
''Yank, kamu sudah menyiapkan kado untuk Doni dan Chika ?'' tanya Alicia.
''Sudah Yank, aku belikan mereka tiket untuk pergi bulan madu.'' ucap Erwin.
''Wahh, bagus itu, biar mereka cepat punya babby'' kata Alicia dengan girang.
''Amin, sayang...'' ucap Erwin.
########
di tempat lain tepatnya di sebuah apartemen, empat tahun sudah mereka hidup di luar negeri,
seorang anak kecil perempuan, sedang bersarapan bersama ayah dan ibunya.
semenjak Kevin dan Damar pergi ke negara x, mereka tidak pernah lagi berkomunikasi dengan keluarga damar, hingga pernikahan keduanyapun dilangsungkan tanpa kehadiran orang tua dari Damar.
'' sayang habis ini kita ke rumah Mami sama papi ya Soalnya Mami sama Papi mau bicara sesuatu sama kita'' kata kevin kepada istrinya.
__ADS_1
''Iya, sayang aku juga rindu sama mami'' Ucap Damar yang sedang menyuapi anak permpuannya. ''Open Your mouth swety'' ucapNy dengan lembut ke anak permpuannya yang bernama Davina Glenca Amir.
''I'm full mom'' Ucap Davina dengan wajah memelas.
''sudang sayang tidak usah lagi, kalau dia sudah keyang'' Ucap kevin yang melihat anaknya.
''Sayang Davina baru makan lima suapan, mana mungkin Ia keyang, kamu selalu saja ngikutin maunya Dia'' ucap Damar yang kesal dengan kevin yang selalu memanjakan anak mereka.
''Ya sudah sini biar aku yang suapin Davina kamu, sarapan terus siap-siap gih'' kata Kevin Yang bangun dari tempat duduknya lalu mengambil alih piring dan sendok untuk menyuapi putrinya.
mereka berdua memang tidak menggunakan jasa pengasuh karena Damar ingin merawat sendiri anaknya, Dan Kevin tidak percaya menitipkan anak di jaman sekarang.
''Come on, daddy's beautiful child, eat it, daddy will buy you a cute doll with a bun'' (Ayo anak papa yang cantik makan yah nanti ayah belikan boneka berbie yang lucu), ucap Ucap Kevin yang merayu putrinya agar makan. Kevin memang mempunyai cara tersendiri agar putrinya bisa makan, Damar yang mendengar cara Kevin seperti itu pun hanya mengeleng-gelengkan kepalanya.
seteleh selesai mereka sarapan kini mereka tengah bersiap ke rumah orang tua kevin.''Ayo jalan nanti'' ucap Damar, Kevin pun mengannguk dan meninggalkan apatermen mereka.
perjalan yang memakan waktu hampir 1 jam karena jaraknya lumayan jauh, akhirnya mereka tiba, di kediaman orang tuanya terlihat rumah nanmegah dan pemandangan yang cukup indah dengan hamparan padang di sekitar rumah.
__ADS_1
''sampe juga, akhirnya kasihan Davina, Dia pasti kecapean'' Ucap Damar sambil membuka sabuk pengaman dari tubuh putrinya, dan menggendong.
''Sayang aku masuk lebih dahulu mau ketoilet sudah tidak tahan'' ucap kevin.
''Iya'' jawab Damar, Dan kevin pun bergegas masuk kedalam rumah, Begitu tiba di pintu ibunya langsung membukan pintu dan kevin langsung nyelonong masuk kedalam.
''kamu kenapa Vin?mana anak sama istrimu?'' tanya ibu Novi namun tak jawab oleh kevin.
''Disini mah, Dia mau ketoilet'' Jawab Damar.
'Kemari, biar mama yang gendong Davina'' Ucap ibu Novi yang sudah mengulurkan tangannya untuk mengambil Davina.
''Mama apa kabar? Papa kemana?'' tanya Damar yang sambil mencium pipi ibu Novi.
''sehat sayang, papa ada diruang kerjanya, Ayo kamu masuk, kita ngobornya di dalam saja'' Ajak ibu Novi ke Damar
Halo sahabat tercinta terimakasih banyak karena selalu mendukung Author... maaf untuk beberapa hari ini up nya sedikt karena memang lagi ada sibuk sedikit.
__ADS_1
Terimakasi yang selalu like dan dukung Novel ini...