Everyone Is Number One

Everyone Is Number One
Bab 35.


__ADS_3

Lazio, Italia.


Mobil patroli berdatangan ke daerah kecelakaan di jalan menuju ke dalam kota tersebut untuk memantau keadaan lokasi mobil yang dikendarai oleh seorang aktor ternama yang terguling ke tepi jalan raya.


"Tuan muda Lucero,kami akan menyelidiki kasus penyerangan terhadap diri anda di jalan raya ini." kata pihak kepolisian daerah setempat kepada Adrian Pedrosa Lucero yang telah diamankan oleh tim medis karena aktor tampan itu terlihat pucat namun tak untungnya tidak terluka tembak oleh seorang penyerang gelap karena pemuda ini menggunakan baju rompi anti peluru yang berhasil melindunginya dengan baik.


"Ya,Pak Polisi.Saya akan menyerahkan kasus ini kepada Anda semua.Sekali lagi terimakasih atas waktunya dari anda semua."kata Adrian dengan senyuman sopan kepada polisi sebelum pergi dari lokasi tersebut dengan menggunakan mobil taksi yang melewati jalan raya itu.


Di dalam mobil taksi,Adrian mendapatkan pesan WA dari Gunawan yang memintanya pergi ke rumah duka untuk melayat kakak tirinya Bianca yang akan segera di makamkan.


" Ahhh, Selamat jalan Bianca semoga jiwamu di surga dapat bahagia di sisi Tuhan."doa Adrian.


Sesampainya Adrian di rumah duka.Ia memeluk Papa, Opa dan Mama tirinya yang duduk di sisi kanan peti jenazah Bianca sebelum Ia menaruh lilin yang menyala di pusara depan bingkai foto kakak tirinya itu.


"Adrian, darimana saja kamu ini?Kenapa kamu baru datang ke sini?" tanya Papanya nada keras.


" Maaaf, Pa. Aku dari menemui keluarga Lourdes untuk masalah kebahagiaan masa depan rumah tanggaku dengan Daniella istriku ini."jawab pria ini sambil menggandeng tangan istrinya dengan senyuman sopan kepada Papanya.


"Lalu bagaimana dengan hasilnya?" tanya Opa nada antusias dengan permasalahan yang saat ini sedang dihadapi oleh Adrian.


"Sukses besar, Opa." jawab Adrian yang menatap bangga pada kemampuannya sendiri.

__ADS_1


"Syukurlah, Cucuku.Lalu apa yang akan kamu lakukan usai liburan di kota Lazio ini?" tanya Opa tanpa memedulikan ekspresi muka Mama tirinya yang masam karena mereka mengobrol dengan santai di tempat persemayaman Bianca.


"Aku dan Daniella akan mengadakan jumpa pers se internasional untuk mengumumkan hubungan kami kepada publik dunia lalu kami berdua akan mengundurkan diri dari dunia showbiz kami untuk selamanya." jawab Adrian nada tegas dan memandang lembut istrinya yang mengangguk setuju dengannya.


"Baguslah,Adrian.Opa akan selalu mendukung apapun pilihan hidupmu." kata Opa memeluknya dengan senyuman kasih sayang.


Gunawan tersenyum melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah Adrian dan Daniella setelah mereka menghadiri upacara pemakaman Bianca dan pamit kepada keluarga Lucero untuk mereka semua dapat kembali ke San Francisco's.


"Aku sudah mengatur jadwal jumpa pers untuk kalian berdua di ruang auditorium kantor pusat manajemen artis kalian.Dimana akan hadir para wartawan baik wartawan lokal maupun nasional dan internasional juga fans kalian disana."kata Stephanie dengan senyuman mendukung artis kesayangannya bisa hidup bahagia dengan pria yang dicintai oleh artisnya itu.


"Baik, terimakasih Stephanie." kata Adrian dan Daniella secara bersamaan dengan senyuman tulus kepada Stephanie.


"Wah, dia telah ketahuan hamil diluar nikah sama Ronaldo dan berniat untuk menggugurkan janin dengan minum obat berbahaya bagi dirinya dan janinnya sendiri." kata Daniella membaca berita tersebut dengan alisnya karena terkejut dengan kabar mengenai saingannya di dunia showbiz di layar iPad milik Gunawan di dalam mobil milik suaminya sendiri di dalam perjalanan menuju ke bandara.


"Aku tidak tertarik dengan berita konyol Thalia dan Ronaldo. Aku sedang menunggu berita lain." Kata Adrian nada acuh tak acuh pada iPad milik asistennya itu sambil menikmati pemandangan alam di luar jendela mobilnya.


"Ohya berita apakah yang sedang kau tunggu itu, Adrian?" tanya Daniella merangkul lengannya di samping kanannya dengan senyuman manja.


"Sabarlah nanti juga kau akan tahu."jawab Adrian dengan senyuman misterius sekali kepada istri cantiknya di sampingnya ini.


Lalu kabar yang sedang dinantikan oleh Adrian pun tiba ketika mereka menunggu jadwal dari pesawat pribadi mereka bisa landing dari pihak bandara internasional kota Lazio.

__ADS_1


" Lourdes mantan tunanganmu masuk penjara karena kasus penyerangan terhadap dirimu pada malam hari di hari sebelum pemakaman Bianca dan mengakibatkan saham keluarganya anjlok drastis dan keluarga Lucero berhasil bebas dari tuntutan hukum yang berkaitan dengan keluarga mantan tunanganmu itu."kata Daniella dengan senyuman bahagia membaca berita hebat itu.


"Ya,istriku sayang." kata Adrian yang membalas ciuman istrinya dengan kelembutannya.


Di sisi kanan pesawat pribadi ada Gunawan dan Stephanie yang duduk berdampingan dan saling berciuman mesra tanpa seorangpun yang dapat mengganggu kesenangan mereka berdua.


"Stephanie, Aku janji untuk menikahi kamu usai urusan mereka selesai." kata Gunawan dengan senyuman bahagia karena pernyataan cintanya kepada Stephanie telah berhasil bahkan gadis itu menerimanya sebagai kekasih hati gadis imut dan ramah ini.


"Ya, Gunawan.Aku percaya kamu sepenuh hati Aku yang terdalam." kata Stephanie nada halus kepada Gunawan yang merangkul pinggangnya dengan sikap seorang pria sejati.


Hari yang cerah dan dinantikan oleh Adrian dan Daniella akhirnya tiba.Mereka berdua duduk di depan jutaan lampu blitz kamera wartawan dan para fans mereka dengan senyuman tenang.


"Kami berdua di depan Anda sekalian para tamu undangan yang hadir di acara ini dengan satu tujuan untuk mengumumkan bahwa kami berdua telah menikah dan menjadi suami-istri sejak tiga bulan yang lalu secara rahasia untuk menjaga keharmonisan hubungan kami dengan para fans kami dan perusahaan manajemen artis kami." kata Adrian nada tegas memperlihatkan cincin pernikahannya dengan Daniella kepada semua wartawan dan fans yang hadir di acara tersebut secara live sehingga medsos internasional pun dapat menyaksikan mereka.


"Adrian dan Daniella.. Kami semua menyayangi kalian dan akan selalu mendukung karir kalian sampai kapanpun karena kalian berdua adalah idola kami untuk selamanya..Karena itulah kami mohon kalian tidak mundur dari dunia showbiz kalian.. Kami mencintai kalian berdua...." kata para fans mereka yang ternyata memberikan dukungan yang sangat besar terhadap mereka.


"Meskipun kami berdua memiliki kehidupan yang diluar dugaan kalian?" tanya Adrian terharu lihat betapa para fans mendoakan kebahagiaan yang dipilihnya dengan Daniella.


"Ya, kami semua mendukung pilihan terbaik yang kau inginkan dan kami percaya bahwa Daniella adalah wanita yang sempurna untukmu.Intinya kami menyayangimu juga menyayangi Daniella istrimu."jawab para fans dengan senyuman yang sangat membahagiakan hati Adrian dan Daniella yang menangis bahagia mendapatkan doa dan dukungan dari semua orang yang mencintai dan menyayang mereka semenjak mereka kecil dan menjalin kehidupan sebagai artis cilik.


____________________TAMAT____________________

__ADS_1


__ADS_2