Future In My Life

Future In My Life
terjadi lagi?


__ADS_3

di sebuah rumah sakit....


"bunda" panggil Aruna dan ell bersamaan ketika melihat wanita paruh baya tengah mondar-mandir di depan IGD


di panggil bunda wanita itu pun berbalik, sehingga tampaklah wajah yang biasanya selalu tersenyum kini sudah tampak sembab karena air mata,ya ana kini tengah berada di sebuah rumah sakit tempat dirawat nya Niko sang suami


"runa, ell?" suara ana bergetar


Aruna dan ell pun segera berlari menuju ana dan langsung memeluk sang bunda erat bahkan sangat erat dan disinilah tangis mereka pecah


"hiks...hiks...papa pasti baik-baik aja kan bunda?" tanya Aruna dengan deraian air mata


"papa nggak papa kan bun?" tanya ell menatap ana sedih


"kita sama-sama berdoa ya buat kesembuhan papa" ucap ana memeluk kedua anaknya itu


tak lama dokter pun keluar dari ruangan Nicolas dirawat


"dok gimana keadaan papa?" tanya Aruna


"papa baik-baik aja kan dok?papa pasti sembuh kan Dok?" ell pun ikut menodong dokter tersebut dengan semua pertanyaan nya


sementara ana mengusap bagi kedua anaknya


rasanya sudah tak sanggup lagi bagi ana mengeluarkan air matanya


"mohon maaf kondisi bapak Nicolas kini sangat kritis karena benturan yang sangat keras yang berakibat fatal pada kepalanya dan perlu segera di lakukan Operasi" jelas dokter tersebut panjang lebar, ya Nicolas yang sedang mengendarai mobil sendiri, mengalami kecelakaan tunggal saat hendak mencari suntikan dana untuk perusahaan, mobilnya menabrak pembatas jalan cukup keras


mendengar penuturan itu ketiga wanita itu langsung luruh ke lantai, runtuh sudah dunia mereka tak ada lagi keceriaan terlihat melainkan luka yang begitu mendalam jelas terlihat pada mata mereka


bagaimana dengan aruna? bayangan kehilangan seolah kembali berputar di benaknya, trauma masa lalu kembali menghantuinya rasanya Aruna dan kedua wanita disampingnya ini benar-benar hancur hari ini


dokter yang melihat mereka pun seakan tak tega


"mohon maaf buk, pasien harus segera melakukan operasi dan untuk keluarga di mohon selesaikan administrasinya"


"baik dok, lakukan yang terbaik untuk papa saya, segera lakukan operasi nya dok" ucap ell


dengan menenangkan sang bunda yang melemas

__ADS_1


sementara Aruna, seluruh tubuhnya bergetar dengan wajah bak orang linglung


"runa?" panggilan ell yang tak di sahuti oleh Aruna


"runa?, Lo nggak pa-pa kan?" tanya ell menarik bahu Aruna yang membuat Aruna berbalik


yang ell lihat kini bukanlah Aruna yang ia kenal wajah Aruna sembab bak orang linglung, wajah yang ell lihat 18 tahun lalu, ell jelas tahu trauma yang di alami oleh saudara nya itu 18 tahun silam


"na, sadar na sadar!" teriak ell menggoyang kan bahu Aruna


"runa sayang?" panggilan ana tapi wajah itu tetap sama datar tak berekspresi seakan tak ada tanggapan


ana menarik Aruna ke dalam dekapan nya


"ell, sayang beliin runa air mineral ya" pinta ana pada ell yang langsung membuat ell bangkit


"maafin bunda ya sayang, runa kamu jangan gini, jangan buat bunda takut" Isak ana memegangi kedua pipi Aruna


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sementara di perusahaan pusat Klaus group......


senyum terus merekah pada sebuah wajah seorang wanita yang telah rapi dengan setelan kerjanya berupa rok dan kemeja dan tas dari atas dan bawah semua nya keluaran brand ternama, melangkah dengan anggunnya melewati lobi perusahaan, ya dia adalah Monica, karyawan menatap nya dengan penuh kekaguman pada kekasih putra kedua keluarga Klaus tersebut


"Al?kau rupanya?dimana Zee?" ucap wanita itu yang tak lain adalah Monica, ya ini adalah hari pertama Monica yang akan bekerja di sini


"saya akan mengantarkan nona keruangan anda"


"oh baiklah" jawab Monica mengikuti Al menaiki lift khusus


setibanya di ruangan khusus sekretaris....


"ini ruangan nona dan ini beberapa tugas yang akan nona kerjakan nantinya, jika ada yang ditanyakan nona bisa menghubungi saya" ucap Al menjelaskan lalu memberikan sebuah buka schedule pada Monica, Al yang akan berlalu pun dihentikan oleh pertanyaan Monica


"dimana Zee? dari tadi aku tidak melihatnya bersamamu" ucap Monica bertanya


"apa sesuatu yang ingin anda sampaikan pada tuan zee?"


"a.. i-iya ada hal penting yang ingin aku bicarakan padanya"

__ADS_1


"sayang sekali nona, tuan Zee tidak hadir ke perusahaan hari ini" ucap Al yang seketika membuat senyum di wajah Monica pudar


"kenapa Zee tidak datang hari ini?" tanya Monica yang tak hentinya memberikan pertanyaan


"untuk masalah itu saya tidak mengetahui alasannya, dan anda bisa memulai pekerjaan sekarang" ucap Al dan berlalu meninggalkan Monica yang diam mematung


"sebenarnya ada hubungan apa tuan Zee dengan nona Monica? "monolog Al dalam hati


.


.


.


di sisi lain, Zee baru menyelesaikan aktivitas olahraga nya di ruang gym khusus apartemen


baru membuka pintu apartemennya, Zee di kagetkan oleh suara seseorang


"tuan" panggil Al yang seketika membuat Zee berbalik


"kau rupanya Al, ada apa?" tanya Zee masuk ke dalam apartemen dan diikuti Al dibelakangnya


"apa hari ini anda akan menemui perusahaan feri corp tuan?" tanya Al berdiri di depan Zee yang sedang meminum air mineral dingin yang ia ambil dari freezer nya


"hmm, pukul berapa pertemuan nya?" tanya Zee kembali meneguk air nya


"sekitar 2 jam dari sekarang tuan"


"sayangnya hari ini aku sangat ingin bersantai di rumah, jadi kau saja yang mengurus pertemuan itu" ucap Zee berlalu meninggalkan Al tapi baru beberapa langkah perkataan Al mengehentikan langkahnya


"nona Monica mencari anda tuan, ada hal penting yang ingin ia katakan pada tuan"


"tidak ada hal penting yang di milikinya" ucap Zee kembali melanjutkan langkahnya


yang membuat Al terdiam


"kenap tuan Zee sangat membenci wanita?apa lagi pada nyonya dan nona Monica, apa mereka mempunyai masalah pribadi?ah... entahlah semuanya membuat ku pusing" batun Sean dan segera berlalu keluar apartemen itu


happy reading....

__ADS_1


jangan lupa, like, coment and vote..... sebagai bentuk apresiasi


...terima kasih??????!!::...


__ADS_2