
''oke baiklah sayang, hari ini juga ada beberapa ajudan yang mengikutimu,, mereka akan mengawasimu dari kejauhan, jangan keluar sebelum aku jemput kamu nanti ya sayang''
''apa ?? aku rasa ini terlalu berlebihan sayang'' jawab Alicia
'' Jangan membantah Aku tidak mau Sesuatu terjadi pada kamu dan anak-anak kita, apalagi Auntie Sarah sudah mengetahui pernikahan kita, aku takut dia akan berbuat nekat kepada kamu, jadi jangan membantah'' tegas Erwin namun lembut.
'' baiklah kalau begitu'' jawab Alicia. Mereka pun melanjutkan sarapannya dan setelah selesai mereka berangkat.. di perjalanan Erwin menyerahkan sebuah handphone untuk Alicia'' sayang yang ini ponsel baru mu yang lama Simpan Saja, di sini sudah tertera nomorku dan semua nomor-nomor ajudan. dan jangan pernah mematikan tanda gps-nya.'' Alicia hanya menatap bingung Erwin dan menerima ponsel itu tanpa bertanya dan membantah lagi.
Sesampai mereka di rumah tuan Jacob ternyata ada tamu dan tamu itu adalah Ayah dari Damar yaitu Tuan Roy.'' sudah sampai Ayo kita masuk Sayang aku ingin membicarakan sesuatu hal dengan daddy''
'' iya'' Alicia pun turun dan mengikuti Erwin dari belakang '' sepertinya ada tamu Ayo kita masuk'' Betapa terkejutnya Erwin melihat Tuan Roy sedang meminta agar Erwin segarah menikahi Damar, begitupun juga Alicia.
'' aku memohon kepadaMu sahabatku segera nikahkanlah anak-anak kita, aku kasihan dengan putriku dia depresi hingga ingin bunuh diri'' bohong Tuan Roy kepada Tuan Jacob. Tuan Jacob hanya diam tak mengeluarkan sepatah kata pun.'' Apa yang kau pikirkan lagi, anak kita saling mencintai dan bahkan sekarang putriku sedang mengandung cucumu''sambungnya lagi.
erwin pun menjadi emosi mendengar perkataan perkataan dari tuan roy, akhirnya mengeluarkan suara yang sejak tadi ia tahan Iya mau mendengar apa yang akan dikatakan dari tuan Roy.
''cihhk,apa aku tidak salah dengar tuan, katamu putrimu sedang mengandung anakku. sedangkan aku tidak pernah menyentuh tubuhnya,asal anda tahu tuan aku sudah menikah dan istriku sedang mengandung anakku, tegas erwin.
mendengar perkataan Erwin Tuan Roy malah tertawa terbahak-bahak'' hahaha hahaha, tidak usah bercanda calon menantu ku'' jawab tuan Roy.
''cihhhk, jangan sebut aku dengan calon menantu, kau lihat wanita yang ada di sampingku ini dia adalah istriku dan dia sedang mengandung darah dagingku, kenapa anda tidak bertanya kepada putri anda siapa ayah dari bayi yang dia kandung.'' tegas Erwin.
''Jack apakah benar yang di katakan oleh putramu ini,benarkah dia sudah menikah dan benarkah wanita ini adalah istrinya?pertanyaan beruntun Tuan Roy untuk tuan Jacob.
'' yah benar Putraku sudah menikah'' jawab singkat tuan Jacob.mendengar hal itu tuan Roy pun menjadi marah, dan berkata.'' jadi kalian telah membohongi aku dan putriku, dan kamu Erwin Dirga jadi selama ini kau telah menduakan anakku, Ciiihk... ternyata kau laki-laki brengsek'' tegasnya.
__ADS_1
''Asal anda dengar Tuan Roy Putrimu itulah yangbtelah mendukanku, jauh sebelum aku mengenal istriku,bahkan Aku mempunyai bukti CCTV dimana anakMu itu sedang memadu kasihnya''.Tegas Erwin yang semakin geram dengan pria paru baya ini.
mendengar perkataan Erwin Tuan Roy pun tak berkata lagi, dan Dia memilih pergi meninggalkan kediaman Tuan Jacob,saat ia hendak keluar Erwin berkata ''tunggu ''tuan Roy pun berhenti, '' biarkan putri anda memilih kebahagiannya sendiri''Ucap Erwin.Dan Tuan Roy pun pergi..
'' ada apa kau kemari Erwin? kau hampir membuat ku Masuk rumah sakit lagi'' kesal tuan Jacob. '' maafkan Aku sebenarnya ingin memberikan bukti tentang perbuatan Damar, tapi ternyata ayah sudah lebih dahulu kemari'' jawab Erwin.
''hummmm, aku lega ternyata putraku ini benar-benar tidak membuang benihnya kepada sembarangan wanita'' kata tuan jacob. '' aaah Dad jangan bahas itu lagi Dad'' pinta Erwin.
'' Dadd Apakah sudah makan'' tanya Alicia.'' sudah nak'' jawab tuan Jacob.'' Win kalau saja Mommy masih hidup pasti dia akan senang sekali apalagi sebentar lagi, cucuku akan hadir, Sabtu ini jika kau tidak sibuk ajaklah Alicia kita pergi ke makam mommy bersama'' gumam tuan Jacob.
''iya dad, kalau begitu kami pergi dulu'' kata Erwin.
''baiklah hati-hati kalian'' seru tuan jacob.
''yank jang aneh-aneh nya aku udah mau ke kantor 1 jam lagi ada meeting'' kata Erwin.
Alicia yang mendengarkan kata dari Erwin pun hanya membalas.. ''hummm'',
dan tak lama pun mereka sampai dirumah cikha.''Ya sudah sayang aku nggak masuk lagi yah, salam ibu dan ayah''kata Erwin.Alicia pun tidak menjawab karena rasa kesal dan langsung turun dari mobil saat Erwin ingin mengecup kepalanya.
Dan langsung masuk kedalam rumah yang kebetulan pintunya terbuka disana ibu sedang menonton tv.
''pagi bu..'' sapa alicia. ibu yang mendengar suara Alicia pun langsung Menoleh. '' sayang, apakau datang sendiri?''
'' tidak bu tadi di antar sama Erwin, Dia hanya menitip salam karena harus buru-buru ke kantor'' jelas Alicia
__ADS_1
''ooo, ya sudah ayo duduk kalau kamu mau istirahat ke kamar kamu saja, Ayah dan ibu sengaja menyiapkan kamar untuk kamu kalau-kalau kamu datang menginap disini''
''Wah terima kasih bu,, ngomong-ngomong Cikha dan ayah dimana bu kok sepi??''
'' mereka sudah pergi bekerja nak, bagaimana kandungan kamu'' tanya ibu.
''semuanya sehat bu''jawab alicia
Sementar Erwin yang di perjalanan bingung dengan sikap Alicia '' apa salahku, Kenapa dia bersikap begitu,aaah pusing'' gumamnya.
pak supir yang melihat Erwin pun menjadi heran dengan Tuannya ini.
Setiba dikantor, Dony yang sudah nenunggu pun heran sepertinya bosnya ini sedang kacau otaknya. '' haaah kan mereka baru menikah masa ia tampang bosnya ini begini atau jangan-jangan bos tidak dapat jatah yah semalam''isi otak Dony yang mulai berpikir keras.
''maaf Bos apa anda punya masalah'' tanya Dony pada Erwin yang sedang menelpon Alicia tapi tak di jawab membuat erwin mengacak-ngacak rambutnya.
''Dony...coba kau cari karyawan di kantor ini yang sudah menikah dan sudah pernah Hamil, bawa dia kehadapanku sekarang'' titah Erwin, tapi 10 menit lagi kita akan meeting,selesai meeting baru aku mencari yah''.
'' baiklah kau handle meeting, aku yang mencĂ rinya'' jawab Erwin
'' tidak bisa Bos,ini sudah menjadi tugasmu. jawab Dony.
'' baiklah jika sampai aku menelpon lagi istriku tidak menjawab maka aku akan pulang dan kamu yang urus meeting''Tegas Erwin.
Bersambung....
__ADS_1