Empat Bayi Kembarku

Empat Bayi Kembarku
EXTRA ADA MASALAH


__ADS_3

''sehat sayang, papa ada diruang kerjanya, Ayo kamu masuk, kita ngobrolnya di dalam saja'' Ajak ibu Novi ke Damar.


dan Damar pun mengangguk lalu berjalan mengikuti Ibu mertuanya masuk ke dalam rumah mereka, setelah sampai di dalam Damar pun memilih duduk di kursi sofa yang berada di ruangan keluarga tersebut, Ibu Novi sangat sayang kepada Damar, karena berkat Damar Kevin berubah sifatnya, Kevin yang suka ugal-ugalan maupun, bahkan kecanduan atas minuman-minuman beralkohol pun kini Kevin tak pernah lagi menyentuh benda-benda itu semenjak ia menikahi Damar.


''Mam, Davina mending kita taruh di kamar aja, kasihan nanti mama capek'' ucap Damar kepada Ibu mertuanya.


'' tidak apa-apa sayang mama masih kangen sama Davina'' balas Ibu Novi. setelah beberapa saat Kevin pun keluar dari toilet.


''Ma, papa di mana katanya ada yang pengen diobrolin sama aku'' tanya Kevin kepada ibunya.


'' kamu langsung saja ke ruang kerja Papa kamu dia sudah menunggumu di sana'' ucap ibu novi kepada putranya.


" Baiklah aku ke sana dulu temui papa'' kata kevin. Dan Kevin pun berjalan menuju ke ruang kerja ayahnya.


Tok...


Tok...

__ADS_1


Tok...


"Masuk" terdengar suara sapaan dari dalam ruangan tersebut.


"Papi" tegur Kevin.


"bagamana kabar kamu kev?'' tanya Tuan Relvin


"Baik Papi, Papi sendiri kabarnya bagaimana?''


''Papi juga sehat, begini Kev, tujuan Papi panggil kamu ke sini, karena ada masalah Yang kamu harus tangani'' kata tuan Relvin kepada putranya.


"Begini kev, Perusahaan kita yang Di Negara I sedang ada masalah, karena kamu yang pernah di sana cukup lama sana, kamu mengenal betul disana, jadi papi mau kamu ke sana Kev" Tanya Tuan Relvin.


"Apa Pi aku harus kesana?, papi tapi..." Kevin tak lagi melanjutkan pembicaraannya.''Bagaimana kalau Damar tau,Dan jika aku kesana harys bertemu dengan orang tuanya Damar'' Batin kevin.


Tuan Relvin yang melihat putranya seperti memikirkan sesuatu pun akhirnya memulai percakapan mereka lagi.

__ADS_1


"Kevin, Papi tahu apa yang sedang kamu pikirkan tapi ketabuilah Nak, Cobalah untuk memperbaiki hubunganMu dengan MertuaMu, Papi Yakin mereka pasti juga sudah merindukan istriMu, Biar bagaimana pun mereka adalah orang tua dari istriMu'' ucap Tuan Relvin Untuk Putranya.


"Tapi kevin takut, kalau Ayahnya Damar akan memisahkan kami Papi'' Kata Kevin yang cemas.


''Apa kau tidak pernah mencari tahu bagaimana kondisi mertuaMu? menantu seperti apa kau?, Asal Kamu tahu ayah mertuaMu juga sedang sakit Apa Kau tega membiarkan IstriMu itu tak melihat ayahnya" kata Tuan Relvin.


'' Memangnya tapi tahu dari mana kalau Ayahnya Damar sedang dalam sakit?'' kata Kevin kepada ayahnya.


bersambung


halo sahabat-sahabat ku mohon maaf ya untuk beberapa hari ini saya updatenya sedikit sekali karena lagi sibuk sekali


******dan kurang enak badan, mungkin karena cuaca akhirnya****** jarang update.


terima kasih karena telah menjadi pendukung setia novel ini mohon tetap like komen dan berikan saran kalian untuk saya agar saya bisa merubah setiap kesalahan yang ada dalam pengetikan saya ini.


Tampa kalian mungkin saya tidak jadi apa-apa

__ADS_1


untuk itu tetap selalu mendukung saya terima kasih banyak sekali lagi saya ucapkan Semoga sahabat-sahabat semua dalam keadaan sehat walafiat Terima kasih sekali lagi.


__ADS_2