
'' kalian bercanda kan?, aku mohon Tolong bawa aku ketemu mereka'' pintanya kepada Erwin dan juga Tuhan Jacob.
'' tidak bisa, bisa berakibat fatal pada lukamu'' kata tuan Jacob.
'' aku tidak peduli lagi dengan keselamatan ku sendiri, yang sekarang aku pikirkan adalah anak dan istriku, jadi Tolong bawa aku kesana Tuan Jacob yang terhormat'' Ucapkan John kepada Jacob.
''baiklah, tapi kau harus menggunakan tempat tidur, lukaMu bisa kembali robek dan mengeluarkan Darah jika kau banyak bergerak'' ucap Tuan jacob.
'' Tidak usah kuwatir kan aku, Karena kita sudah tidak ada hubungan Saudara lagi'' ucap Tuan Jhon kepada Tian jacob. Apa boleh buat tadi Ia sendiri yang mengeluarkan kata-kata itu.
''Beginikah rasa yang tadi kucapkan untukMu, Rasanya lututku tak ada yang menopang'' gumam Tuan Jacob dalam Hati dan Ia segera keluar dari ruangan itu dan menturu suster yang mengurus tuan Jhon.
'' Apakah Aku keterlaluan,aaaahgggrr Aku hanya membalaskan kematian Mayang istriku'' Lirihnya dengan penuh frustasi. Erwin yang melihat Daddy nya langsung menghampiri.
'' dadd, are You ok ?''tanya Erwin kepada Ayahnya.
''hurry up take me back home'' balas Tuan jacob kepada Putranya. Mendengar permintaan Daddy nya Dia langsung segera membawa Daddy nya keluar dari rumah sakit itu.
DI Rumah Kediaman Tuan Jhon
Sarah yang sedang menangisi jenazah anaknya, sontak terkejut melihat suaminya yang datang
'' suamiku John Mengapa kau kemari?, kau harusnya istirahat saja di rumah sakit, bisa bahaya terhadap kamu'' ucap Ibu Sarah.
'' tidak Sarah Aku ingin melihat Putraku, Putra yang selama ini menemaniku.'' ucap Tuan John kepada istrinya. mendengar perkataan dari Tuhan John Ibu Sara pun akhirnya menangis sejadinya ia menyesal tiada habisnya karena kelalaiannya anak semata wayangnya pergi meninggalkan mereka.
'' Ini semua salahku, John Ini semua salahku Aku yang menyebabkan kan Rocky kehilangan nyawanya, aku pantas dihukum John, aku pantas'' ucapnya dengan penuh Sendu dan isak tangis kepada tuan John.
'' Berhentilah menyalahkan dirimu sendiri Sarah, aku juga, aku juga yang salah, kalau dari awal aku tidak berniat berpisah denganmu pasti Ini semua tidak akan terjadi, aku yang salah aku pantas dihukum bukan kamu Sarah'' ucap tuan John kepada istrinya.
###############
Tiga bulan berlalu semenjak kejadian Rocky meninggal. Tuan John dan Tuan Jacob tidak pernah bertemu lagi, dan Ibu Sarah ah tetap mempertanggungjawabkan kesalahannya. selama di penjara 2 bulan lebih Tuan jam selalu menjenguk istrinya. Ibu Sarah dijatuhi hukuman kurungan selama 8 bulan.
__ADS_1
'' Alicia yang perutnya semakin membesar, tinggal sebulan lagi Alicia melahirkan, Namun karena kondisi perutnya yang semakin membesar dikarenakan 4 bayi yang ada di dalam perutnya memaksakan mereka harus mengambil keputusan untuk segera mengambil tindakan Cesar.
pagi ini Erwin dan Alicia yang sedang sibuk mempersiapkan kehadiran buah hati mereka
''Yank, Kamu duduk saja aku yang siapin semua'' ucap Erwin kepada Alicia karena perutnya yang semakin membesar Iya sangat kesulitan untuk bergerak, bahkan di rumahnya kini sudah ada ibunya alicia dan Chika.
mereka sangat bergembira menanti kehadiran anggota keluarga baru mereka.
''ibu, sebentar lagi aku mau punya ponakan baru bu, aku senang sekali"ucap Cikha kepada ibu.
'' Iya nak ibu juga senang sekali'' ucap ibu
sementara di kamar Erwin dan Alicia, yang tengah bersiap-siap,'' kamu sudah Siapkan nama buat mereka kan?'' tanya Alicia kepada suaminya.
'' Iya sudah, kamu tidak usah kuatir soal itu'' ucap Erwin.
'' Sayang sudah selesai ayo kita segera keluar dan berangkat ke rumah sakit'' ajak Erwin kepada istrinya. lalu mereka keluar kamar bertemu dengan mereka dan saudara mereka.
'' Apa kalian sudah siap keperluan semuanya "tanya ibu kepada menantu dan anaknya.
'' Ayo kalau begitu Sekarang kita jalan'' ucap ibu.
'' sabar Bu aku masih mau mau kasih makan Raffi sama Jenny'' ucap Alicia.
plaaaaak Erwin memukul dahinya sendiri.
'' yang bener aja Yank, masak kita semua lagi sibuk mempersiapkan kelahiran Dedek Dedek, kamunya mikirin Raffi sama Jeni'' ucap Erwin yang heran dengan istrinya ini. manusia yang mendengarkan kata-kata Erwin ia tidak ambil pusing dan langsung melangkah kan kakinya menuju sangkar Raffi dan jennie.
'' istri kamu sering begitu Erwin?'' tanya ibu
'' Iya Bu, kadang aku kesel banget, tapi mau bagaimana lagi sepertinya itu bawaan dari anak-anak, dia kalau sama Raffi dan jennie dia bisa ketawa puas banget melihat tingkah lucu kedua unggas itu ibu'' ucap Erwin kepada ibu.
'' Iya mungkin, karena setahu ibu Malaysia itu tidak terlalu suka dengan hewan unggas'' ucap ibu
__ADS_1
dan tak lama pun Alicia kembali, dengan membawa Raffi di tangannya.
'' Loh kenapa bawa tu Raffi?'' Tanya Erwin yang bingung.
'' nggak tahu nih Raffi nangis, Coba telepon Si Doni kesini agar temani Raffi, mungkin Raffi Butuh hiburan.'' ucap alicia kepada Erwin.
'' udah nggak usah mending sekarang kamu kasih ke bibi Ina kamu tuh udah mau lahiran kenapa masih ingat sih sama Si Raffi ntar lagi kamu udah punya bayi'' ucap ibu kepada Alicia.
''Bibi tolong urus ni Rafi, kami sudah mau jalan ke rumah sakit'' ucap Erwin kepada bibi. Alicia yang cemberut atas ucapan ibu dan suaminya dia hanya diam bibirnya manyun ke depan.
'' Yank udah ah bibir kaya gitu, nanti tambah jelek loh'' bisiknya kepada Alicia.mendengar bisikan suaminya Dia langsung mencubit perut suaminya.
''aaaaaahhh, sakit sayang'' ucap Erwin ke istrinya.
'' Alicia kamu kenapa sih, jahat amat sama suami kamu?'' tanya Ibu. Alicia yang mendengar suara teguran dari ibu tambah kesal lagi.
'' ibu nggak suka yah, kalau kamu kaya gitu hormat yah sama suami kamu'' sambung ibu lagi Erwin yang melihat Alicia di omelin ibu mertuanya ia segera menengahi.
'' Enggak kok bu, Aku yang buat dia kesal, Dia juga selalu hormat ko sama Aku kok bu, tenang saja, pokoknya putri ibu itu the best lah buat Aku, Terima kasih sudah melahirkan Alicia Bu '' ucap Erein yang membuat semua orang terharu.
'' Hubby i loved You'' ucap Alicia sambil memeluk suaminya.
''i love you to my wife'' balas Erwin.
'' ibu senang sekali liat kalian berdua, Chika terus kapan kamu Nyusul Alicia '' ucap ibu.
''ah ibu, nanti yah di bahasnya, sekarang kita urus ni bumil dulu, kalo bahas terus kapan kita jalan nya ke rumah sakit?'' uca Cikha.
'' ooo iya yah, Ya sudah kita cepat sudah bereskan semua nya? tanya ibu
'' iya bu sudah sekarang kita tinggal jalan saja'' jaqab Erwin
'' Baikalah kalau gitu Ayo kita jalan'' ucap ibu.
__ADS_1
Dan akhirnya mereka semua berangkat ke rumah sakit.
bersambung.....