apapun, aku hanya menghela napas berat. Bodoh! bagaiaman mungkin wanita ini membunuhku! pria yang menjaganya selama 30 menit ini ada niat pun sudah di lakukan dari 30 menit yang lalu. ...
...Setelah pikiran mengesalkan ini muncul, Tiba-tiba ketua tim kembali bersama dokter. Setelah mendengar suara teriakan, bisa aku tebak mereka sedang bertengkar. Setelah 10 menit pertengkaran itu, aku melihat Fani berjalan keluar bersama ketua tim sambil memeluk kain milikku. Wajahku memanas karena wanita ini memeluk kain ini seperti harta berharga....
__ADS_1
...Setelah kejadian itu, pikiranku kacau. Pekerjaanku terlambat 2 jam dalam rencanaku. Setelah memebreskan semuanya aku berjalan ke arah tangga, suara ketua tim terdengar dari pembicaraan seperti nya wanita ini ijin sakit esoknya.... Semoga tubuhnya jauh lebih baik, ahaahagha pikiranku samakin kacau karena memikirkan dirinya. Sebaiknya pulang rumah dan beristirahat. ...