Everyone Is Number One

Everyone Is Number One
Bab 28.


__ADS_3

Adrian dan Daniella menghabiskan waktu liburan bulan madu mereka bersama dengan teman- teman mereka di Labuan bajo, pulau komodo dan pulau Ampat selama sepekan lamanya.Di sana mereka bersenang-senang sampai nyaris lupa waktu untuk pulang ke USA untuk menjalani kehidupan mereka sebagai selebriti terbaik di sana.


"Daniella,besok kita akan mulai bekerja sebagai aktor dan aktris pemain film yang sedang kita jalani bersama untuk kemajuan karier dan dunia yang membesarkan nama kita berdua." kata Adrian ketika mereka sampai di rumah mereka di kota San Francisco pada akhir bulan Agustus.


"Ya, dan kita akan berakting dengan baik untuk melindungi privasi kita masing-masing didepan semua orang di sana." kata Daniella sambil jalan melewati pintu utama lalu masuk ke ruangan di dalam rumah mereka.


"Dani, jauh lebih aman untukmu adalah tidak ada di rumah ini bersamaku supaya kita berdua bisa merahasiakan pernikahan kita ini." kata Adrian di pintu menuju ke kamar.


"Ehh, apakah kau ingin kita tidak tinggal bersama di rumah yang sama?" tanya Daniella terkejut mendengar ucapan suaminya ini.


"Ya, sampai film kita berakhir dan meraih sukses besar barulah kita ungkapkan rahasia kita pada dunia." jawab Adrian yang menaruh lengan di tiang pintu kamar sambil menatap istrinya.


"Oh, oke. Aku juga akan menjaga diriku supaya aku tidak hamil anakmu dengan cepat untuk kita bisa merahasiakan hubungan kita kepada dunia termasuk orangtuamu kan? " ucap Daniella nada sarkastis kepada suaminya sambil membalikkan badannya untuk keluar dari rumah suaminya.


Adrian membiarkan istrinya pergi dari rumahnya namun ia tetap memberikan bodyguard untuk menjaga istrinya yang akan tinggal di rumah lain di kawasan perumahan yang berbeda dengan tempat tinggalnya namun kotanya sama.


"Adrian, ada email masuk dari temanmu." kata Gunawan datang dari dapur ke pintu kamar tidur Adrian.


"Ya, terimakasih Gunawan." jawab Adrian yang langsung mengaktfikan laptopnya di meja dekat tempat tidurnya sambil berjalan ke kamar mandi dan menikmati waktu mandinya dengan santai.


Di rumah yang lain. Daniella duduk di kursi teras balkon kamarnya sambil menatap rembulan di malam hari dengan hati pedih sekali karena ia harus berpisah dengan suaminya untuk kebaikan mereka berdua sebagai selebriti terbaik dunia.

__ADS_1


"Dani, apakah kau sudah minum pil KB untuk kau dapat mencegah kehamilan cepat sepulangnya kau dari liburan bulan madu bersama suamimu si angkuh Adrian?" tanya Stephanie sahabat dan juga asisten pribadinya dari jendela kamarnya.


"Sudah.Terimakasih kau sudah mengingatkanku dengan baik, kasan." jawab Daniella tersenyum untuk menyembunyikan perasaan hatinya sambil menengok kepada Stephanie.


"Ya, sama-sama juga kawan." kata Stephanie yang menjulurkan kelima jari tangan kanannya ke depan sepasang mata Daniella untuk gadis itu bisa memamerkan cincin berlian pemberian dari pacarnya yang bernama Kevin kepada gadis sahabatnya itu yang terbelalak melihat kilauan cincin tersebut.


"Wah, kapan si Kevin melamarmu?" tanya gadis cantik rambut panjang warna hitam dan tubuh seksi ini dengan senyuman manis kepada gadis rambut panjang pirang yang selalu dikuncir satu ekor kuda.


"Kemarin di acara snorkling di pulau Ampat.Dia memberiku cincin berlian ini dan memintaku untuk menikah dengannya segera setelah film mu dan Adrian berakhir dengan sukses." jawab Stephanie tersenyum bahagia di depan Daniella.


"Wahhh.. Bagus sekali.. Aku suka gayanya dalam menembak kamu, kawan." kata Daniella yang langsung memberikan pelukan bahagia dan juga hangat kepada Stephanie.


Stephanie tertawa bahagia bersama sahabatnya di teras balkon kamar tidur sahabatnya sambil melihat pemandangan malam hari di kota yang sangat fenomenal ini.


Adrian yang merupakan seorang yang baik hati dan penyayang sahabat segera datang ke rumah Kelly dan membantu gadis itu membawa ayah gadis itu ke rumah sakit.


"Adrian, aku sangat takut kehilangan Papaku.." kata Kelly memeluk Adrian untuk menenangkan diri dengan menangis.


"Jangan khawatir karena Papamu akan baik- baik saja karena di dalam sana sudah ada dokter spesialis jantung terbaik untuk merawat dan juga mengobatinya." kata Adrian dengan suara yang begitu lembut dan menenangkan hati Kelly.


Lalu, disaat seperti itulah seorang paparazi yang sangat cerdas telah memotret keduanya yang sedang berpelukan di Koridor rumah sakit lalu paparazi ini memposting berita yang langsung heboh di seluruh medsos.

__ADS_1


"Lihat ada berita mengenai hubungan asmara rahasia antara aktor Adrian Pedrosa Lucero dan aktris pendatang baru Kelly Rowland yang telah dilihat oleh seseorang sedang berpelukan di Koridor rumah sakit daerah ini juga...! "


"Wahh..Adrian baik banget menghibur Kelly yang ayahnya sedang sakit!"


"Mereka berdua cocok banget untuk jadi kekasih paling fenomenal di dunia showbiz...! "


Berbagai komentar postingan tersebut menaikan pamor Kelly Rowland di mata dunia dan juga film yang dibintangi oleh Adrian dan Daniella pun ikut melesat dengan cepat ke ranking nomor satu di box office dunia sampai sejumlah produser film berebutan untuk Adrian dan Kelly bisa tampil bersama di film berikutnya.


"Bagaimana bisa cewek itu mengalahkanku?" tanya Thalia nada tak percaya saat membaca berita tersebut di hpnya saat ia akan syuting film bersama aktor lainnya di film yang sama.


"Aku tak peduli dengan siapa Adrian pacaran.. " kata Ronaldo gembira sekali.


"Hei.. Kau merasa senang karena kamu akan ada peluang untuk dapatkan Daniella kan?" sindiran Cecilia kepada Ronaldo di ruang istirahat untuk hari berikutnya di lokasi syuting.


"Nah, itu kau tahu,Nona pintar." kata Ronaldo di dekat meja kerja tim editing film sambil makan siang berupa burger dan sebotol softdrink dingin dan memperhatikan Daniella berakting dengan Adrian melalui layar kamera sutradara mereka.


Daniella yang mengetahui berita tersebut tetap bersikap profesional untuk membuktikan bahwa ia adalah aktris terbaik yang tidak akan pernah bisa terpengaruh dengan berita apapun yang menyangkut diri pasangan di filmnya.


"Sayangku, coba kau pakai alat pelampung yang ku berikan padamu." kata Adrian yang berperan sebagai pasangan di filmnya di atas kapal laut palsu.


Mereka sedang berakting di sebuah kolam yang sangat besar seakan-akan mereka berada di kapal laut yang terombang-ambing oleh badai di lautan besar. Daniella di haruskan melompat ke air kolam untuk menyelamatkan diri sebelum kapal laut karam. Sedangkan Adrian di haruskan menjaga Daniella untuk memastikan Daniella dapat selamat dari serangan maut dari musuh mereka yang menyerang mereka dari kapal laut lainnya.

__ADS_1


Bersambung!!


__ADS_2