
Mobil yang dikendarai ley dengan sang adik tiba di sekolah yang begitu mewah.
“belajar yang rajin jangan main terus” ucap ley dengan nada peringatan
“ iya kak, percayalah sama adek kakak satu ini” jawab dewa yang hendak keluar dari mobil
“emm kak nanti malam kakak tidur di panti kah?”
“iyaa,, kan sudah janji sama adek adek mu”
“ya sudah nanti malam aku ikut ke panti”
“kenapa ?”
“di mana ada kakak di situ harus ada dewa…..udah ah dewa masuk dulu ya kak, hati hati nyetirnya Assalamualaikum” ucap dewa dan keluar dari mobil dan jalan masuk ke sekolahnya
Ley yang melihatnya menghela nafas beratnya, dewa pasti sangat takut kalau dia pergi lagi piker ley, ley pun menjalankan mobilnya untuk menjauh dari sekolah.
Berbeda di tempat lain sepasang anak dan ibu sedang menunggu di depan rawat ICU untuk menunggu dokter yang sedang memeriksa seseorang sangat berarti untuk mereka yaitu sang ayah dan sang kepala keluarga , beberapa menit kemudian dokter keluar dari ruangan tersebut di temani oleh sang perawat.
“bagaimana keadaan suami saya dok?” Tanya mama rosma kepada dokter
“keadaan pasien sudah lumayan membaik ini adalah keajaiban yang di berikan maha kuasa kepada pasien” jawab dokter dengan sedikit senyumnya
“apakah papah saya akan lekas siuman dok?” Tanya delon dengan merangkul pundak mamanya
“kalau tidak ada penurunan dalam kesehatan pasien,, pasien akan sadar beberapa hari lagi” jawab dokter
“Alhamdulillah” ucap kedua anak dan ibu tersebut
Tak lama dokter pun berpamitan kepada kedua orang tersebut, tak lama datanglah perawat lainnya yang masuk kedalam ruangan tersebut.
“mah mau kedalam?” Tanya delon lembut kepada ibunya
“kamu aja dulu, mama mau tenangkan pikiran dulu” jawab mama rosma dan dianggukin oleh sang anak
Delon pun masuk kedalam ruangan, sebelum benar benar masuk delon mendengarkan perawat berbicara.
“semenjak mba mba yang cantik itu menjenguk pasien mengalami begitu perubahan baik ya” ucap perawat berhijab
“iyaa kira kira siapa ya mba cantik itu” jawab perawat yang tidak berhijab
“anaknya mungkin, tapi kalau anaknya kenapa baru muncul sekarang yaa” lanjut perawat tak berhijab
“udah ah enggak usah berandai andai, kita doain agar pasien sembuh” ucap perawat berhijab dan berbalik hendak keluar dari ruangan dia kaget melihat anak dari pasein yang berdiri di depan pintu
“sa--ya permisi dulu mas” ucap pamit perawat tersebut
__ADS_1
“saya ju—ga mas” ucap perawat tak berhijab
Keduanya hendak melewat delon dan hendak buru buru keluar dari ruangan.
“tunggu” ucap tegas delon kedua perawat, perawat pun berhenti dan menoleh ke delon
“bisa jelaskan apa yang kalian bicarankan tadi?” Tanya delon dengan tegas
Perawat pun saling pandang apakah dia kan memberitahukan, bahwasannya wanita tersebut menuntut mereka untuk tidak membicarakan tetai karena dia sudah ketahuan dan tidak dapat mengelak lagi salah satu dari mereka memutuskan untuk berbicara.
“mohon maaf sebelumnya mas, kemarin saat ibu mas pulang dan mas pergi istirahat ada seorang wanita muda yang menjenguk pasien dengan membawa seikat bunga tetapi kami baru melihat wanita itu pertama kalinya dan wanita itu di minta untuk tidak diberitahukan kalau dia menjenguk,,” jawab perawat yang tidak berhijab
“bisa jelaskan ciri cirinya” Tanya lanjut delon
“wanita cantik, tidak terlalu tinggi berambut panjang, dan menggunakan kaca mata serta memiliki lesung pipi”
DEG
DEG
“itu saja yang dapat saya beritahukan mas kami permisi” ucap lanjut perawat
“terimakasih” jawab singkat delon
Perawat menggukan kepalanya dan pergi dari ruangan tersebut, sedangkan delon pun mematung di tempat hatinya penuh gejolak dia pun mengepalkan tangannya sungguh dia tidak bisa membayangkan lagi jika benar apa yang di katakana para perawat dengan ciri ciri seseorang yang ada di kepalanya.
Beberapa menit kemudian delon dapat menguasai emosinya dia pun menghadap kepada papahnya yang amat dia sayangi.
.
Jodivan melihat jam yang ada di tanganya bawasannya jam menujukan jam 11 siang sebentar lagi jam istirahat tetapi sang bos tak kunjung ada kabar dan tak kunjung datang ke kantor membuat Jo menghela nafas.
“hay jo” sapa seorang perempuan yang masuk keruangannya
“ hay mil, ada apa ?” Tanya jo keperempuan yang bernama milla
“yuk siap makan siang di luar”
“ ini masih jam 11 lewat mil, belum waktunya istirahat”
“ tenang aja jo kan boss enggak ada, toh nanti pas bos datang biasanya kita dah di ruangan kan biar kerjaan cepat selesai jo” bujuk milla kepada jo
“emmm oke deh gue beresin ini dulu ya” jawab jo berdiri dan membereskan meja kerjanya, membuat milla senang setenggah mati
“yuk” ajak jo
Mereka pun keluar dari ruangan tersebut dengan berjalan beriiringan di sertai dengan berbicang ria, orang yang melihat itu pasti mereka berfikir bahwa mereka ada hubungan karena semenjak laki laki itu berkerja di perusahan ini hanya milla saja yang berani mendekatinya.
__ADS_1
Mereka pun masuk di salah satu café di depan perusahan tersebut untuk makan, beberapa menit kemudian setelah mereka makan mereka pun berminat masuk ke kantor tetapi milla mengajak minum kopi terlebih dahulu di dekat taman perusahan.
Mereka duduk di salah satu bangku di taman di temani dengan kopi yang ada di tangan mereka masing masing.
“ sejuk ya taman kantor kita ni jo” ucap milla dengan melihat sekeliling
“iyaa lumayan” jawab jo sambil melihat kedepan tak lama tatapannya melihat sosok wanita duduk tak jauh dari sana
“loe pernah kesini sama siapa jo?” Tanya milla
“jo”
“jo”
Jo melamun atau sedang fokus dengan wanita yang ada di sana membuat dia tak menjawab pertanyaan milla, karena tidak ada jawaban milla pun menentuh lengan jo dengan lembut sontak membuat jo kaget bukan main.
“ahk loe bil-ang apa mill” ucap jo menoleh kea rah milla
“ loe kenapa sih jo, gue Tanya diam aja” ucap milla melihat kedepan kearah yang di pandang jo tadi
“ohh enggak papa gue ke atas dulu ya soalnya banyak pekerjaan” ucap jo beranjak meninggalkan milla membuat milla kesal bukan main
Jo pun masuk kedalam ruangannya dan kaget sekali melihat bosnya yang di dalam ruangan tersebut.
“sudah selesai kencannya jo?” Tanya ley kepada jo sambil melihat berkas yang di kerjakan jo
“bukan begitu ley tadi gue Cuma makan siang aja bareng milla” ucap bantah jo ke ley
“di kantor jo” ucap tegas ley, kaget jo
“baik miss” ucap takut jo ke bosnya, membuat ley ketawa dalam diamnnya dan menyembunyikan senyumnya
“mana dokumen yang saya minta kemarin?” Tanya ley kepada jo
“ad-a miss tun-ggu saya carikan” ucap jo tergesa gesa mencari dokumen tersebut dengan rasa gugup
“ini miss dokumenya” ucap jo dengan nada gugupnya, ley pun menerimanya
“becanda kali bang, hehehe tapi lain kali jangan kencan di kantor enggak baik untuk kariawan lainnya bang” ucap tenang ley sambil ketawa dan berbalik pergi dan masuk ruangannya
Jo yang di kerjai oleh boss pun bernafas lega dan membuatnya kesel sedikit.
“ rasanya tua tua gue kenapa gue takut sama yang lebih muda yaa malah dia perempuan lagi” gerutu jo sambil mengusap wajahnya dan duduk di kursi
“tapi emang dia menyeramkan sih”gerutu pelan jo
Jo pun melanjutkan pekerjaan yang dia tinggalkan tadi untuk acara makan siang bersama milla.
__ADS_1
siapa wanita yang di pandang Jo?
mantan nya atau wanita yang dalam dalam kehidupan Jo?