Fatimeh

Fatimeh
{Fatimeh} Episode 20. Sis Alana


__ADS_3

"Halo girls! How are you?" mereka bertiga terkejut saat mendengar suara tersebut.


Ketiganya langsung melongok lebar saat melihat seorang pria bergaya wanita muncul dari depan sana dan tengah menatap ke arah mereka.


Maesaroh dan Mira pun bangkit dari duduknya, mereka berdua tampak tersenyum lebar menyambut kehadiran waria tersebut.


"Hah? Sis Alana??" ucap mereka bersamaan.


"Ahaha, iya dong cin, ini eyke. Do you miss me guys?" ujar waria bernama Alana itu.


"Aaaaa we miss you so much...!!" teriak mereka.


Ketiganya pun berpelukan disana melepas kerinduan diantara mereka, tampak Mae dan Mira memang sangat merindukan waria itu.


Sementara Sahira masih terduduk bingung di tempatnya, ia memegangi keningnya seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.


"Itu bencong? Kok bisa sih ada bencong disini?" gumam Fatimeh dengan suara pelan.


Mae dan Mira melepas pelukan mereka, menatap wajah Alana dengan senyum lebar di wajah masing-masing.


"Wah kamu makin cantik aja sis! Setelah sekian lama gak muncul, aku pikir kamu udah gak bakal datang kesini lagi. Eh ternyata aku salah, kamu datang dan bikin kita berdua kaget banget." ucap Maesaroh.


"Pasti dong eyke datang! Kan tempat ini udah seperti rumah buat ai," ucap Alana.


"Yaudah, kita duduk dulu yuk sis! Tuh disana juga ada anak baru, kamu harus kenalan sama dia!" ucap Mira.


"Betul tuh!" sahut Maesaroh.


"Umm, dia cantik sih. Tapi, tetap aja lebih cantikan ai kemana-mana." ujar Alana.


"Hahaha, itu mah jelas sih!" ujar Mira.


Mereka pun berjalan mendekati Fatimeh, Mira dan Mae memiliki inisiatif untuk mengenalkan Fatimeh dengan Alana.


"Fatimeh, kamu kenalan gih sama sis Alana! Dia orangnya asik loh, baik lagi." ucap Mae.


"Sis Alana? Dia siapa kak?" tanya Fatimeh.


"Heh! Ai ini Alana, you bisa panggil ai sis Alana." ucap Alana sembari mengulurkan tangannya.


Mae pun memberi kode pada Fatimeh untuk meraih tangan Alana, Fatimeh langsung melakukan itu dengan perlahan-lahan.


"Aku Fatimeh, salam kenal ya sis Alana!" ucap Fatimeh gugup.


"Iya iya iya, you gak perlu tegang gitu lah! Santai aja kalau sama ai!" ucap Alana.

__ADS_1


Alana pun menarik lengan Fatimeh dan memeluknya erat sambil mengusap punggung gadis itu.


"Mulai sekarang, you juga kawan ai!" ucap Alana.


"Eee iya.." ucap Fatimeh pelan.


"Eh ya, kalian pada tahu gak dimana mas Aldy?" tanya Alana pada gadis-gadis itu.


"Hah? Mas Aldy? Emangnya kenapa?" ujar Mae.


"Ai dipanggil kesini sama dia," ucap Alana.


"Ohh, tadi sih mas Aldy emang datang kesini bareng sama Tina. Mungkin mereka lagi enak-enak di dalam, tunggu aja dulu!" ucap Maesaroh.


"Ah kebiasaan tuh cowok! Sukanya main perempuan terus, gak takut burungnya mleyot apa?" ujar Alana.


"Hahaha, yaudah kamu duduk aja dulu disitu sambil nunggu mas Aldy datang!" ucap Maesaroh.


"Okelah!" ucap Alana menurut.


Alana kini duduk di bangku, diikuti oleh yang lainnya juga. Namun, Fatimeh masih tetap berdiri mengamati waria tersebut dengan tatapan bingung sekaligus heran.


"Heh! You ngapa ngeliatin ai kayak gitu? Naksir you sama ai?" ujar Alana.


"Hah? Enggak, gak ada." elak Fatimeh.


"Nah itu dia orangnya, udah selesai enak-enak nya ha?" celetuk Alana.


"Apaan sih? Ngada-ngada aja pertanyaannya!" ujar Aldy malu-malu.


"Terus, ngapain you minta ai kesini?" tanya Alana.


"Gue pengen lu dandanin Tina, supaya dia bisa lebih terlihat cantik dan segar. Gue pengen dia disukai banyak pelanggan lagi seperti dulu, bisa kan lu?" jelas Aldy.


"Oh tentu bisa, percayakan aja semuanya sama ai! Dengan sentuhan tangan ai yang cucok ini, pasti Tina bakalan jadi superstar!" ucap Alana.


"Bagus deh!" ucap Aldy tersenyum lebar.


Aldy sempat melirik sekilas ke arah Fatimeh, jujur ia ingin menghampiri wanita itu dan bicara dengannya, tapi saat ini kondisinya sedang tak memungkinkan.




Disaat Alana sedang merias Tina di kamarnya, Fatimeh pun mendekati teman-temannya untuk bertanya mengenai Alana.

__ADS_1


"Kak, aku mau tanya deh soal Alana." ucap Fatimeh.


"Hah? Tanya tentang apa? Kamu suka sama Alana?" ujar Maesaroh.


"Enggak lah kak, bukan itu. Aku bingung, sebenarnya Alana itu siapa sih? Dia kok gayanya kayak bencong gitu ya? Terus, namanya juga kayak cewek. Sebenarnya dia itu cowok atau cewek sih?" tanya Fatimeh penasaran.


"Nah ini dia nih, aku juga bingung jawabnya, takut salah jawab." ujar Maesaroh.


"Emangnya kenapa gitu kak? Apa karena Alana itu cowok berpenampilan cewek?" ucap Fatimeh.


"Eee udah ya Meh, kamu gausah bahas Alana lagi! Kalau dia dengar kita lagi ngomongin dia, nanti dia bisa marah loh!" ujar Maesaroh.


"Loh kenapa marah? Apa salahnya emang kalo kita omongin dia? Lagian aku tuh cuma penasaran aja, soalnya aku belum pernah lihat laki-laki model begitu." ucap Fatimeh.


"Iya Meh, udah ya kamu jangan omongin Alana terus! Kalau ada yang pengen kamu tau, tanyain aja langsung ke dia nanti!" ucap Maesaroh.


"Duh, gak berani ah nanti takut dimarahin sama dia. Kelihatannya dia galak banget, buktinya kak Mae aja sampe takut gitu." ujar Fatimeh.


"Gak kok, Alana itu orangnya baik dan lembut. Tapi, kalau dia udah marah, beuh seremnya bukan main!" ucap Maesaroh.


"Hooh, jiwa kelelakiannya auto muncul!" sahut Mira.


"Hahaha, lucu banget deh. Aku jadi penasaran, gimana ya cerita awalnya Alana bisa jadi kayak gitu?" ucap Fatimeh.


"Waktu itu sih dia pernah cerita soal masa lalunya, emang katanya tuh dia terinspirasi buat jadi wanita sejak dia masih kecil." ucap Maesaroh.


"Ohh, itu sih namanya cita-cita yang gak kesampaian ya kak?" ujar Fatimeh.


"Hahaha, udah udah jangan bahas dia lagi ah! Takut nanti orangnya dengar terus ngamuk ke kita!" ucap Maesaroh.


"Iya kak," ucap Fatimeh menurut.


Tak lama kemudian, Dans sang manager pun muncul menghampiri ketiga wanita itu.


"Hey hey hey! Kalian ngapain malah pada ngobrol disini? Bukannya kerja, ayo cepat kerja biar cepet kaya!" ujar Dans.


"Gimana mau kerja sih mas? Clubnya aja masih tutup begini, siapa yang mau kita godain coba? Mas Dans?" ujar Maesaroh.


"Yeh sembarangan aja kamu! Saya mah udah gak mempan digodain sama kalian bertiga! Justru saya ini datang kesini, ya mau kasih pekerjaan buat kalian. Kebetulan barusan ada yang hubungi saya, dia mau sewa kamu Fatimeh, sama kamu juga Mae. Orangnya udah transfer dp ke rekening saya, jadi kalian langsung berangkat gih sana!" ucap Dans.


"Siap mas!" ucap Fatimeh dan Maesaroh bersamaan.


"Yah sendirian deh.." keluh Mira saat ditinggal oleh kedua sahabatnya.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2