Everyone Is Number One

Everyone Is Number One
Bab 27.


__ADS_3

Sepekan sudah Adrian dan Daniella berlibur di Indonesia bersama dengan Gunawan dan Kelly khususnya di Jakarta untuk mengunjungi rumah orangtua Daniella dan rumah Mama kandungnya Adrian sendiri.


"Baiklah, untuk sisa hari liburan kita di Indonesia. Bagaimana kalau kita pergi ke Yogyakarta atau ke pulau Bali atau daerah yang lainnya?" usul Stephanie di hotel usai dua hari mereka kunjungi rumah Papa kandung Daniella kepada Daniella dan Adrian.


"Ya, boleh juga idemu itu, Stephanie." kata Kevin yang memang ingin kekasihnya tinggal lebih lama di Indonesia sebelum kekasihnya ini ikut kembali ke USA bersama Daniella.


"Dani, kau pilih ingin liburan ke daerah apa mulai besok hari? " tanya Adrian yang ingin istrinya ini bisa berlibur untuk menghilangkan rasa penat dengan pekerjaan mereka sebagai aktor dan aktris ternama di USA.


"Labuan bajo."jawab Daniella yang menunjukkan galeri foto kepulauan di Mangarai NTT kepada Adrian dengan senyuman ingin sekali pergi ke daerah tersebut.


" Oke, kita pergi ke sana."kata Adrian tersenyum senang melihat istrinya dan Stephanie saling tos satu sama lainnya usai mendengar dirinya setuju untuk berlibur ke Nusa Tenggara Timur.


"Pesan tiketnya sekarang juga supaya pesawat bisa langsung kita gunakan untuk kita semua bisa liburan ke Labuan bajo pada malam hari ini juga." kata Gunawan yang segera menghubungi pihak travel bandara soetta untuk memesan tiket pesawat kelas bisnis melalui hpnya.


Daniella mulai sibuk merapikan barang-barang ke kopernya di kamar hotel sesudah Gunawan telah mendapatkan tiket pesawat untuk mereka, dan Adrian pergi ke kamar mandi untuk mandi sebelum bersiap- siap ke bandara soetta.


"Stephanie, Aku akan membuat suprise untukmu nanti di tempat liburan kita." kata Kevin dengan senyuman misterius kepada Stephanie di depan pintu kamar hotel tempat menginap Daniella dan Adrian.


"Eh,apa yang ingin kau berikan kepadaku?" tanya Stephanie tersenyum sabar dan memahami isi hati kekasihnya ini.


"Rahasia." jawab Kevin mendekatkan bibirnya ke bibir Stephanie lalu mereka berciuman mesra di sana.

__ADS_1


Kelly merupakan satu-satunya orang yang tidak menyukai ide liburan lebih lama di Indonesia.Hal ini disebabkan karena gadis itu cemburu dengan Daniella istri dari Adrian pria yang dicintainya itu.


"Gunawan, apakah kamu tidak merasa bahwa Adrian tipe aktor yang kurang bertanggungjawab atas pekerjaannya sebagai aktor dengan ia lebih memilih untuk bepergian jauh selama ini tanpa memikirkan rekan setimnya yang sibuk dengan pekerjaan sebagai pemain film yang dibintangi oleh dirinya sendiri dan istrinya yang merupakan seorang aktris kontroversi di dunia showbiz? " tanya Kelly nada sarkastis kepada Gunawan di lobi hotel.


"Tidak, dia sudah mengerjakan tugasnya lebih dahulu sebelum orang lain mengerjakannya dan Ia sudah mengirimkan bagiannya secara online kepada pihak produksi film tersebut sebelum ia dan istrinya memutuskan untuk liburan bulan madu ke Indonesia selama dua minggu." jawab Gunawan nada tenang namun tajam kepada si gadis suka ikut campur itu.


"Ya, tapi semua orang di luar sana tidak tahu ia telah menikah dengan Daniella Rosalie si Ratu kontroversi dunia entertainment Hollywood. Ah, jika para fansnya tahu akan hal ini maka dia akan hancurkan semua usahanya yang sudah ia bangun selama bertahun-tahun ini." kata Kelly nada lebih tajam kepada Gunawan asisten dan teman baik dari Adrian Pedrosa Lucero.


Gunawan terdiam sejenak untuk memikirkan apa yang barusan di katakan oleh Kelly mengenai diri dan keputusan Adrian yang menikahi seorang aktris seperti Daniella. Sebelum Gunawan dapat membalas perkataan Kelly itu. Mereka melihat kedatangan Adrian bersama Daniella dan Kevin juga Stephanie dari arah sudut kanan yaitu lift ke arah mereka di lobi hotel.


"Ayolah kawan mari kita segera berangkat ke bandara." kata Daniella tersenyum ramah kepada keduanya yang segera menganggukkan kepala lalu mengikuti langkah mereka menuju ke pintu masuk hotel. Dimana mobil milik Kevin sudah di antarkan dari pihak hotel kepada mereka.


Di dalam perjalanan menuju ke bandara soetta, mereka terlihat bersenang-senang dengan asyik bernyanyi bersama dengan riang gembira dan mengobrol satu sama lainnya.


Kevin dan Stephanie sudah lebih dahulu masuk ke pesawat pribadi milik Adrian yang terparkir di lapangan terbang khusus untuk pesawat pribadi jet untuk menyiapkan barang-barang mereka di bagasi.


"Pilotnya juga ada. " kata Kevin terkagum-kagum melihat seorang pilot pribadi yang bekerja untuk melayani Adrian telah datang dengan seragam pilot profesional kepada mereka di pesawat.


"Selamat malam, Jerry." sapa Stephanie dengan senyuman ramah kepada pilot tersebut.


"Hai, Stephanie.Aku segera datang ke bandara soetta usai Aku mendapatkan WA dari Adrian yang ingin pergi ke Labuan bajo." kata Jerry yang menjabat tangan Kevin.

__ADS_1


"Kevin." sapa Kevin ramah memperkenalkan diri kepada Jerry.


"Ya, salam kenal dariku Jerry." kata Jerry dengan senyuman sopan dan bersahabat kepada Kevin sambil berjalan menuju ke tempatnya bekerja di bagian depan pesawat.


Daniella dan Adrian telah datang kembali kepada mereka di pesawat dengan membawa belanjaan mereka, dan Gunawan segera membantu bawa belanjaan mereka ke bagasi.


"Bagus, Aku sudah merasa lapar lagi nih." kata Stephanie yang cepat mengambil popmie rasa ayam bawang dan merebusnya di dispenser di dekat dapur pribadi di pesawat.


Kevin mengambil sebungkus roti rasa srikaya di tas belanjaan di tangan Adrian lalu memakannya dengan nikmat sambil menonton film di televisi di bangku penumpang yang ditempati oleh Kelly.


"Kelly, kau mau jajan apa?" Daniella dengan nada ramah menawarkan beberapa makanan ringan di kantong belanjaannya kepada Kelly.


"Chiki balls rasa jagung bakar dan softdrink." kata Kelly menerima kedua jajanan ini dari istri dari Adrian itu.


"Aku akan menemani Jerry di depan." kata Adrian nada lembut kepada Daniella sambil mengambil makanan ringannya lalu berjalan menuju ke arah kursi penumpang dekat pilot Jerry.


Gunawan sudah memejamkan sepasang mata untuk tidur selama pesawat menunggu giliran untuk terbang dari pihak bandara soetta dan di sisi kanannya ada Kelly yang asyik melihat-lihat awan malam di langit sambil makan jalanan.


"Kelly, kau harus mencari cara untuk kamu dapat memisahkan Adrian dan Daniella untuk karier dan masa depan pria yang kamu cintai itu dari kehancuran yang diciptakannya sendiri dengan ia menikahi seorang wanita tak layak untuk di cintainya seperti seorang Daniella itu." pikir Kelly.


Kelly menggenggam sebuah botol obat rahasia di dalam tas selempangnya dan tatapannya itu ditujukan pada Adrian yang duduk di samping pilot Jerry yang segera menerbangkan pesawat setelah mendapatkan informasi untuk terbang ke angkasa raya.

__ADS_1


Bersambung!!


__ADS_2