
"iya makan dulu habis itu baru hubungi keluargamu sayang"
"mmmmppp baiklah..."
Sementara di Ruangan sebelah ...
Tok
Tok
Tok
"permisi tuan" dari arah pintu Dony masuk..
"Hhhmmm... bagaimana kondisi mereka?? tanya tuan jacob
sbelum dony mejawab cikha memtong pembicaraan..
"maaf Tuan kenapa saudara ku lama sekali?? apa ada sesuatu yang terjadi??"
tuan jacob tidak menjawa dan menyuruh dony melanjutkannya...
"Lanjutkan Dony" pinta tuan jacob
"begini tuan,kondisi nyonya baik-baik saja,...""
"lalu bagaimana dengan cucuku"
Cikha yang tidak mendapakan jawaban hanya diam dan mendengarkan percakapan mereka...
"kondisi mereka baik-baik saja dan sehat semuanya..."
" apa maksudmu" mereka", semuanya"?????
"iya Tuan, nyonya mengandung anak kembar"
"Apa" ??
tiba-tiba handphon tuan jacob berbunyi..
"Dony kamu antarkan wanita ini menjenguk saudaranya"
"Baik Tuan" jawab Dony...
"mari silahkan"
setelah dony dan cikha keluar...
tuan jacob menjawab telpon...
"Halo selamat sore paman" terdengar suara perempuan yah suara itu adalah suara Damar...
"Yah bagaimna??"
"paman aku kerumah paman tapi katanya paman tidak ada,, "
"iya paman ada di luar"
"nanti kalo paman sudah pulang baru kita bertemu ada yang paman ingin bicarakan denganmu"
"soal apa paman??"
"nanti paman hubungi kamu lagi.."
"ooowhhh baiklah paman... "
sambil menutup telponnya...tuan jacob menghebuskan nafas kasar..
""Huuuuuffffft"
sementara di luar ruangan Dony dan Cika sedang berdebat...
cikha yang mememulai perdebatan terlebih dahulu...
"kamu harus bertanggung jawab atas perbuatanmu pada saudaraku.."
"ciih kamu kira aku pria bejat haah.. ?? asal kau tahu bukan aku yang melakukannya..."
"bukan kamu terus kamu datang menanyakan dia di hotel itu maksud apa??"
aah wanita ini sungguh menyebalkan... yang benar saja.. gumamnya dalam hati..
"awas saja kamu berani lari aku akan melpormu pada tuan besarmu yang tadi itu.."
__ADS_1
dony hanya diam karena berdebatpun akan percuma...
"sekarang dimana saudaraku cepat antarkan aku atau jangan-jangan kamu sudah menyuruh dokter untuk membunuh bayi yang ada di kandungannya...??"
cikha yang mengomel tidak tau habis akirnya dony membekap mulutnya pakai tangan dan satu tangan memegang badannya agar tidak berontak dan dengan badannya kekekar..
mata cika melebar......dan tidak sanggup melawan saat dony mengeraskan tanganya dan mendorong masuk kedalam ruangan yang berada alicia..
braaak,,,
pintu terbuka.... kaget...
Erwin dan alicia pun terkejut melihat pemandangan
mereka saling pandang heran.... melihat dua orang ini...
cikha yang yang sudah tidak sabar akhirnya menginjak kaki dony dengan sekuat tenaga
Bruuukkk.... dony langsung mendorong cika karena kesakitan...
"DONY ADA APA INI??"teriak erwin...
cikha yang sontak kaget langsung melihat ke arah erwin dan betapa kagetnya iya melihat Erwin yang tengah memeluk sahabat sekaligus saudaranya...
"Aliciaa...."
"Cikha"
sama-sama heran...
"Sayang kamu kenal?? tanya erwin dengan lembut..
"iya itu sahabat sekaligus saudaraku..."
cika berjalan mendekat...cikha ingin memeluk alicia tapi erwin yang tak mau beranjak dari posisinya dia jadi merasa canggung...
Alicia yang melihat raut wajah cikha agak berubah akhirnya paham...
"Erwin,, bisa tidak lepaskan tangannya dulu...sayang?"
"bisa ada yang jelaskan???" tanya chika
"Alicia kenapa tuan ini yang bersamamu bukan pria brengsek itu??"
"oooh itu,,sewaktu aku pulang dari liburan yang waktu mengunjungimu itu,, aku mampir ke restoran yang tadi, tidak sengaja aku melihat tuan ini dan pria gila itu,, sebenarnya saat itu aku ingin menyampaikan kalau orang yang pria gila cari itu,, tapi sayang aku terlambat mengejar kalian...begitu ceritanya Beb"
"terus ini kenapa tanganmu diinfus,,?? apa kamu baik baik saja??"
"oooo ... begitu...."
"iya tadi aku kelelehan ,sebenarnya Ayah dari anak-anakku ini adalah Tuan ini kha, kenalkan ini namanya Tuan Erwin dirga"
seketika wajah cikha memerah karena malu... sebab yang dia sebut-sebut pria bejat dan gila ini bukan ayah dari anak-anak alicia
"kha kamu sakit yah?? ko muka kamu ko merah??
salah makan apa kamu kha?? alergi kamu kumat???
"ehh enggak kok... aku baik-baik saja" mampus aku pasti abis ini di jadikan perkedel deh... gumamnya dalam hati
"kamu bawa baju gantiku tidak Kha??
" masih di mobil koper-kopermu aku belum sempat turunin aku buru-buru kembali kesini...kamu taukan ibu cemas sekali..."
"Dony kamu tolong cari dres ibu hamil " pinta erwin...
"tidak usah kan semua bajuku ada Dimobil cika "sambung Alicia.
" maaf tuan dony bisa tolong saudara ku ini mengambil koperku??"
"baik nyonya..."
"tapi aku masih mau disini.." jawab chika..
"kan cuma ambil koper habis itu balik lagi ,,, Tolong yah aku mohon.."kata alicia
"hiiiis apa sih pake memohon segala...iya... iya aah"
"sayang begitu besok kamu keluar dari rumah sakit, aku ikut kamu kerumah orang tuamu aku yang langsung berbicara denganbkeluargamu..."
"apa kamu yakin sayang??"
"iya tentu, aku ingin segera melamar dan menikahimu agar kita bisa bersama terus..merawat anak kita"
__ADS_1
tiba-tiba handpone
Alicia berdering...
"Sayang tolong ambilkan Handphoneku"
melihat layar yang bertuliskan nama" Dokter Rai" erwin langsung menatap alicia penuh curiga...
"siapa yang menelpon??? "tanya Alicia...
"DOKTER RAI" jawab ketus Erwin..
menatapnya seakan meminta penjelasan
"hey jangan mikir yang macam-macam...itu dokter yang memeriksaku saat di desa..,, sudah seperti saudaraku sendiri..."
"kamu cemburu yah??" goda Alicia...
sambil mencubit perut Erwin...
"awwww"pekik erwin..
"kamu itu laki" pertama yang menyentuhku... jadi janga pikir yang aneh"
"dokter Rai itu incarannya Cikha.."
"benarkah"??? tapi aku rasa sepertinya dia menyukaimu...
"tidak sayang.... percayalah"
"baiklah"
"ehhh ngomong-ngomong kabar ayah kamu bagaimana??"
"deddy sudah siuaman..."
"habis ini baru aku pergi menemui deddy..."
"aku ikut yah..."
"iya ... boleh kan sebentar lagi jadi deddy kamu juga..
"cika kok lama yah??"
"sabar mungkin Dia dan dony ingin membicarakan kesalapahaman antara mereka berdua.."
"maksud kamu??"
"kamu jawab telpon dari dari dokter itu dulu... kupingku sakit dengar handphone kamu yang bunyi terus.. tapi pake lousdspikear."
"baiklah..."
"Halo dokter Rai"
"Halo alicia, apa kalian sudah sampai di kota??"
"ahh maaf dokter kami sudah sampai dari tadi..maaf kami lupa mengabarimu"
"terus kamu lagi sama cikha tidak?? aku hubungi handponenya tidak aktiv"
"oow mungkin batreinya habis belum di charger..."
"cika lagi keluar sebentar lagi juga balik,"
"baiklah"
"nanti aku suruh dia hubungi kamu lagi oke"
"oke,, terimakasih.."
sambil menutup telpon...
"sudah puas Tuan Erwin Dirga???"
"maaf sayang...""
Alicia yang masih kesal dengan kelakuan Erwin dia kembali tidur,, membelakangi... ....
"hey sayang... maaf , .... " Alicia yang hanya diam membuat erwin merasa beraalah...
"Diam" tegas Alicia...
untung kamu wanita yang membuat aku tergila-gila,, kalu tidak sudah ko robek mulutmu...gumam nya dalam hati...
__ADS_1