
arghhhh..... teriakku, kulihat jam di samping ku menunjukkan pukul 02:30 wib
sekelebat bayangan itu muncul kembali, bayangan dimana kehilangan papa, mama,
bayangan yang terus muncul di benakku dimana mama tergeletak bersimbah darah tepat di depanku, aku tidak tau mengapa bayangan itu terus menerus menghantui ku hingga saat ini aku dewasa yang berumur 23 tahun bayangan itu selalu datang ,aku kembali terisak sambil memangku kedua kakiku, ku benamkan kepalaku di antara kedua kakiku, ku peluk tubuh ku erat ,kenapa itu muncul kembali? teringat begitu jelas di benakku....
air mataku luruh seketika, aku menangis dalam diam hingga tertidur dengan posisi duduk memangku kedua kakiku.
hingga alaram jam di samping ku berbunyi yang membuat ku terbangun kuraih jam di atas nakas kulihat pukul 04:50, segera ku beranjak dan melaksanakan kewajiban ku, kuambil wudhu dan melaksanakan sholat,
ku berdoa dalam diam
kumohon berikan mama dan papa kebahagiaan , ketenangan di sana...pintaku
kepada Allah
aku bersyukur tinggal bersama Tante ana yang sekarang ku panggil bunda, orang yang merawat ku selama ini 17 tahun terakhir, menyangiku tanpa membedakan ku dengan kedua anaknya, tidak hanya bunda om Niko yang sekarang ku panggil papa sama baiknya dengan bunda mereka benar benar malaikat penolong bagiku, mereka menyekolahkanku, kuliah, fasilitas , semua nya sama tak ada perbedaan, aku dimata mereka sama seperti anaknya dan begitu juga kedua saudaraku yang memeperlakukanku dengan amat sangat baik
siapa lagi jika bukan ellena dan kak Ray
kudengar ketukan pintu, sambil seseorang memanggil ku...runa, sayang udah bangun?
panggil bunda diseberang sana..
iya bunda.. sahutku
akupun membuka pintu, terlihat bunda berdiri dengan celemek yang masih melekat di tubuhnya..
bunda, udah masak? kenapa nggak bangunin aruna,?
tanyaku..
iya kalian kan mau siap-siap ngelamar kerja, bunda nggak tega bangunin ,buat bantu bunda...ujar bunda tersenyum
lain kali bunda bangunin aruna biar Aruna bantu, ucapku cemberut
__ADS_1
iya -iya buruan mandi ell aja udah siap siap dari tadi, pasti sekarang di meja makan..
huh.. sudah ku duga, gadis itu jika soal makanan pasti tidak pernah lupa ..ujarku
jika tidak makan yang utama bukan ell namanya ....tambah bunda
yang membuat kami tertawa...
sudah-sudah ayo bersiap nanti terlambat..ucap bunda
siap bunda, ucap ku sambil mencium pipi bunda...
kebiasaan ...ucap bunda
morning kiss... ucap ku sembari terkekeh geli
15 menit kemudian
aku telah selesai bersiap,aku memang bukan tipe orang yang lama jika mandi dan berdandan , 15 menurutku sudah lebih dari cukup,, berbeda jika ell yang mandi dan berdandan bisa sampai 50 menit, ell adalah tipe orang yang ribet soal penampilan tetapi aku hanya masa bodo ,tidak heran jika ell mempunyai puluhan mantan, lebay? tentu tidak karena memang benar adanya gadis itu mempunyai sejuta pesona, orang-orang pasti berfikir ell murahan, kalian salah besar!, karena ell sangat pemilih dan selektif dalam memilih pacar, saat kecil hingga kuliah kami tidak di biarkan bebas oleh papa , diawasi dari jauh dengan bodyguard yang sengaja disediakan papa , meski dari jauh itu sangat menggangu, tapi bagaimana lagi itu peraturan mutlak dari papa, tapi sekarang tidak lagi, setelah lulus kuliah kami diperbolehkan untuk tidak memakai bodyguard lagi walaupun dengan banyak peraturan dari papa dan bunda.
setelah memakai setelan rok dibawah lutut , Kemeja putih dan tak lupa rambut ku kuncir kuda, serta make up tipis yang selalu menjadi ciri khas ku .
dimeja makan telah ada papa, bunda dan ell.
lalu dimana kak Ray? setelah aku dan ell lulus, S2 kak Rey dilanjutkan di Amerika ,papa dan mama sempat menyuruh kami S2 , tapi kami sepakat untuk tidak melanjutkan S2, karena melihat keadaan perusahaan yang semakin menurun.i saking menyayangi kami kak Ray sengaja menunggu kami lulus untuk menjaga kami , bukankah begitu manis? kak Rey memang sosok penyayang, lembut , dan perhatian, juga tingkah konyol dan usil kadang merusak sosok sempurna itu.,, tapi itulah kak Rey , kak Ray yang aku dan ell sayangi
elle menatap intens kepadaku...
apa? tanyaku..
na lu bedakan kan, pake lipstik kan?tanya ell
dengan wajah herannya...
gw ngelamar kerja bukan ngelamar suami ucapku dengan bibir mengerucut...
__ADS_1
lagian nggak make up aja cantik apalagi make up bisa bisa aku yang dilamar sombong ku...
yang hanya dibalas tatapan malas ell
bunda dan papa hanya menggeleng melihat perdebatan kami, sudah biasa melihat tingkah kami yang kekanakan....
ayo makan ucap papa...
setelah makan papa membuka suara....
kalian mau ngelamar kerja dimana? tanya papa
papa, menyuruh kami untuk mencari kantor yang lebih bagus,dan tidak memperbolehkan kami bekerja di kantor papa , alasannya hanya bukan basic kami di bidang industri, kami hanya menurut , apa yang papa katakan mungkin itu yang terbaik bagi kami tanpa bertanya lebih jauh lagi...
kalo aku sih lihat lingkungan dan kantor nya pa... ucap ell sok bijak
aalllh , paling lihat tampang boss nya ucapku menimpali...
aku sudah tau isi otak gadis itu, otak nya sangat mudah terbaca...
runa ngomong suka benar...ucap ell dengan menatap geram kepadaku
bagaimana tidak geram, bisa" ell diceramahi habis habisan oleh papa ...
jika bekerja itu harus fokus yang dilihat bukan boss nya ucap papa menyindir ell
iya pa , iya... cemberut ell
aku dan bunda hanya terkekeh melihat ell
kami pun pamit lebih dahulu...
kepada papa dan bunda, runa sama ell, berangkat ya doa'in biar keterima ucap ku dan ell sambil mencium tangan mama dan papa..
hati hati.. ucap mama mencium dahi ku dan ell bergantian..
__ADS_1
dahhh pa , ma ucapku dan ell seraya mencium kedua pipi mama dan papa..
kami pun berlalu...