
"Hallo Jo "ucap Dion, sedang menelfon Jo
"iyaa ada apa?" jawab Jo dari seberang sana
"loe dah di rumah atau masih di perusahaan? tanya Dion
"masih di perusahaan kenapa"
"Ley suruh gue kasih tau loe untuk siapkan makanan nanti malam soalnya ada bang Alex sama Juan yang datang"pinta Dion
"siapa Alex, Juan?" tanya Jo bukan menjawab malah balik bertanya
"enggak usah banyak tanya tar loe kenalan aja sama orangnya"kesel Dion
"ye elah ngeambek aja loe kayak cewek"ledek Jo
"sialan loe,, udah ah gue mau kerja"jawab Dion kesal dan menutup telfon tanpa mendengarkan jawaban Jo
"untung temen kalo bukan gue libas juga lu"umpat Dion sambil berjalan keluar ruangan
Dion melihat sekeliling, tak melihat keberadaan bosnya itu apa sudah pulang atau belum, tampak tak menemukan bosnya ia pun berjalan ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan tugas yang di berikan bosnya.
mobil mewah membelah jalanan perkotaan, nampak seorang wanita sedang bermesraan di dalam mobil dengan seorang laki laki, laki laki itu seorang CEO yang tak terkalahkan, walau pun perusahan Leyna juga tak kalah kaya dari perusahaan laki laki itu.
"sayang kapan kamu belikan aku baju lagi" ucap cemberut wanita itu yang bersandar di bahu laki laki itu
" iya sayang nanti selesai rapat kita langsung belanja oke"jawab laki laki itu sambil memberikan belaian di kepada wanita itu
" pokoknya aku mau beli baju yang terbaru bikinan perancang terkenal " ucap manja wanita itu
"iyaa terserah kamu "jawab santay laki laki itu
"kamu enggak suka ya aku makin cantik"ucap kesel wanita itu
" seneng kok"ucap cuek laki laki itu
"cantik aku atau mantan tunangan mu itu"tanya wanita itu tiba tiba
HENING tak ada jawaba
"sayang jawab dong"
"----" belum ada jawaban
"sayang"
"----"
"KEVIN" ucap teriak wanita itu
__ADS_1
Crittttttt,
mobil nengengem mendadak karena laki laki itu kaget akan terikat wanita itu ya laki laki itu Kevin mantan tunagan Leyna dengan tunagan barunya
"kenapa sih, bisa gak kamu tu enggak usah buat kaget"ucap dingin. Kevin menatap wanita itu dan melanjutkan jalannya
"kamu tu di tanya diam aja "jawab wanita itu pelan karena takut Kevin marah
"emmm cantik kamu lah"ucap Kevin kewanita itu
"tapi sejujurnya cantik Ley sih, cuma sayang murahan "batin Kevin menatap ke depan
wanita itu senang karena jawaban laki laki yang ia cintai dengan sepenuh hati, mereka melanjutkan perjalanan mereka ke perusahaan Kevin, berbeda dengan wanita di berbeda tempat yang sedang dalam perjalanan ke suatu tempat.
Leyna memandangi perjalanan dengan sendu sungguh dia meresa berat di benci kakak dan kedua orang tuanya bahkan tak segan segan kakaknya mengusirnya hanya karena sebuah fitnah, dia tak habis fikir apakah selama ini keluarganya tak percaya oleh dirinya sehingga dapat percaya oleh omongan orang lain.
mobil Leyna berhenti di sebuah gedung besar dan dekat cafe tempat dimana sering bertemu dengan temen temennya, Ley turun berjalan ke arah cafe itu tetapi berhenti sesaat.
Ley bersandar di sebuah dinding dekt cafe untuk memandangi teman temannya yang sedang masuk ke cafe ada tatapan rindu oleh Leyna tapi ia belum mau bertemu dia merasa kesepian ini sangat berat untuknya.
30 menit dia memandangi temannya dia Pun pergi dari sana dan menuju mobilnya dia, menjalankan mobilnya kesuatu tempat lainnya, tak lama mobil berhenti di perkarangan rumah yang tidak begitu besar tetapi tempat ternyaman Leyna. Leyna pun keluar dari mobil dan berdiri di depan rumah itu yang tampak rame di dalam rumah.
Ting tong tong tong
"nak"ucap pelan wanita paruh baya itu dengan mata berkaca kaca
" selamat sore ibu" sapa Leyna dengan mata berkaca-kaca juga
ibu itu mendekat ke arah Leyna dan memeluk wanita itu dengan erat menyalurkan ke rinduan yang amat terdalam.
"ley kangen ibu"ucap Leyna lirih dalam pelukan wanita itu
"ibu juga kangen sama kamu nak"jawab paruh baya itu
"BUNDA CANTIKKK"teriak seorang anak kecil melihat ibu asuhnya memeluk seorang wanita
Leyna melepas pelukan ibunya dan menoleh keanak kecil berjenis laki laki itu.
"Rio kamu sudah besar sayang" ucap Leyna melihat anak kecil yang bernama Rio, dengan menghapus air mata dimatanya
"BUNDAAAAA"ucap beberapa anak itu yang menoleh karena teriakan Rio tadi
"iya sayang bunda sudah datang"ucap Ley, ia berjongkok dan merentangkan tangannya
anak anak pun berlari dan memeluk Leyna dengan erat, wanita paruh baya itu tersenyum dengan interaksi anak anak dengan Leyna, ya sekarang Leyna sedang di rumah panti asuhan kasih ibu tempat yang dia dirikan selama dia sekolah walau bukan dia yang menjaga melaikan wanita paru baya itu yang bernama ibu Wati dengan suaminya yang bernama bapak Jaka.
"aku kangen banget sama bunda koq bunda lama sekali sih pualngnya" ucap seorang anak kecil yang bernama Rini
__ADS_1
"iya bunda enggak kangen kita ya"sahut anak lainnya yang bernama Putri
"bunda jahat, enggak pernah kesini lagi" sahut anak yang bernama putra
"sesil juga kangen banget sama bunda "ucap anak paling kecil bermana sesil
"bunda itu bukan enggak sayang sama kalian tapi bunda itu kerja buat kalian juga tau dasar anak kecil "ucap seseorang yang baru datang, anak remaja yang beranjak dewasa
Leyna menoleh ke anak itu ada senyum di bibir Leyna, Leyna tau kalau anak itu enggak sama sekali berubah.
" Isss kakak itu yang anak kecil" ucap kesel sesil
"iyaa kakak dewa tu yang kayak anak kecil" sahut rio, menatap kesel dewa
"sudah sudah jangan berantem, bunda minta maaf ya kalau bunda enggak pernah kesini lagi, bunda kerja untuk kalian jadi maukan maafkan bunda? "ucap Leyna sendu penuh penyesalan, anak anak yang melihat punterharu dan memeluk Leyna dengan lebih erat
" udah udah sih jangan peluk peluk terus dasar bocah" ucap dewa
" biarin wlekk" ledek Rio ke dewa
"dasar bocah "ucap kesel dewa
"sudah sudah, jangan di godain terus adik adiknya kak dewa"ucap Leyna membela adik adiknya
"bela aja terus " ucap kesel dewa dan masuk ke dalam kamarnya,
semua menggelengkan kepala mereka melihat kelakukan dewa
Ley tau dewa bukan orang jahat tetapi dewa cemburu dan rindu kepadanya makanya bersikap seperti itu dia tau dewa berkepribadian yang sulit untuk mengeluarkan kata rindu dan cemburu.
"sudah sudah kalian pergi mandi ini sudah mulai jam 4 sore setelah itu semua pada sholat ya, kak Tasya tolong antar anak anak ya"ucap ibu Wati ke Tasya anak yang berusia 15 tahun itu
"iya Bu, ayo kita siap siap mandi terus sholat" ucap Tasya, ke adik adiknya
"tapi aku masih kangen bunda"ucap lirih sesil
"bunda juga kangen kalian, besok bunda akan menginap deh gimana" ucap Leyna ke anak anak yang mulai melepas pelukan mereka
"sungguh "ucap serentak anak anak
"iya bunda janji"ucap Leyna dengan senyuman
"HOREEEE"ucap serentak semuannya termasuk Tasya, yang juga semangat akan hal itu mereka pun berpisah tinggallah Ley dan ibu Wati
"sebentar ya Bu aku mau nemuin adik tersayang Ley" ucap ley ke ibu Wati
" iya sayang" ucap ibu Wati dan mereka berpisah
Leyna memasang senyuman manis menuju sebuah kamar seseorang yang sedang mengambek dengannya.
__ADS_1