
ππππππ
Ini kisah ku. Kisahku bersama orang yang aku cintai. Kalian tau dia pria yang sangat tampan. Ya dia sangat tampan itu menurut ku, dan juga menurut temen-temanku.
Nama ku Karina aizawa. Umurku 18 tahun dan Aku kelas 3 SMA. Ayah ku orang jepang dan ibu ku orang China, sekarang Aku tinggal di negara asal Ibu ku karena Ayah ditugaskan disini.
Disinilah kisahku dimulai.
.
.
.
GAIRAH CINTA KUANRIN
Tap
Tap
Tap
Tok tok tok
"Karin sayang bangun, sudah jam berapa ini?? Kamu nanti telat sekolah." Teriak sang Ibu yang membangunkan anak gadis nya dari mimpi indahnya.
Karin yang mendengar ketukan dan panggilan Ibunya merenggangkan tubuhnya,"aaaaa,,, Iya Bu Karin bangun. Jangan berisik lagi ya." Ucap nya dengan suara khas bangun tidur.
"Ya sudah cepat siap-siap Ibu tunggu di bawah." Ucapnya lalu meninggalkan sang putri.
Karin pun melangkahkan kaki dengan malas menuju kamar mandi, dia melakukan ritual di pagi hari setelah semua selesai dia pun turun ke bawah menyambut ke 2 orang tuanya yang sudah menunggu sedari tadi.
"Pagi Ayah~ pagi Ibu. Gimana kabar dunia?? Tetep asyik kan." Ucap asal dari karin.
"Hentikan omong kosong mu lalu segera makan dan berangkat ke sekolah." Suruh sang Ibu.
Sang Ayah yang melihat putri semata wayangnya yang selalu tampak ceria itu hanya tersenyum, memang putri nya itu selalu bersemangat dan selalu ceria tidak pernah memperlihatkan wajah sedih atau muram,"setelah lulus SMA kamu mau melanjutkan ke mana sayang??" Tanya halus sang Ayah.
"Kalau bisa sih karin mau langsung menikah Ayah, kalau pun sudah bertemu dengan jodohnya sih hehehe." Ucap asal Karina.
"Masih kecil sudah mau menikah, memang kamu kira menikah itu gampang." Ucap sang Ibu.
"Ibu ku sayang menikah itu gampang cuma calon nya yang susah wek," kata Karin lagi.
"Dasar putri Ibu yang 1 ini selalu saja ingin menikah muda, kalau kamu ingin menikah muda, jangan malas nanti suamimu bisa mati berdiri liatin aja," nasehat Ibunya.
"Ya ampun Ibu suka sekali liat Karin jadi janda. Udah ah Karin mau berangkat, da Ibu cantik, da Ayah tampan, chup." Lalu Karin pun pergi
Karin pun pergi meninggalkan ke 2 orang tuanya dan berangkat ke sekolah.
.
.
.
GAIRAH CINTA KUANRIN.
.
.
Tinnnnn
Ciitttt
Brakk
Liyu liyu liyu (suara ambulance)
Tap
Tap
Tap
"Cepat--cepat tangani gadis ini."
"Dokter siapa gadis itu??" Tanya suster
"Aku tidak sengaja menabraknya."
"Dokter dia kehilangan banyak darah, kuta butuh golongan darah A+ segera."
"Ambil darah saya kebetulan golongan darah saya A+," ucapnya
"Tapi Dok?? Nanti siapa yang menangani operasinya??"
"Minta Dokter pengganti, cepat!! Dia tanggung jawab ku."
"Baiklah Dok."
.
.
.
.
"Bagaimana keadaan nya Dr. Feng??"
"Anda tidak usah khawatir Dr.Kuan gadis itu selamat, sudah hubungi keluarganya." Tanya Dokter Feng
"Aku panik dan lupa untuk menghubunginya, barang-barang gadis itu ada di mobil. Akan ku ambil dulu."
"Lebih baik anda disini dan suruh OB saja untuk mengambilkannya." Usul Dokter Feng
"Baiklah."
****
Beberapa menit setelah dihubungi akhir nya keluarga pasien pun datang, Haikuan juga akhirnya tau kalau korban yang tidak sengaja iya tabrak itu bernama Karin Aizawa. Putri dari Aizawa Jun dan Sun Meilin.
"Apa yang terjadi pada putri ku??" Tanya Tuan Aizawa kepada Haikuan.
Haikuan merasa gugup, dia bingung yang akan menjelaskannya karena kecerobohan dia dalam mengendarai mobil nya sampai terjadilah kecelakaan ini,"Maaf tuan ini semua salah saya yang sedikit ceroboh saat berkendara." Ucap Haikuan. Dia berkata lagi,"Perkenalkan nama saya Haikuan. Liu Haikuan saya seorang Dokter di rumah sakit ini, saya akan bertanggung jawab sepenuhnya sampai putri anda sehat kembali, karena memang semua kesalahan ada pada diri saya." Terang Haikuan.
Ayah dan Ibu Karina yang melihat kesungguhan Haikuan dalam meminta maaf pun akhirnya mau tidak mau dia memaafkan Haikuan. Karena dilihat dari kesungguhan nya dia ingin meminta maaf dan bertanggung jawab.
__ADS_1
Ceklek
Blam
"Pagi Nona Karina, gimana perasaan anda sekarang?" Tanya Dokter Haikuan kepada Karin yang sudah tersadar tadi pagi.
Karin melihat ke sekeliling ruangan dan melihat kearah Dokter Haikuan,"Perasaan ku biasa saja, tapi kalau dibilang ada yang sakit tentu aku akan bilang kepala ku sakit, badan ku juga sakit semua nya sakit," ucap ketus Karin kepada Dokter Kuan.
"Maaf ya Nona kalau saya sedikit ceroboh dan sudah menabrak anda." Sesal Haikuan.
"Oo jadi Dokter yang menabrak saya?? Lain kali jangan meleng kalau berkendara Dok, kalau saya mati muda gimana?? Kalau saya sampai cacat dan gak bisa dapat calon suami gimana?? Apa Dokter mau tanggung jawab??" Tanya asal Karin.
Haikuan yang melihat itu hanya membuang nafas kasar, dia tau sebetulnya tidak sepenuhnya salah karena gadis di depannya ini berjalan dimana lampu sudah hijau, tapi karena disini Haikuan yangΒ menggunakan mobil jadi salah tidak salah ya tetap saja salah sudah menabrak seseorang."Baiklah aku akan tanggung jawab yang itu juga." Ucap asal Haikuan.
Karin melihat dengan teliti Haikuan dan dia mencari letak kebohongan yang mungkin terucap oleh Haikuan, tapi Karin seperti tidak menemukan kebohongan itu?! Dia pun berkata,"apa Kau yakin Dok dengan perkataan mu itu?? Jika aku meminta pertanggung jawaban dengan anda menikahi ku gimana??" Tanya Karin.
"Kalau Itu mau mu, dan membuat mu puas apa boleh buat." Katanya
"Wah Dok anda pasrah sekali, seperti anda tidak laku saja dengan tampang anda yang lumayan itu?!" Kata Karin, dia melihat kearah suster disebelah Dokter Kuan yang sedang mencatat setiap hasil pemeriksaan,"sus apa Dokter itu tidak laku sampai dia menawarkan diri ingin menjadi suami ku??" Tanya Karin
Suster yang mendengar hanya tersenyum saja lalu berkata,"Nona tau Kalau Dokter Kuan itu banyak yang menyukainya. Jadi seharusnya anda beruntung jika Dokter kuan mau bertanggung jawab dengan anda Nona." Ucap suster. Karin yang mendengarnya pun hanya keheranan. Ini rumah sakit kayaknya Dokter\-dokternya tuh semua tidak laku jadi pasrah saja kalau pasien minta untuk bertanggung jawab.
Setelah memeriksa Karin suster pun pergi meninggal kan mereka berdua dan disini lah Haikuan sekarang, bersama pasien nya yang bernama Karina, sedikit judes dan galak,"apa liat\-liat??" Kata Karin yang selalu diperhatikan oleh Haikuan.
Haikuan hanya tersenyum dia sedikit merasa bersalah dengan kondisi karin sekarang ini, karena kesalahannya masa depan Karin mungkin akan suram. Dan Itu kenapa Haikuan dengan enteng nya berkata ingin bertanggung jawab dengan gadis manis ini.
\*\*Flasback on\*\*
"Maaf tuan dan nyonya, saya disini akan menyampaikan karena benturan yang keras pada perut putri anda mengakibatkan ada kerusakan di rahimnya dan itu akan berdampak dia kan kesulitan mempunyai keturunan." Terang Haikuan yang membuat kedua orang tua Karin pun terperangah karena kagetnya.
"Apa maksud anda Dokter?? Apa dia tidak akan mempunyai anak atau gimana??" Tanya sang Ibu.
"Suami ku Apa Karin akan ada seorang pria yang akan menikahinya kelak kalau calon nya mengetahui itu??" Sedih sang Ibu.
Haikuan mendengar itu menjadi merasa bersalah karena ulahnya akan membuat seorang gadis cilik nanti tidak mendapatkan seorang suami yang mau menerima keadaannya,"nyonya maaf." Ucap Haikuan lagi lalu dia menjedah pembicaraannya dan berkata lagi," saya akan bertanggung jawan jika kalian mengijinkannya."
Kedua orang tua Karin yang mendengar itu awalnya tidak setuju, tapi Haikuan meyakinkannya jika dia akan menerima Karin apa adanya dan tidak mempermasalahkan keadaannya apa lagi mengharapkan yang tidak mungkin. Dia akan berusaha menjaga dan mencintai Karin apa adanya. Dengan perkataannya itu akhirnya kedua orang tua Karin pun luluh dan menerima ide Haikuan yang ingin bertanggung jawab dengan putrinya.
\*\*Flasback off\*\*
"Dokter kenapa dari tadi melihat ku seperti itu?? Jangan bilang kamu naksir padaku?!" Kata Karin
Haikuan tersenyum lagi dan berkata,"Karena calon istri ku ini sangat manis." Perkataan Haikuan membuat Karin tersenyum malu
"Dokter memang kamu yakin mau menjadi suami ku??"Tanya Karin
"Kenapa?? Masih kurang yakin??" Tanya Haikuan sambil tersenyum.
"Berapa umurmu Dok?? Dan siapa namamu?? Aku Karina Aizawa umur ku 18 tahun."
"Aku Liu Haikuan dan umur ku 28 tahun."
"Waow. Kita beda 10 tahun apa kamu nanti tidak lelah mengikutiku dengan Sifat ku yang masih kaya bocah??" Tanya Karin.
"Tidak, Aku akan sabar dengan semua sifat mu nanti, ya sudah kamu tidur lah dan istirahat biar cepat sembuh," ucap Haikuan dan di anggukin oleh Karin.
.
.
.
.
__ADS_1
GAIRAH CINTA KUANRIN
.
.
5 hari setelah setelah Karin dirawat dia pun dinyatakan sembuh dan sudah boleh pulang, 4 hari dirumah dia pun memutuskan untuk kembali kesekolah karena hari ini adalah hari dimana sekolah mengadakan ujian tengah semester.
"Hai Karin akhirnya kamu masuk sekolah, gimana kabar mu??" Tanya salah satu temannya
"Sudah mendingan dan kabar ku luar biasa. Oiya Aku punya cerita untul kalian semuanya." Ucap Karin.
"Apa itu? Apa itu? Cepat ceritakan!!" Ucap salah satu temannya yang tidak sabar.
Karin tersenyum lebih dulu lalu dia berkata," Aku sudah tunangan, kalian tau aku bertunangan dengan seorang Dokter yang sangat tampan, oo~ demi neptunus aku sangat menyukai Dokter tampan itu." Oceh Karin kepada teman\-temannya.
"Apa kamu sudah tunangan?? Ah kamu bohong, kan kamu suka ngehalu Karin."
"Tidak, nanti setelah pulang sekolah kalian bisa liat calon tunangan aku, kalian tau dia sangat tampan dan juga penyabar, padahal Aku suka menyebalkan saat dengan nya. Entah keberuntungan apa yang sudah ku lakukan di kelahiran sebelumnya, sekarang Aku mendapatkan calon suami yang sangat tampan dan seorang dokter lagi." Pamer Karin kepada teman\-temannya.
"Yang pamer sekarang punya tunangan dan tidak jomblo lagi, oiya Kar apa kamu akan menikah setelah selesai sekolah seperti yang kamu inginkan??"
"Kaya nya iya, kamu tau melihat nya Aku jadi gak sabar untuk menikah dengannya dan melakuakan yang iya iya dengannya"
"Dasar otak mesum, kasihan sekali Dokter itu yang tidak tau kau calon istrinya ini sangat amat mesum dan sungguh tidak sesuai dengan umurnya."
"Diam kamu, jangan iri nanti kalau aku sudah jadi miliknya dan merasakan itu nya kamu akan aku ceritakan." Oceh Karin lagi.
"O ya dewa ini Karin emang gak berubah sekali mesum ya tetap mesum, apa calon mu itu tidak tau otakku ini mesum??"
"Tentu saja tidak wek, jangan iri." Kata Karin lagi. Dan suasana pun menjadi hening ketika jam pelajaran dimulai dan ujian pun di laksanakan.
Ujian pun selesai dan waktunya semua murid untuk pulang ke rumahnya masing-masing, sedangkan Karin yang dijemput Haikuan sekarang ini mereka menuju rumah sakit untuk pemeriksaan ulang setelah Karin dinyatakan sembuh dan diperbolehkan untuk pulang.
Sesampainya di rumah sakit, Karin di periksa dengan Dokter Feng karena hari ini Haikuan tidak sedang praktek dan memang selama dirumah sakit jika bukan Haikuan ya Dokter Feng yang memeriksa Karin.
"Tampak nya Karin sudah pulih dan tidak ada keluhan yang lain bukan??"
"Tidak Dok,"
"Ya Sudah kalau gitu habiskan saja obat sebelumnya dan ini resep vitamin saja, tampaknya Dokter Haikuan sangat menjaga kamu, jadi Aku tidak perlu khawatir dengan penyakitnya itu." Ucap Dokter Feng sedikit menggoda Pasangan yang beda umur 10 tahun itu
"Kuan Ge selalu memperhatikan aku Dok, jadi anda tenang saja bahkan dia lebih bawel dari Ibu ku."
"Itu Karena Karin suka bandel jadi Gege harus sering memperingatkan Karin kalau tidak nanti kamu sembuh nya lama."
"Aku sih mau nya sakit mulu Biar Kuan Ge selalu perhatian dengan ku." Ucap Karin asal
"Huss ngawur, kalau bicara dijaga, kamu sehat pun aku akan memperhatikan kamu, jadi jangan punya pikiran untuk sakit. Aku tidak suka."
"Sudah-sudah kalau mau hambar kemesraan jangan disini, nanti Aku bisa iritasi melihat nya." Ucap Dokter Feng.
Mereka pun hanya tersenyum setelah itu meninggalkan ruangan Dokter Feng untuk menuju ke rumah Karin mengantarkannya pulang.
"Ge tau tidak tadi aku bilang sama teman-teman ku kalau aku punya tunangan sangat tampan, dan ku rasa mereka iri padaku." Celoteh Karin dan sang kekasih yang mendengarnya hanya tersenyum sejuta watt nya.
Haikuan menjulurkan tangannya dan mengelus kepala Karin dengan sayang dia berkata,"setelah Karin lulus nanti kita menikah, itu jika Karin mau." Ucap Haikuan tiba-tiba dan membuat karin kaget dibuatnya.
-" Apa?? Menikah??" Ucap Karin dalam hatinya.- Karin yang mendengarnya hanya tersenyum malu.
.
.
.
.
βVI3NY18066
Oke segini dulu ya temen\-teman.ππ½ππ½
Semoga kalian senang di cerita ecek\-ecek Aku ini.πππ½
Selamat menikmati ππππ½ππ½
Dan
TERIMAKASIH ππ½ππ½ππ½
__ADS_1
βββ15\-06\-2020βββ