Future In My Life

Future In My Life
mainan baru


__ADS_3

"ell... cepetan"ajak Aruna


" bentar lagi, sabar" ucap ell yang asik memoles bedak di wajahnya


Aruna dan ell berencana mencari kembali album tersebut, mereka akan mendatangi apartemen Zee


"ell, lama amat sih!"kesal Aruna


"sabar, ketemu calon CEO harus perfect"ucap ell yang berputar-putar di depan kaca


"gimana gaya gue kece kan?" tanya ell


siang ini ell menggunakan rok mini jeans berpadukan tanktop hitam dan jaket jeans yang membalut tubuhnya dengan rambut yang di gerai sementara Aruna memakai celana jeans dan dalaman kaos, cardigan berwarna biru langit sepatu casual, dan tas selempang berwarna hitam serta rambut yang diikat semakin menambah pesona Aruna


"ah lama" Aruna pun langsung meninggalkan ell


"ehhh, tunggu" ell berlari mengejar Aruna


"na, naik apa?"tanya ell pada Aruna


"ya naik taksi lah, mau naik apa lagi?pak Ujang kan belum pulang dari kampung, emang Lo bisa nyetir?tanya Aruna pada ell


"lama-lama belajar juga gue nyetir mobil,kalo gini ceritanya"kesal ell


"sok berani, palingan juga nabrak pohon lagi"ledek Aruna meremehkan


"Lo nggak percaya gue berani na?oke gue bakal buktiin, papa pasti ngijinin gue belajar nyetir lagi"optimis ell


diruang tamu mereka berpapasan dengan ana sang bunda


"eh anak-anak bunda mau kemana ni?udah pada rapi gini?" tanya ana tersenyum


"ini kan weekend bun, ya pergi hankout lah, iya kan runa?" jawab ell


"iya, bunda mau ikut?"


"nggak usah, kalian aja bunda udah tua,nggak cocok keluar jalan-jalan"


"kata siapa bundanya kita tua?masih cantik gini"goda Aruna dan ell lalu memeluk ana hangat


tinn...tin


terdengar suara klakson mobil....


"kayaknya taksi nya udah datang, ayok ell" ajak Aruna


"ya udah kita pamit dulu bunda" ujar ell dan Aruna lalu mencium pipi dan tangan sang bunda


"hati-hati ya" pesan ana


"siap bunda"kompak Aruna dan ell yang membuat ana tersenyum hangat


ditempat lain......


diruang coo(chief operating officer), ya Zee menjabat sebagai coo di Klaus group


brakkkk......berkas teronggok dilantai


"jelaskan! apa ini?" Zee menggebrak meja dengan keras


"mengapa laporannya sehancur ini?siapa yang merekap?"wajah Zee penuh amarah


"m...aa..af tu...an saya yang me..rekap la..poran itu se..Suai data yang saya dapat" ucap seorang karyawan wanita bersuara dengan menundukkan kepala, dia adalah seorang karyawan data entry yang diminta untuk menyerahkan rekap data perusahaan pada zee


Zee menghela nafas


"periksa dengan teliti laporan dan semua data itu!"perintah Zee


dan berlalu keluar dan diikuti oleh sekretaris AL


"dimana dia AL?"tanya Zee datar sembari berjalan menuju lift ke ruangan nya

__ADS_1


"tuan Sean sedang bersama nona Monica tuan"


ditempat lain .....


Aruna dan ell pun Sampai di apartemen Zee


"na ini apartemen nya?"seriusan? gila lu ma bisa tidur semalam di sini"ucap ell menatap kagum aparat mewah tersebut


"norak!, yuk tanya satpam dulu" ucap Aruna dan melongos pergi


"ishh, runa tunggu!" teriak ell


"pak permisi," ucap Aruna sopan


"eh, iya ada apa ya neng?" tanya satpam tersebut


"eh maaf, Tuan Zee nya ada?"


"aduh, kalo tuan Zee udah pergi ke kantor sejak pagi tadi, sekarang belum pulang non"


"ha? ke kantor bukannya ini weekend?ngapain kekantor?bapak jangan bohong ya!" ell emosi


"tuan memang ke kantor non"


Aruna pun langsung meremas tangan ell


"biasa aja!" bisik Aruna


"aww, sakit!"


"ya udah kalau gitu kita permisi pak, makasih""sopan Aruna


"ngapain sih tu tuan arogan ke kantor weekend!" kesal Aruna


"terus gimana lagi, pulang?"tanya ell


"ya nggak lah, kita kekantor"


"Lo seriusan na?panas!" kesal ell


"tungguin!" kesal ell dan berlari mengejar Aruna


"Lo udah pesan taksi belum?"tanya ell


"nggak usah di peaan, tu"tunjuk Aruna pada taksi yang berada di sebrang jalan menurunkan penumpang


"taksi!" panggil Aruna


mereka pun berlalu menaiki taksi kekantor Klaus group


setibanya di pusat klaus group....


lagi-lagi ell dibuat terpana


"na!, ini apa? ahhh, mau kerja disini!"rengek ell menatap keindahan bangunan pencakar langit tersebut


"ell, jangan buat malu!, gaya Lo kaya artis tingkah Lo malu-maluin!" bisik Aruna kesal


"ya, habisnya indah banget!, lebih indah memiliki nya kalo sama pemiliknya langsung"


"maksudnya Lo mau tuan Jefferson? tanya Aruna menahan tawa


"ishh, bukan itu tapi anaknya!" ucap ell menyikut lengan Aruna


"aw, ya Lo bilang pemiliknya kan?ya tuan Jefferson lah CEO Klaus group"


"ya kali gue lu jodohin sama bapak-bapak, beristri lagi" ucap ell ngambek


"becanda, ya nggak mungkin lah saudara gue sama bapak-bapak kan seleranya sekelas Shawn mendes"ledek Aruna


"ya udah, yok"ajak Aruna

__ADS_1


mereka pun dicegat oleh satpam....


"maaf ada keperluan apa?"tanya satpam tersebut


"ouhh, kita mau ketemu tuan zee" jawab Aruna


"apa kalian sebelumnya sudah membuat janji?"


"ee..memang belum, tapi saya kenal kok dengan tuan zee" ucap Aruna berharap bisa masuk dan langsung bertemu


"setiap orang yang ingin masuk, selalu mengatakan itu!" ucap satpam tersebut meninggalkan Aruna dan ell


"eh, pak ini penting!"teriak Aruna


"hah?, apa? maksudnya kita nipu gitu?ell mulai kesal


" udah na kita nunggu disitu"ell menunjuk sebuah cafe yang lumayan besar di depan perusahaan tersebut


"Lo yakin kita makan disana?kalo mahal gimana"tanya Aruna


"ya udah, kita pesan minum aja,daripada disini panas!, dandanan gue udah kaya artis masa nunggu di sini panas-panasan"


mereka pun memasuki cafe dan memesan minuman....


"lagian ngapain sih! weekend masih kerja? sekarang ini seharusnya udah di mol makan gratis di cafe dewa gumam ell tanpa digubris Aruna


Aruna masih asyik memandangi Klaus group menunggu mobil Zee keluar dari perusahaan besar itu


tiba-tiba mobil Zee keluar dari perusahaan


"ell...itu dia!" Aruna langsung berlari menghadang mobil Zee


"na tunggu!"ell ikut mengejar Aruna tetapi di tahan oleh karyawan cafe


"buk, maaf minumannya belum dibayar" ucap karyawan tersebut sopan


"ha? apa? ibuk? kamu panggil saya ibuk?" kesal ell


"maaf buk"karyawan tersebut menunduk


sementara ell masih berdebat dengan karyawan cafe itu Aruna menghadang mobil Zee


citt....rem mobil


"shiit, apa kau tidak bisa membawa mobil!"kesal Zee


"maaf tuan, Nona yang semalam menghadang mobil ini tuan"


Aruna langsung mengetok pintu mobil


"tuan permisi,"


"apa kau ingin mati?" Zee membuka kaca jendela mobil


"ee, tuan saya ingin bertanya, apa tuan melihat barang saya?sebuah album foto?" tanya Aruna


"AL berikan barang itu handphone itu padanya!"perintah Zee


"ouhh, bukan handphone tapi saya mencari album foto, apa tuan melihatnya? tanya Aruna sopan


"tidak!, jalan AL!"perintah Zee lalu meninggalkan Aruna


"tuan!" panggil Aruna tapi tak digubris Zee mobil itu terus melaju meninggalkan perusahaan besar itu


ell pun datang....


"gimana na?ada nggak?" tanya ell


"semuanya hilang!, hancur!, sampai album foto juga di ambil, ini semua gara-gara preman sialan itu! awas saja jika aku bertemu lagi dengannya!"


"ya udah,kita pulang yuk"ajak Ell

__ADS_1


"oke, tapi kita makan dulu"


"sipp bos"semangat ell


__ADS_2