
''Apa kau tidak pernah mencari tahu bagaimana kondisi mertuaMu? menantu seperti apa kau?, Asal Kamu tahu ayah mertuaMu juga sedang sakit Apa Kau tega membiarkan IstriMu itu tak melihat ayahnya" kata Tuan Relvin.
'' Memangnya tapi tahu dari mana kalau Ayahnya Damar sedang dalam sakit?'' kata Kevin kepada ayahnya.
'' Apa kau lupa Siapa ayah?'' ucapan Relvin kepada putranya,
''jadi apakah kamu bisa kembali kesana paling tidak untuk beberapa bulan sampai kondisinya aman.'' sambungnya lagi.
''Baiklah, tapi Izinkan Aku berbicara kepada istriku dulu'' Kata kevin ke AyahNya.
''Tentu, kevin silahkan kau bicarakan dulu dengan istrimu, Istrimu boleh tinggal jika kau takut bahaya terhadap istri dan anakMu'' kata Tuan Relvin.
kevin pun hanya mengangguk dan Ayahnya pun mengajak ia keluar dari ruangan kerja itu untuk bertemu dengan menantu dan cucunya.
__ADS_1
"Dimana cucuku Davina kenapa tidak kedengaran suaranya?'' tanya Tuan Relvin yang mengagetkan kedua wanita itu yang sedang memasak di dapur.
"Huus, berisik itu Davina sedang Bobo di kursi" jawab istrinya.
"sayang, bisa ke taman di depan sebentar aku ingin berbicara kepadaMu'' kata Kevin.
"pergilah sayang, biar ibu yang menyiapkan makanan.'' kata ibu Novi.
"Iya bu, aku tinggal sebentar yah'' kata Damar. Kevin dan Damar pun menuju ke taman yang berada di depan rumah Tuan Relvin.
"Begini, saya tadi ayah katakan kalau perusahaan yang di Negara I ada masalah dan Ayah meminta aku yang harus menangani hingga beberapa bulan kedepan di perusahaan tersebut, jadi aku harus kembali kesana, Apa kamu mau ikut bersama ku atau kamu mau tinggal disini bersama dengan ayah dan ibu, nanti setiap bulan aku akan pulang untuk melihatmu dan Davina'' Ucap kevin.
Damar, yang mendengarkan kata-kata Kevin pun hanay Diam."Sayang kalau kamu tidak mau, aku akan bicara kepada Ayah agar mencari orang lain saja'' sambung kevin lagi.
__ADS_1
"Jangan sayang, ayah sudah mempercayakan kepadaMu jadi kamu pergi saja, biar aku dan Davina di sini'' kata Damar.
"Apa kamu tidak ingin ikut?, sebenarnya aku sangat senang jika kamu mau ikut, karena kamu bisa pergi melihat Ayah dan ibuMu, tadi ayah memberitahukan kepadaku kalau kondisi ayahMu tidak dalam keadaan baik sayang'' ucap Kevin sambil memeluk pinggang istrinya dari belakang.
"Aku sudah tau kalau kondisi ayah tidak baik-baik bibi yang dulu membantuku semalam mengirimi aku pesan, tapi aku pikir itu hanya akal -akalan saja agar kita kembali" ucap Damar.
''Tidak sayang itu, memang betul, ayahmu sedang sakit, orang suruhan ayah yang memberikan info'' ucap Kevin kepada Damar.
'' baiklah sayang aku akan ikut bersamamu ke negara I, Kapan kita akan berangkat?'' tanya Damar kepada suaminya.
'' secepatnya kata ayah, kita urus surat-surat kelengkapan kita dulu untuk berangkat ke ke sana, tapi aku ingin Davina tinggal dulu di sini, sampai kita ke sana kalau keadaan betul-betul aman baru kita datang menjemput Davina'' kata Kevin kepada Damar.
'' Iya aku juga setuju, dia kan dekat sama oma dan Opanya jadi biarkan dia tinggal di sini bersama Oma dan Opanya jika memang betul aman di sana baru kita datang menjemput dia, Aku tidak ingin sesuatu hal yang buruk terjadi pada anak kita'' ucap Damar.
__ADS_1
bersambung