Gadis Mafia Berhati Malaikat

Gadis Mafia Berhati Malaikat
Episode 5


__ADS_3

seminggu kemudian hari ini hari yang di tunggu tunggu untuk Leyna karena hari ini hari wisudanya, penampilanya hari ini sangatlah cantik walau dia tidak berdandan cuma mengunakan make up yang tipis seperti biasanya.



seperti ini penampilanya Leyna.


acara Wisuda sudah selesai Leyna pun keluar mencari Ayah dan ibunya serta sang kekasih dan kakak laki laki satu satunya.


"sayang selamat ya"ucapan Kevin, memberikan bunga ke Leyna


"iya makasih"ucap Leyna lembut,menerima bunga dari sang tunangan


"sayang selamat ya mama sama ayah bangga sama kamu"ucap mamanya Lenya memeluk Leyna


"makasih ya ma"ucap Leyna membalas pelukanya


"cie adek gue cantik banget gila"ucap delon, hendak memeluk Leyna


"iya lah adek siapa dulu"ucap Leyna, menyambut pelukan kakaknya


"ayokk kita pulang, besok kan kamu ke london kan"ucap Mama Leyna


"iya mah, nanti Ley bersiap -siap"ucap Leyna


"mau aku anter sayang"ucap Kevin


"enggak usah pasti kamu banyak urusan kann aku cuma beberapa minggu aja disana"ucap Leyna, menatap tunanganya itu


mereka pun beranjak pergi dari kampus untuk pulang, sedari tadi ada beberapa mata yang mengamati keluarga mereka.

__ADS_1


"gue pastikan dia menjadi milik gue"batin orang satu


"cantik, pintar, baik dan keluarga harmonis, lengkap sudah"batin orang dua


Leyna dan kedua orang tuanya sampailah di rumah sedangkan Delon dan Kevin sudah kembali kekantor masing masing untuk melanjutkan pekerjaan mereka.


"Ley mau masuk ke kamar ya mah"pamit Leyna ke ibu dan ayahnya


"iya sayang langsung istirahat ya"ucap mama Leyna, dianggukin Leyna


dia masuk kedalam kamarnya, seketika raut wajahnya mulai berubah menjadi berbeda ada rasa kecewa, dan ada aura kebencian.


Dret Dret


"hallo"sapa Leyna


"boss jam 3 kita berangkat ke london boss"


"baik boss"


Leyna pun menutup telfonya, dan menghampaskan badanya ke kasur, dia pun tertidur dengan sendirinya tanpa memerdulikan penampilanya.


jam menujukan jam 2 lewat dan bunyi alaram dalam ponselnya membuat ia terbangun dari tidurnya, dia menuju kamar mandi untuk mandi setelah ritual mandinya dia pun berbegas untuk bersiap siap, setelah siap dia pun ingi keluar kamar, sebelum membuka pintu ia berkata pada dirinya.


"sudah saatnya"batin Leyna


dia pun menuju keluar dan bertemu dengan ayah dan ibunya.


"udah siap sayang"ucap mama Leyna

__ADS_1


"sudah mah, mamah sama ayah enggak usah antar aku ke bandara ya" ucap Leyna


"loh kenapa sayang"tanya mamanya


"gak papa mah, ini kan Ley ndk jauh juga perginya"ucap Leyna menyalami mamah dan ayahnya


"iya sudah, kamu jaga diri disana ya Ley"ucap ayah


"iya yah tenang aja"ucap Leyna


mamah dan ayahnya mengantar Leyna keluar rumah, yang sudah ada mobil hitam yang menjemputnya sontak membuat ayahnya bertanya.


"itu siapa Ley yang jemput kamu"tanya Ayah


"owh teman Ley mah"ucap Leyna


"ya sudah Ley berangkat ya mah"sambung Leyna


"iya sayang "ucap ayah dan mamahnya


saling berpelukan, setelah berperlukan Leyna pun masuk ke dalam mobil, sedangkan Jo memasukan barang barang Leyna ke dalam bakasi mobilnya, selesai memasukanya jo masuk kedalam mobil, mobil beranjak pergi, Leyna melihat dari sepion melihat orang tuanya yang melampaikan tangan ke arahnya.


"bos kita langsung ke bandara"ucap Jo


"enggak usah panggil bos kalau kita gak lagi kerja"ucap santay Leyna menatap lurus


"serius"ucap Jo membinar, dianggukin Leyna sontak membuat Jo senang


"apa apaan ini cuma begitu aja tingkahnya sudah senang betul"batin Leyna melirik Jo

__ADS_1


beberapa menit kemudian mereka sampai di bandara mereka sedang menunggu untuk keberangkatnya ke london.


__ADS_2