
"aku... Evan... aku hidup dalam dendam yang kubuat sendiri sungguh menyedihkan...akan tetapi aku tak butuh belas kasihan Kalian !!"
...DARK PAST....
"tak perlu mengasihaniku mati saja kalian"~Evan~.
4 Tahun lalu sebelum sihir muncul di dunia ini
saat itu dengan kedua mata ku aku melihat kematian Ibuku sendiri.
Ayah ku memiliki 2 Istri yaitu Ibuku dan Istri keduanya yang bernama Cecilia,wanita murahan yang menjebak Ayahku agar menikahinya.
akan tetapi kejadian itu terjadi jauh sebelum aku terlahir mungkin ketika 5 Bulan aku dikandungan Ibuku.
Ibuku benar benar marah ketika mengetahui Ayahku berselingkuh dengan Cecilia dan menyedihkannya lagi ternyata Cecilia sudah melahirkan 2 Anak dari perselingkuhannya dengan Ayahku.
Ayahku yang merupakan pemilik perusahaan besar tak begitu khawatir dengan Skandalnya karena bagi dunia bisnis urusan pribadi tak ada hubungannya.
__ADS_1
dan entah bagaimana Cecilia pun akhirnya dinikahi oleh Ayahku,sejak saat itu dunia Ibuku hancur.
dan ketika aku berumur 7 Tahun aku baru menyadari kalau Ibuku tak pernah tersenyum.
dan aku pun berniat untuk membahagiakannya bagaimana pun caranya aku selalu bersaing dalam bidang apapun dengan anaknya Cecilia.
Mata pelajaran akademik aku berusaha sangat keras untuk melampaui ke Lima Saudara perempuan ku.
disaat mereka sekeluarga pergi berlibur aku belajar sangat keras aku pun juga berlatih Basket dan Sepak Bola.
tiket Liburan yang dibeli oleh Cecilia rupanya memang sudah diatur agar aku dan Ibuku tak bisa ikut pergi akan tetapi aku jalan sendiri membeli 1 tiket agar Ibuku bisa ikut berlibur.
alih-alih senang dengan liburan malahan Ibuku di tinggal di tempat itu oleh Ayah dan Cecilia serta ke 5 anaknya.
ketika mereka pulang tanpa Ibuku aku sangat khawatir dengan Ibuku aku sangat ketakutan saat itu dan aku pun memberanikan diri untuk meminta uang kepada Ayahku.
dengan senyuman Ayahku memberikan aku sejumlah uang yang aku minta kemudian aku membeli 3 tiket pulang pergi.
__ADS_1
dan malam pun tiba aku masih di dalam kereta
dan saat itu Ibuku ada di bangku Luar Kebun Binatang.
ketika aku sampai tempat itu sudah sepi aku menengok kekanan dan kekiri sudah tak ada orang saat itu aku menangis sesenggukan.
hatiku teriris bagaimana bisa Ayahku setega ini pada Ibu apa salahnya?kemudian seseorang menghampiri ku.
"Evan??...".ada suara yang memanggilku dari belakang itu adalah suara Ibuku dengan segera aku menyeka air mataku.
Ibu pun mendekapku di pelukannya dekapan hangat yang selama inj selalu kudambakan.
hangat nya kasih sayang Ibuku aku tak mampu membendung air mataku lagi tangisanku benar benar pecah di malam yang sunyi itu.
"Ibuuuuu!!! maafkan akuuu huuuhuhuuu... aku tak akan nakal lagi dan bertindak sok tau aku janji" tangisanku benar benar kencang sekali.
dan dengan 2 tiket yang kupunya kami bisa kembali pulang ke rumah,dan keesokan paginya aku baru tahu kalau Cecilia lah yang merencanakan semua ini.
__ADS_1
ia bilang kepada Ayahku kalau Ibuku Diana sudah pulang lebih dulu,Sungguh Biadab dan hal ini hanyalah bagian pembuka dari betapa biadabnya Cecilia terhadap Ibuku.
dan ketika aku menginjak kelas 8 SMP saat itu juga Ibuku meninggal Dunia,ya kalian tak salah baca Ibuku meninggal.