Empat Bayi Kembarku

Empat Bayi Kembarku
MOBIL GOYANG


__ADS_3

'' bibi, tas tanganku apa bibi bawa ?''


'' bawa Ini Nyonya.''


'' syukurlah kalau bibi bawa'' gumamnya dalam hati, karena di dalam tas tanga Alicia ada buku tabungannya.


'' Bibi bisa tidak tolong belikan aku- aku air mineral di kantin bawah'' ucap Alicia dengan ragu


'' bisa Nyonya tapi tidak ada yang menemani Nona di sini Apa nyonya tidak apa-apa, jika saya tinggalkan sendiri?'' ucap Bibi Ina.


'' tidak apa-apa bibi'' ucap Alicia. begitu Bibi Ina berjalan keluar, Alicia segera mencabut jarum dan selang infus yang sedang tertempel di tangannya ia sudah agak baikan kan. Iya berusaha mengumpulkan kekuatannya untuk berjalan keluar dari ruangan itu. beruntung semua pengawal yang menjaga keamanan untuk Alicia Semuanya ikut bersama Erwin dan Tuan Jacob.


hingga ia bisa berjalan dengan leluasa keluar dari ruangan itu.'' Maafkan aku Erwin aku terpaksa melakukan ini agar kamu bisa berpikir kamu boleh marah tapi jangan sampai kamu yang menghabiskan nyawa orang lain '' gumamnya.


sementara cara di depan ruangan ICU, Tuan John bersama Sarah, sedang berdebat hebat dengan Erwin dan Tuan Jacob, Ibu Sarah bahkan sudah berlutut, minta ampun tapi tak dihiraukan oleh Erwin dan Tuan Jacob.


'' John Aku tidak menyangka ternyata selama ini ini kau tahu penyebab istriku meninggal dan kau juga salah satunya. kau menyembunyikan pembunuh Mayang'' ucapkan Jacob dengan penuh amarah.


Erwin yang sedari tadi memegang pistolnya dan mengarahkan ke kepala ibu Sara.


'' aku mohon ampun aku tidak sengaja melakukannya dia mengejarku tak sengaja terdorong oleh tanganku'' ucap Sarah dengan Sudah menangis tersedu-sedu.


'' Erwin jaga emosimu biarkan ini urusan Ayah kamu Segera temani istrimu'' ucap Jacob kepada Erwin.


'' Toni membawa mereka, ke tempat bermain, Aku ingin bermain-main dengan mereka'' ucap Tuan Jacob kepada Tony. tempat bermain yang dimaksud adalah tempat dimana biasa Tuan Jacob memusnahkan setiap musuh-musuh mereka yaitu di ruangan bawah tanah milik Tuan Jacob.


dan akhirnya Tuan John dan ibu Sarah pun dibawa pergi ke ruang bawah tanah milik Tuan Jacob, sedangkan Erwin kembali ke ruangan Alicia.


di perjalanan menuju keruangan Erwin bertemu dengan Bibi Ina.


'' Bibi Ina kenapa Bibi di sini siapa yang menemani Alicia di ruangannya?'' Tanya Erwin kepada Bibi Ina yang baru saja keluar dari pintu lift menuju ke kantin.


'' maaf tuan saya disuruh Nyonya untuk membeli air mineral,'' jawab bibi Ina


'' bibi itu tidak mungkin Bibi tadi Pak Toni sudah membelikan 1 dus air mineral ini pasti akal-akalan nya dia agar bisa lari. karena dia marah kepadaku Bibi cepat naik ke atas pastikan di ruangannya, ada atau tidak aku akan menutup akses keluar dari depan sini'' Erwin yang menyadari kalau Alicia marah dengan perbuatannya langsung berpikir dengan cepat.


''aaahggggr, kau jangan macam-macam Alicia, GPS yang ku pasang di handphoneku dan Alicia'' gumamnya sendiri dan segera mengambil ponselnya mengecek posisi Alicia beruntung Alicia masih berada dekat Erwin.

__ADS_1


'' Oh jadi disitu kamu'' Erwin pun yang sengaja membiarkan kan Alicia bersembunyi di situ, dia memutar badannya ke arah lain. agar Alicia bisa keluar dari persembunyiannya


'' hah hampir saja ketahuan lebih baik aku segera keluar dari rumah sakit ini.'' gumamnya sendiri.


saat Alicia berlari mengendap-ngendap menuju ke pintu keluar rumah sakit.


''Haaap, dapat kamu'' Erwin langsung memeluk tubuh istrinya dan menggendong ala style bridal


''aaaaaaaaa Erwiiiiiiin'' Alicia yang terkejut karena tubuhnya melayang.


'' Oh jadi kau sudah ingin pulang Yank ayo kita pulang.'' ajak Erwin


''huuuft'', Dia pasrah dan membenamkan wajanya di dada suaminya, Alicia malu karena niat kaburnya untuk memberi pelajaran kepada suaminya ini gagal.


Erwin pun segera membawa Alicia masuk ke dalam mobilnya.


'' Kenapa sih ih ih Aku selalu gagal jika ingin lari dari Mu? kesel deh'' ucapnya sengaja.


'' langkahi dulu mayatku baru kamu bisa kabur'' ucap Erwin yang yang menatapnya dengan tajam


'' Heh jangan lihat aku seperti itu, kalau kamu lihat aku seperti itu matamu aku cungkil mau'' ucap Alicia yang tak mengalah dari Erwin.


'' Aaahh Yank, ini di mobil loh yank'' Ucap Alicia yang sudah mulai terbawa dengan perbuatan Erwin.


''diam dan nikmati'' jawaban Erwin pun tak di bantah oleh Alicia, karena dia tahu, ini hukuman yang sedang ia jalani.Erwin mulai mengkat dres Alicia dan mulai masuk kedalam membuka *** milik Alicia dan mulai mencari ASI seperti anak bayi


'' Aaah, Yank cukup dong entar di rumah Ajah, nggak Enak mobil entar goyang-goyang di kira gempa bumi lagi pak supir '' ucap Alicia yang akhirnya Erwin berhenti.


'' baiklah tapi sampai dirumah nggak ada Alasan'' ucap Erwin.


'' ingat dong istri masih lemah akibat perbuatan kamu'' ucap Alicia stenga menyindir.


'' hah, makanya jangan suka menjadi pahlawannya orang'' ucap Erwin yang sudah merapikan baju Alicia.


lalu membuka kaca mobilnya dan memanggil supir dan Bi ina yang sudah menunggu mereka sedari tadi.


Di perjalanan mereka berdua cuma diam baik Alicia maupun Erwin. merwka berdua sama-sama kesal dan Ego.

__ADS_1


'' Antar aku ke rumah Ibuku aku ingin istirahat disana'' ucap Alicia tiba-tiba.


''jalan ke Mansion pak''


'' ibu''


''mansion''


''ibu''


Bi ina dan pak supir pun menjadi bingung. Akhirnya supir mengerem mendadak, Spontan Erwin langsung memeluk istrinya.


'' aduhh pak Jono sama Erwin ni pengen aku lahirannya sekarang yah?'' ucap Alicia yang kesal


'' kok jadi aku yank? tanya Erwin


'' maaf tuan,nyonya, jadi kita harus kerumah yang mana?''


'' ke mansion '' pak ucap Erwin lagi yang tak di bantah oleh Alicia karena Dia sudah malas berdebat kalau pun di bantah juga Erwin tetap tidak mau mengalah. Dia beralih ke perutnya dan berbicara.


'' Anak-anak mommy, kalau udah lahir, jangan kaya daddy yah'' ucap Alicia yang di dengar oleh Erwin.


''iiih kamu jahat loh yank, kok ngomong gitu sih sama anak-anak''ucap Erwin.


''abisnya daddy tega sama mommy''ucap Alicia


'' iya maaf, Daddy salah'' ucap Erwin sambil memeluk istrinya.


'' besok yah baru kerumah ibu, ini udah jam 3 pagi loh yank''ucap Erwin,Alicia pun hanya menggaguk.


''oo iya ibu Sarah, paman Jhon dimana?''


'' itu udah urusannya Daddy'' jawab Erwin.


''Aku sedih loh yank, nggak tega aku, Apa lagi Rocky yang sedang dalam keadaan begitu, Aku juga bentar lagi jadi ibu,Aku juga perempuan'' ucapnya menangis dalam pelukan Erwin.


BERSAMBUNG

__ADS_1


MOHON TETAP LIKE, VOTE DAN DUKUNGANNYA.--


__ADS_2