Future In My Life

Future In My Life
mencari tahu


__ADS_3

"dewi" gumamnya dengan senyum haru


tapi buru-buru tuan Jeff tersadar dan memasukan foto dan biodata itu kembali lalu meletakkan di meja


saat ingin keluar dari ruangan Zee, Jeff bertemu dengan Zee yang telah kembali dan Al di samping nya....


untung cepat ku letakkan...batin jeff gugup terlihat jelas pada wajahnya yang terlihat menyembunyikan sesuatu


"ada apa papa kesini?"tanya zee selalu bersikap dingin dengan papanya


"ouhh, itu...."Jeff masih salah tingkah


"ada yang papa sembunyikan dariku?"tanya Zee curiga melihat sikap papanya


"apa maksudmu?, papa kesini ingin mengatakan hal penting"jawab Jeff yang kembali bisa menormalkan sikapnya


"apa itu?" tanya Zee


"duduklah dulu" itu ajak Jeff pada Zee


mereka pun duduk di atas sofa dan Al yang setia berdiri di samping Zee


"monica akan bekerja disini" ucap Jeff datar


terdengar tepukan tangan Zee

__ADS_1


"bodoh itu penurut ya, kira-kira apa yang dikatakan ja*ang itu pada padanya? sehingga dia menuruti semua keinginan nya, ckck tidak bisa dipercaya kekuatan cinta tulusnya"senyum Zee geleng-geleng kepala


"Zee jaga ucapanmu!, dia adikmu!" ucap Jeff dengan tatapan tajam pada zee


"kita lihat dulu, apakah Sean bisa berubah atau tidak, papa yakin dia akan lebih bertanggung jawab jika perempuan itu ikut bekerja dengan nya"tambah Jeff lagi


"terserah, apa saja yang ingin papa lakukan" Zee pun berdiri dan meninggalkan Jeff masuk ke dalam ruangan pribadi nya dan yang masih duduk di sofa


melihat Zee yang telah pergi, Jeff pun meninggalkan perusahaan


"apa perlu saya antar tuan?"tawar all


"tidak usah" jawab Jeff dan berlalu pergi, jeef dan Zee memang sedikit canggung, karena kurangnya komunikasi hubungan mereka bisa dibilang dingin jika dibandingkan dengan hubungan ayah dan anak lainnya, tapi sebisa mungkin


"ada yang ingin saya bicarakan dengan mu, ikut saya" ucap Jeff pada sekretaris Al dan menuju ruangannya, ruangan CEO berada 1 lantai dari ruangan zee, ruangan itu jarang digunakan karena masalah pada jantung yang dideritanya membuat Jeff jarang sekali datang ke perusahaan yang mengurus perusahaan adalah Zee, tentu Zee berada di ruangan nya sendiri sebenarnya Zee telah ditawari posisi CEO tapi menolaknya ada alasan lain yang membuat Zee tidak menerima nya, Zee tidak pernah memberi tau alasan mengapa menolak posisi tersebut


"ahh, cuaca cerah sekali hari ini" ucap Jeff lalu mendudukkan bokongnya di sofa


"silahkan duduk Al mengapa kau kaku sekali, jangan Anggap aku Zee, anggap aku ini ayah mu"


Al pun ikut duduk


"apa ada masalah tuan?" tanyanya pada Jeff ,heran melihat sikap tuan besarnya begitu bahagia


"apa aku bicara dengan mu saat ada masalah saja, aku ingin bersantai sedikit Al, kau lihat kedua anak-anakku itu, si dingin itu tak akan mau ku ajak bersantai begini, dan si bontot itu dia akan memilih berhura-hura menghabiskan uang, menghasilkan tidak " cibir Jeff membicarakan Zee dan Sean

__ADS_1


"tuan Zee memang selalu sibuk tuan, dan tuan Sean mungkin masa belajar tuan"


"hei, berapa gaji yang di berikan Zee padamu, kau begitu membelanya" cibir Jeff


"kau mau mengopi dulu?"tawar Jeff


" tidak usah tuan ,terima kasih atas tawarannya"


"kau benar-benar mewarisi sifat ayahmu itu selalu saja sungkan dengan ku" ucap Jeff mengingat ayah Al, ayah Al adalah seorang sopir di rumah keluarga klaus meninggal 5 tahun yang lalu, sifatnya nyaris sama dengan Al yang kaku, sangat menjaga jarak dengan atasannya, sedang kan ibu dari Al juga bekerja di mansion Klaus sebagai Art meninggal 3 tahun setelah kepergian ayahnya, keluarga klaus begitu baik pada Al jadi tak heran jika Al mengabdikan dirinya pada keluarga klaus.


"apa ada hal penting yang tuan ingin bicarakan?" tanya Al


"baiklah, aku harus sadar bahwa tidak ada orang yang mau berlama-lama dengan pria tua ini,"


"bukan begitu maksud saya tuan"


"sudahlah, rumor tentang Zee penyuka sesama jenis, sudah hilang rupanya ya" ucap Jeff mulai memancing Al


"soal itu, tentu saja tuan media menutup isu itu, jadi seharusnya akan aman untuk seterusnya, tidak akan ada yang berani membicarakan itu lagi,isu yang mereka buat hanya membawa petaka bagi mereka" ucap Al menjelaskan


"apa Zee mempunyai kekasih sekarang?"


"tentu tuan sudah mengetahui jawaban nya" senyum Al


bersambung......

__ADS_1


like, coment and vote:)


__ADS_2