Eternal Black

Eternal Black
C.H 10 : Dark Past II


__ADS_3

"1 penderitaan tak cukup bagiku..."


semuanya terjadi terlalu cepat,"aku...tak mampu memahaminya sama sekali,sebenarnya dari mana TITIK AWAL KESLAHANNYA?!".


kenaikan kelas 8 atau 2 SMP tepat saat itu ibuku terbunuh.


2 Hari sebelum kejadian


terdengar pertengkaran antara Kedua orang Tua Evan."prang!!...". "kamu bilang apa tadi???...kamu bilang aku melakukan kesalahan Fatal?!! yang melakukan kesalahan fatal justru kamu Tuan Degrante !!".Bentak Nyonya Karen yang tak lain adalah Ibu Evan.


mendengar istrinya membentak terbesit dengan cepat dikepala tuan Degrante untuk menampar istrinya.


akan tetapi ia cepat cepat menghilangkan pikiran brengsek tersebut,dengan bijak tuan Degrante mengatakan agar istrinya tenang.


setelah keadaan mulai tenang Tuan Degrante


mulai bicara dengan baik baik "dengar sayang Cecilia mengadu kepada ku kalau kau yang mengambil Uang yang ada di ATM nya...apa benar?"


"Tidak !!.aku bersumpah aku tak pernah mengusik barang miliknya,setiap uang bulanan yang kau berikan bukankah sudah dibagi sama Rata ?! teganya kamu menuduhku!"


emosi dari Nyonya Karen benar benar tak terbendung,Evan yang melihatnya lantai 2 menjadi ketakutan.


dan secara tiba-tiba Cecilia menghampiri Ayah serta Ibu Evan yang sedang bertengkar. "sudah lah sayang hentikan ini semua tak kan ada maling yang mau mengaku" ucap Cecilia sinis kearah Karen.


mendengar hal itu Nyonya Karen tambah panas serta kesal.


"Cecilia !! tutup mulut busukmu itu aku tak pernah sekalipun mengambil Uang dari ATM milikmu !! dan jangan lupa Uang ku sudah lebih Banyak dari milikmu"

__ADS_1


Tuan Degrante akhirnya melerai perdebatan kedua Istrinya serta meminta maaf kepada Istrinya Karen karena menuduhnya tanpa bukti yang jelas.


dan akhirnya keributan tersebut terselesaikan


akan tetapi wajah Cecilia sangatlah marah terhadap Nyonya Karen.


1 HARI SEBELUM KEMATIAN NYONYA KAREN.


"Bu...besok disekolah adalah pembagian Rapot dan saat itu juga akan diadakan lomba"


Nyonya Karen yang sedang memasak berkata


"iya...,Lomba apa itu anakku?"


"Ibu tau? aku terpilih untuk mengikuti Lomba Catur !!"


"emmm...mungkin Sandwich bu,Oh !! telurnya dadarnya harus 2 ya"


(tersenyum) "Baiklahhhh"


________________________________________________


sementara itu di Kamar Nyonya Cecilia.


"Mommy...besok pembagian Rapot yawh"


"iya...Mommyh pasti datangkan mommyh kan cantik pasti temen temenku bakal terpesona semua"

__ADS_1


"kita pokoknya harus pakai pakaian couple okey mommyh.."


Cecilia berkata sembari melakukan perawatan wajah.


"hemmm...besok sudah pembagian Rapot ya??


apa kalian ber empat menjamin kalau kalian ada di peringkat puncak nantinya?"


"Mommyh tenang ajah kita gak akan kalah dari si anak manja Evan itu"


"Khansa,Mai,Chenny,Jenny apa kalian menjamin bahwa muka mama tak akan di permalukan disana nanti"


"tenang saja Mommy kami menjamin kok kalau kami ber 4 nantinya akan berurutan dalam Peringkat Nasional"


Mai mengangguk-angguk seraya berkata. "hem hem..disana juga dia akan di permalukan Mommy tau gak kalau Do terpilih dalam Lomba Catur antar Kelas?Disana Evan pun ikut loh..."


Cecilia sangat gembira mendengar hal itu


"benarkah sayang ?! kalian ini memang anak mami yang penuh kejutan".


"kalau begitu Mommy besok akan tampil paling Cantik untuk menyemangati anak laki-laki mamah yaitu Do".


_________


"hachiu...anjir hawanya tiba tiba dingin"


"woy Do jangan meleng nanti kehajar"

__ADS_1


bugh*


__ADS_2