
''Haah ni dokter kenapa yah telpon-telpon lagi''
'' halo dokter ada apa yah?? jawab cikha
'' halo swèety ,, lagi buat apa??''
'' hahh sudah gila apa nih orang udah mau merid juga'' gumam nya dalam hati
karena kesal dengan cara bicaranya dokter rai ,,cikha mematikan ponselnya...
'' ah buat kesel aja ni orang... ''
saat hendak mau tidur.. ponselnya berdering lagi namun kali ini yang telpon,, Dony..
'' ada apa lagi sih telpon terus'' jawab ketus cikha
'' hummm maksud kamu??''
tersadar suara berbeda dia cepat mengecek layar ponselnya..
''aduuhh maaf tadi aku kira orang iseng yang nelpon''
'' oowh,, aku cuma mau bilang besok,, aku yang jemput kalian sekeluarga.. jadi tunggu saja di rumah,.''
'' baiklah ,, trimakasih ''
matahari pagi pun terbit dengan cerah..
di rumah Alicia mau pun erwin,, semua tengah sibuk menyambut hari bahagia ini....
tak terkecuali sang pemilik acara hari ini...
di gereja yang jauh dari keramaian juga terlihat beberapa pastorial gereja,, yang sibuk mempersiapkan untuk acara sakral ini,, sudah ada pencatatan sipil dan beberapa pengawal yang berjaga....
'' sayang cream pegal kamu mana biar aku yang pegang...''
alicia yang baru selesai mandi pun jadi greget pengen deh lakban mulutnya erwin,, sedari bangun yang di tanya cream pegal
'' sayang urusin terus tu cream pegal,, heran deh dari pagi sibuk nyari tu cream,,''
'' iya habisnya kalau kamu kecapean kan kaki mu kejang jadi kalo berjaga-jaga kan gak apa-apa''
'' kenapa nggak sekalian aja bawa ambulance win''
'' kalau kamu mau boleh sayang''
'' jangan di buat heboh yah sayang,, awas aja''
'' jam berapa win kita jalan??,, aku mau makan dulu,, laper''
'' mau makan apa aku ambilin,,''
'' apa saja sayang yang penting perutku ke isi..,, laper banget,, padahal baru aja makan tadi''
'' bagus dong berarti babby -babby nafsu makannya udah mulai bagus,, ''
setelah beberapa saat erwin datang dengan nampan..
'' ayo makan biar aku yang suap,,''
sambil erwin menyuap alicia,, mereka berbincang-bincang .
''Tuhan tu baik yah win,,untung deddy yang aku tolong itu deddy kamu kalau gak kita nggak bakal ketemuan sampe sekarang''
'' kalau yang aku tolongin itu deddy nya pria tampan yang lain gimana yah win?? kalau tiba-tiba dia ngajak nikah kaya kamu gini'' rancau alicia mengandai-andai
__ADS_1
'' aku pastikan hidup pria itu mati di makan buaya''
'' kan kamu nggak tau mana mungkin,, ''
''sekali lagi kamu bicara seperti itu,aku benar-benar akan menghukummu,, malam ini''
akhirnya alicia pun diam tak melanjutkan kata-katanya,
dan makanan yangbdi suapberwin pun juga sudah sselesai.. dan alicia melanjutkan merias wajahnya,,
'' sayang sudah selesai... apa deddy sudah siap??''
'' ayo kita kebawah kalau begitu''
saat mereka turun ,, nampak tuan jacob sudah bersiap,,
'' kalau sudah siap ayo jalan,, dony dan yang lainnya sudah menunggu disana..''
'' iya ded..''
saat hendak jalan tiba-tiba satpam melapor,,
''permisi tuan,,di depan tuan jhon bersama istri dan anak nya ingin bertemu dengan anda''
'' bilang ke mereka aku tidak ingin di ganggu''
''ayo kita pergi ikut gerbang belakang aku tidak ingin jika pernikahan kalian terganggu oleh orang -orang yang tak penting '' ajak tuan jacob
satpam pun kembali ke depan
'' maaf tuan,, tuan jacob tak ingin di ganggu''
'' baiklah ''
'' apa aku bilang,, dia tidak ingin bertemu dengan kita, kalian ngotot mau ketemu'' kesal tuan jhon
'' si tua bangka itu pasti akan mengalah jika anaknya yang meminta''
'' sudah lah kamu jangan mempermalukan dirimu,, kau tahu sendiri,, Erwin itu pintar dia tidak akan mudah terjebak,, jadi jangan kau buat ulah''
saat mereka hendak jalan terlihat,,mobil Tuan jacob,, yang di ikuti oleh 4 mobil,, dari gerabang belakang,,
''suami ku ada apa dengan saudara tirimu itu kenapa sampai 6 mobil yang mengikuti,, apa ada masalah penting...''
'' entahlah''
'' ayo kita ikuti ayah siapa tau kita dapat info penting''
akhirnya mereka pun mengikuti... mereka menjaga jarak agar tidak di ketahui... hingga akhirnya,, Tuan jacob pun memasuki sebuah gang...
''mau kemana mereka,,bukankah ini jalan menuju gereja tua,, yang pernah Jac..menikah,, ada apa mereka kesini...'' gumamnya dalam hati
'' kita parkir mobil disini saja,, sepertinya mobil-mobil itu adalah pengawal jacob,kalian harus berhati-hati mereka bisa mematahkan tangan kalian'' seru tuan jhon
mereka pun turun dari arah kejauhan terlihat erwin menggenggam tangan alicia,,
'' heii tunggu siapa wanita yang bersama erwin itu,, apakah itu damar??,, tapi sepertinya bukan,, gayanya saja kampungan,,siapa yang mau menikah ?'' seru Sarah istri tuan jhon
'' hah kau lihat suamiku mereka benar-benar tak menganggapmu ada''
'' kalau keponakanku yang menikah bagus lah,, aku senang jika dia sudah menemukan wanita pilihannya... sudah lah ayo kita pulang,,'' jawabnya
'' Aku ingin disini'' jawab Sarah
'' terserah kau jika terjadi sesuatu jangan salahkan aku'' tegas Jhon,, iya pun pergi meninggalkan ibu dan anak itu,, rasa kecewa dalam dirinya tentu ada biar bagaimanapun mereka masih bersaudara,, tapi dia memahami kenapa sampai kakak tirinya sampai membenci dirinya.
__ADS_1
sementara di halaman gereja..
'' apa kau sudah siap sayang jangan gugup yah...''tanya erwin yang melihat raut wajah alicia gugup..
alicia hanya mengangguk..
'' erwin kita masuk,, biar alicia di dampingi oleh ayahnya''
ayah cikha juga sudah terlihat gagah dan rapi,,menyambut tangan alicia
'' ayah terimakasih'' lirih alicia
'' sudah lah sudah seharusnya ayah mendapingimu,, mengantar,, sampai altar,,'' ucap ayah Dion
'' jangan menangis alicia nanti kamu jelek didepan'' kata cikha yang melihat pelupuk mata alicia yang sudah mulai berair.
'' kamu tuuuh dasar...'' ketus alicia
'' anak ibu,, selamatnya,, ibu sangat senang ,, ''
'' trimakasih bu''
'' ayo.. nak.. '' ayah Dion mengajak
erwin yang melihat alicia melangkah masuk kedalam,, meneteskan airmatanya
''Terimakasih Tuhan aku sangat berterimah kasih'' gumamnya dalam hati..
Dony yang melihat Erwin pun,, segera menghampiri dan memberikan saputangan
begitu alicia sampai di altar Ayah Dion menyerahkan alicia ke tangan Erwin,,
'' Aku serahkan Dia kepadamu,, cintailah Dia,sayangi Dia,,jangan pernah Kau sakiti,,''
Alicia pun tak dapat membendung airmatanya,,
dan Erwin pun menyeka airmata Alicia,,
'' Trimakasih Ayah,'' lirih Alicia
''Terimakasih Ayah Dion,, aku akan menjaga,,mencintai,, dan menyayangi Alicia seumur hidupKu''
pendeta pun memulai prosesi pernikahan,, pernikahan berjalan dengan lancar,, semua yang ada di dalam ruangan itu,, turut menyaksikan yah walaupun cuma keluarga inti dan para pengawal... yang berjumlah 30 orang..sedang memantau baik di luar mau pun di dalam setiap pintu masuk mau pun jendela..
dan akhirnya mereka sah menjadi sepasang suami istri...
'' apa kau bahagia sayangku??'' tanya Erwin
'' hmm iya''
sementara di depan ibu sarah mencoba menerobos masuk,,
''Sayang ada masalah apa ??''
'' entahlah sayang''
terdengar suara penjaga berteriak,
''Penyusup'' kata penjaga yang lain...
''Ada apa ini ?? tanya tuan jacob
'' maaf tuan Nyonya sarah bersama putranya menerobos masuk tuan''
Bersambung.....
__ADS_1
teman-teman maaf untuk hari ini aku updatenya agak telat
harap suport nya teman-teman Trimakasih karena sudah menyempatkan baca karyaku...