
'' tidak bisa sayang, kamu harus makan kalau tidak Nanti kamu masuk angin bagaimana?, aku udah bilang aku nggak mau kalau kamu sakit, kalau kamu sakit terus anak-anak kamu bagaimana?, terus aku siapa yang ngurus nanti?'' ucap Erwin
'' Oh iya, anak-anak di mana sekarang Sayang?'' tanya Alicia.
'' mereka sudah beristirahat sayang'' ucap Erwin.
'' Ayo sekarang kita juga istirahat kalau tidak nanti kamu bisa sakit'' Ajak Erwin ke istrinya dan mereka pun beristirahat.
🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜
Setelah masa berkabung mereka selesai kini tiba saatnya acara pertunangan Cikha dan Doni.
''Sayang, Aku benar gugup buat acara besok'' kata Cikha.
'' sama sayang Aku juga, semoga besok semua berjalan dengan lancar dan tidak ada halangan'' ucap Doni
''kalian berdua sudah siap untuk besok?'' tanya Tuan Dion
''sudah Ayah'' jawab Chika.
'' baguslah kalau begitu kalau kalian sudah siap, Ayah berharap semoga nanti acara pertunangan sampai pernikahan kalian berjalan dengan lancar'' kata Tuan Dion.
''Amin...'' jawab kedua orang itu.
''Ya sudah kalau begitu sekarang kalian lebih baik kerumah Tuan Jacob karena beliau katanya ingin bertemu dengan kalian'' ucap Ayah Dion
'' Baiklah kalau begitu, kami kesana dulu'' ucap Doni dan Cikha pun lalu mengambil tasnya lalu mereka pun berjalan menuju mobil mereka.
di perjalanan mereka berdua asyik bercerita, sebelum mereka menuju ke rumah tuan Jacob, Karena perut mereka yang merasa lapar, mereka berdua berhenti di sebuah restoran untuk mengisi perut mereka.
di dalam restoran itu ternyata ada Angga bersama teman temannya. Angga yang melihat Cikha dari kejauhan, Angga sangat tertarik dengan Chika.
Ketika cikha ingin ke Toilet,kesempatan untuk angga.. untuk bertemu dengan Chika.
''sayang aku ke toilet yah '' kata Cikha ke Doni.
'' ia apa aku temani?'' tanya Doni
''tidak Usah biar aku sendiri''
__ADS_1
''ya sudah sana gih '' kata Doni
lalu Chika pun berjalan ke toilet, setelah ia masuk ke dalam toilet, saat ia keluar Tangannya ditarik oleh Angga mulutnya dibekap dan Angga membawa dia keluar lewat pintu belakang.Cikha menggigit tangan Angga sehingga angga bisa melepaska tangannya dari mulutnya.
''kamu lepasin kalau nggak aku teriak'' Kata Cikha
'' Oke aku lepas Tapi tolong kita berbicara sebentar'' kata Angga.
'' Baiklah silakan ngomong'' Cikha persilahkan Angga
'' Kenapa sih kamu, Aku tuh benar-benar cinta sama kamu aku benar-benar serius kepingin nikah sama kamu tapi kamu malah menolak aku dan menerima laki-laki itu, kamu masih ingat kan kan waktu awal kamu kerja di hotel, setiap kamu ada susah aku yang selalu ngebantu kamu, itu semua karena apa Karena aku cinta sama kamu, Kenapa sih kamu nggak pernah ngasih aku kesempatan sedikit saja, Oke aku akui sifat aku salah, aku yang suka main-main dengan perempuan ini, tapi asal kamu tahu aku enggak pernah menyentuh mereka mereka cuman jadi hiburannya aku saja cuman main-main itupun karena kamu tidak pernah menerima cintaku'' kata engga panjang lebar
'' tapi maaf aku nggak bisa Angga, aku udah mau tunangan dan udah mau nikah besok, dan aku mencintai Doni sangat sangat mencintai Doni''
'' nggak kamu bohong kamu nggak cinta sama dia, kalau kamu mencintai dia, kenapa baru sekarang kamu menikahi dia, waktu itu pertunangan kamu ditunda'' tuding Angga.
''itu karena aku, ingin mengenal calon suamiku lebih lagi,semakin lama aku semakin mencintai Doni'' kata Cikha.
Angga yang mendengar perkataan Cikha pun menjadi sangat kesal, dia ingin membungkam mulut Chika dengan ciuman Namun sayang tiba-tiba.
Bruuuukk....
''sayang kamu nggak apa?'' tanya Doni dan memeluk cikha dan membawa chika masuk kembali dalam Resto. saat mereka sampai di pintu Angga berteriak.
'' Ciiih, Ahhhhg, Kamu dengar Chika aku nggak akan biarkan kamu hidup bahagia bersama Dia'' Kecam Angga
'' Kamu lebih baik cari wanita lain saja Angga, aku tidak mencintai kamu'' ucap Cikha.
beberapa pelayan yang melihat kejadian itu pun segera membantu Angga. sementara Doni dan juga Chika masuk ke dalam dan mengambil tas mereka lalu pergi meninggalkan Resto itu.
di perjalanan, Chika yang ingin bertanya ke Doni bagaimana ia bisa tahu Angga membawa dia ke belakang.''' sayang, Bagaimana kau bisa tahu Angga membawaku ke belakang?'' tanya Chika dengan ragu.
'' tadi aku tidak sengaja melihat mu ditarik oleh Angga, saat aku ingin mengambil, menu tambahan yang aku pesan'' jawab Doni.
'' Berarti tadi kamu mendengarkan semua percakapan kami dari awal, Lalu kenapa tidak segera menolongku?'' kesal Cikha
'' Aku ingin melihat, dan mendengar Apa jawaban dari calon istriku ini, ternyata calon istriku ini aku tidak salah memilihnya, dan cintaku tidak bertepuk sebelah tangan'' ucap Downy yang membuat Chika malu-malu, hingga pipinya merona.
'' Ih kamu mulai gombal ya''
__ADS_1
'' Enggak kok aku serius, Terima kasih ya karena sudah memilihku untuk menjadi imammu.'' ucap Doni.
'' Aku yang berterima kasih, karena kamu memperjuangkan cintaku sayang'' Balas Cikha.
'' Mulai sekarang kamu harus hati-hati dengan Angga, karena sepertinya dia terlalu terobsesi denganmu, aku takut dia merencanakan sesuatu untukmu jadi berhati-hatilah''
''iya''
'' kalau perlu kamu lebih baik tidak usah kerja lagi, Biar aku saja yang bekerja, jika kita sudah menikah nanti, kamu lebih baik di rumah mengurus anak-anak saja nantinya kalau kita sudah punya anak''
'' nanti aku pikirkan ya''
''Baiklah kalau begitu'' ucap Doni. dan akhirnya mereka berdua pun tidak melanjutkan percakapan Mereka lagi.
Setelah beberapa menit perjalanan, mereka berdua tiba di rumahnya Tuan Jacob.
'' Selamat datang tuan Dan Nyonya'' sambut Bibi ana.
'' Terima kasih bibi, Ayah di mana?'' tanya Doni.
'' Tuan sedang berada di kamarnya'' jawab bibi.
'' apa Bibi bisa Tolong panggilkan?'' tanya Doni
'' tentu saja bisa, ajaklah calon istrimu itu masuk, Nyonya Alicia dan Tuan Erwin juga sedang di sini'' jawab Bibi ana.
'' Di mana mereka, Kenapa aku tidak mendengar suara keempat anak itu?'' tanya Doni
'' mereka sedang tidur. sedangkan Nyonya Alicia dan Tuan Erwin. sedang berada di taman belakang.
'' Baiklah terima kasih, Aku akan pergi menemui Erwin terlebih dahulu'' jawab Doni kepada Bibi ana.
'' baiklah, kalau begitu saya permisi dulu tuan'' Kata Bibi ana dan ia pun pergi menuju ke kamar tuan Jacob sedangkan, Doni dan Chika menuju ke taman belakang untuk bertemu dengan Alicia dan Erwin.
sesampainya mereka di taman belakang Betapa terkejutnya mereka mendapati pemandangan pasangan suami istri ini yang sedang berciuman.
''ehheem, eheeem'' Doni dan Chika tiba- tiba menjadi batuk melihat pemandangan itu.
Bersambung....
__ADS_1