Empat Bayi Kembarku

Empat Bayi Kembarku
BUCIN


__ADS_3

'' baiklah jika sampai aku menelpon lagi istriku tidak menjawab maka aku akan pulang dan kamu yang urus meeting''Tegas Erwin.


''tidak bisa karena Bos karena klien ini tidak mau mau diwakili''Jelas dony.


saat di telpon alicia tetap tidak mengangkat telponnya,membuat Erwin frustasi,''aaaaaggghhhh, baiklah Dony. Akhirnya Erwin dan Dony pun menujut ruang meeting.


#######


Ditempat lain tepatnya dirumah Tuan Roy..


gubraaaak... Tuan Roy mendorong pintu kamar Damar dengan penuh Emosi.. '' kamu memang tidak tau diuntung''


Plaak.. plaaak.. Damar mendapat tamparan di pipi kiri dan kanan.


''ampun Ayah''kata Damar..dengan terbata-bata


Tuan Roy yang penuh emosi pun tetap menghajar Damar menggunakan ikat pinggang Ibu Bibi dan ibu Lisa yang mendengar suara, tangisan Damar pun berlari menuju kamar, ''Sudah jangan kau pukul lagi, kau mau buat anakmu Mati apa''.. amarah ibu Lisa.


'' kau tau tidak,semua gagal sudah. Bahkan Erwin sudah Menikah,Dan Istrinya sedang mengandung''jelas tuan Roy.


''Benarkah, lalu kenapa mereka merahasiakan,apa mereka ingin menjebak kita??' tanya bu Lisa


''hah... sekarang kita harus lakukan apa'' bingung tuan Roy


''sudah lah nanti kita pikirkan'' bu lisa menenangkan tuan Roy. Bibi kau tolong urus Damar. dan mereka berdua meninggalkan Damar.


''Non,mari bibi bantu'' kata bibi sambil membawa Damar ke tempat tidur. Damar yang melihat Ayah dan Ibunya telah menjauh Dia memberanikan diri untuk meminta pertolongan bibi karena selama ini bibi lah yang memperhatikannya. '' bibi bisa tolong Aku'' tanya Damar.


'' apa non?'' damar pun mulai membisikan permintaannya.


'' tapi Non,nanti kalau tuan tau bagaimana''


'' bibi aku mohon'' lirih Damar dengan penuh kesedihan.


''baiklah Non''jawab bibi dengan berat


########


sementara di rumah Cikha.


Alicia yang melihat ponselnya berdering malas menjawabnya, dan dia cuma melihat saja.

__ADS_1


'' sayang ponselmu dari tadi bunyi kok nggak dijawab? tanya ibu pada Alicia.


''orang iseng bu'' jawab Alicia


''oooh ya sudah, ayo makan nih ibu buatkan kamu sup ayam '' jawab ibu sambil menyiapkan di meja makan. '' Terima kasih bu.. ibu tau aja kalo aku lagi pengen makan sup buatan ibu'' jawab alicia yang terlihat kembali bersemangat.


Dari arah pintu terdengar suara cempreng, siapa lagi kalo bukan chika.


''ibu........ ibu......''teeriak chika.. ibu yang mendengarkan teriakan cikha langsung menghampiri...


''sayang kamu lanjut gih makannya'' kata ibu alicia pun menganggukan kepalanya.


''Ada apa nak kok kamu teriak-teriak'' tanya ibu yang bingung denga cikha yang lagi senyum-senyum.


'' Enggak kok Bu Aku kan kangen'' jawab sambil menghamburkan pelukannya ke ibu, yang membuat ibu tambah bingung karena baru 3 jam Chika berangkat kerja.


'' kamu ini aneh-aneh saja bukannya baru berangkat kerja tadi belum juga sampai terus kamu kenapa pulang apa ada yang ketinggalan? balas ibu dengan lembut.


'' Oh ini Bu aku pulang lebih awal karena besok aku mau berangkat tugas temani atasan aku'' jawab Chika.


'' oh ya masuk di dalam ada Alicia Kamu tolong temani, Dia sedang makan, Ibu mau ke kamar dulu'' jawab Chika.


'' hiiiiiiiis,udah deh gak usah goda-goda segala cepat nyusul biar ngerasain..''balas Alicia ke cikha.


''mau sama siapa coba,pacar aja nggak punya''jawab cika


'' sama Dony lah'' balas alicia.


''bumil kalo ngomong suka asal deh...''balas cika


alicia pun tertawa


''hehehehehehe ,eeeeehh..... tapi kok tumben udah pulang jam segini??tanya alicia


'' oooh itu pak Angga minta aku temani ke kota x katanya aku yang waktu itu temani jadi harus aku lagi yang temani''jelas cikha


'' tapi nggak kamu sendiri kan, Aku nggak mau kejadian kaya aku terulang lagi ke kamu aku sayang banget sama kamu''lirih Alicia dengan tulus.


'' iya bumilku sayang,aku nggak sendirian kok ada Lusi dan yang lainya''


''kita ke kamar saja istirahat yuk'' ajak cikha

__ADS_1


'' iya sabar,aku beresin ini'' jawab Alicia, setelah membersihkan alicia dan cikha pun menuju ke kamar.


sementara di tempat lain tepatnya di Kantor Erwin


sedari tadi Erwin gelisah, karena Alicia tisak merespon sama sekali pesan mau pun telpon.Erwin mengecek posisinya masi di rumah ibu.


''apa Dia lagi marah kepadaku sampai tidak mau menjawab telpon ku'' gumamnya dalam hati Dony yang melihat bosnya tidak fokus akhirnya menyenggol tangannya dan berbisik. '' maaf bos anda harus fokus''.


'' Maaf tuan Juan saya ada urusan keluarga yang perlu saya selesaikan, tidak mengurangi rasa hormat saya, saya utus Asisten saya untuk mewakili saya, permisi'' Dony yang mendengengar perkataan Erwin pun menelan ludah kasar,


''hah dasar bucin'' gumamnya dalam Hati. Dony pun melanjutkan dan Erwin langsung berlari keluar.


''pak jalan kerumah mertua saya'' titah Erwin ke supirnya.


supir langsung mejalankan kendaraannya. di perjalanan tak lupa Erwin membelikan buah-buahan dan Bunga khusus untuk alicia. setiba Erwin di rumah cikha.. ibu yang sedang menyiapkan makan siang


'' Siang bu'' tegur Erwin kepada ibu.''eeh kamu nak ayo masuk'' erwin pun masuk dan menaruh buah-buahan di meja. Dia tidak melihat Alicia cuma ada cikha dan ibu.


'' Alicia dimana yah bu'' tanya Erwin.


'' kayanya Dia lagi istirahat deh kamarnya, kha kamu antarkan Nak Erwin ke kamar cikha''


cika pun menuruti, '' iya bu,Mari kak..'' Erwin pun mengikuti Cikha.'' kak ini kamarnya'' tunjuk cikha pada sebuah kamar


'' terima kasih cikha'' jawab Erwin dan cikha kembali ke dapur untuk membantu ibu. Erwin pun mengetuk pintu


tok..tok...tok.. karena tidak ada jawaban dari dalam akhirnya Erwin membuka pintu kamar dan ternyata benar wanita yang membuatnya gelisah itu sedang tertidur, dia mengangkat ponsel yang Alicia gunakan untuk memutar musik untuk Janin yang ada di perutnya.


''huuum,maaf yah Yank, buat kamu kecewa '' lirihnya pelan sambil mengelus kepalanya, Dia pun melepas sepatunya dan dan menaiki tempat tidur, sambil mengelus dengan lembut perut Alicia. tak lama pun ia ikut tertidur.


Alicia yamg merasa berat di bagian perutnya pun menjadi kaget ''huuuum ko bisa tidur disini yank'' lirihnya pelan sambil membalikan tubuhnya menghadap Erwin,dan mencium wajah Erwin, cup, cup,cup,cup.


Erwin yang merasa sedang di cium pun akhirnya terbangun dan bingung '' maaf yah tadi aku nggak turutin kemauan kamu'' lirih Erwin.


'' iyah sudah, aku udah maafin kamu kok Yank, aku juga nggak tau kenapa tiba-tiba aja pengen jalan-jalan'' jawab Alicia.


''ya sudah kalau begitu kita jalan-jalan sekarang'' ajak Erwin


''aku udah nggak pengen lagi sayang'' jawab alicia


beraambung......

__ADS_1


__ADS_2