Gairah Cinta KuanRin

Gairah Cinta KuanRin
episode 2


__ADS_3

...Maaf Typo bertebaran beb ...


...Belum sempat edit...


.......


.......


.......


.......


.......


****


"Ge tau tidak tadi aku bilang sama teman-teman ku kalau aku punya tunangan sangat tampan, dan ku rasa mereka iri padaku." Celoteh Karin dan sang kekasih yang mendengarnya hanya tersenyum sejuta watt nya.


Haikuan menjulurkan tangannya dan mengelus kepala Karin dengan sayang dia berkata,"setelah Karin lulus nanti kita menikah, itu jika Karin mau." Ucap Haikuan tiba-tiba dan membuat karin kaget dibuatnya.


-" Apa?? Menikah??" Ucap Karin dalam hatinya.- Karin yang mendengarnya hanya tersenyum malu.


.


.


.


.


...GAIRAH CINTA KUANRIN....


Sampainya dirumah Karin pun segera berlari ke kamar, dia masih merasa malu setelah pembicaraan Kuan yang begitu mendadak walaupun sebenernya hati Karin senang mendengarnya tapi apa lah daya dia tetap seorang gadis ABG yang masih labil yang masih sering tersipu malu dengan perkataan-perkataan seperti itu walaupun ya kalian tau otak nya emang sedikit mesum.


Kuan yang melihat Karin langsung berlari menuju kamarnya hanya tersenyum saja. Dia tau Kalau gadis kecil yang iya cintai itu pasti lah malu dengan ucapan nya tadi ketika di mobil.


Sang Ibu yang melihat itu pun hanya terheran saja. Entahlah karena mungkin Ibu Karin sudah tau watak anaknya jadi dia hanya menghela nafas saja.


"Ayo masuk dan diminum dulu nak Kuan!!" Perintah Ibu Karin.


"Terimakasih Bu," ucap Kuan, lalu meminum minuman yang sudah di hilangkan oleh calon mertua nya Itu.


"Ada apa dengan Karin?? Kenapa dia langsung lari kekamar nya??" Tanya sang Ibu calon mertua nya Itu.


Kuan pun menjawab dengan jujur kepada calon mertua nya Itu "tadi Kuan hanya bilang kalau Karin sudah lulus sekolah Kuan ingin segera menikah dengan dirinya." Ucap Haikuan.


Walaupun Ibu Karin tidak heran dengan perkataan Kuan tapi Dia tetap sedikit kaget. "Apa benar nak Kuan mau langsung menikah dengan Karin?? Apa Kamu yakin dengan kondisi yang dialami oleh Karin??" Tanya sang calon Mertua.


"Maksud Ibu apa?? Ibu meragukan ketulusan Kuan untuk menikahi Karin?? Apa Ibu masih berfikir kalau Kuan hanya melakukannya untuk bertanggung jawab semata??" Ucap Kuan sedikit tidak terima "Ibu jangan khawatir, walaupun awalnya hanya sebatas tanggung jawab saja tapi selama Kuan bersama Karin akhir-akhir ini, Kuan yakin kalau Kuan mulai mencintai putri Ibu yang manis itu." Ucap nya lagi membuat Ibu Karin tersenyum mendengar pengakuan Kuan itu.


"Baik lah nak Kuan, Ibu tidak akan menanyakan itu lagi, Ibu percaya kalau Karin akan berada di tangan yang tepat." Ucap Ibu Karin lagi. Membuat Haikuan yang mendengar itu pun tersenyum.


.


.


.


.


...GAIRAH CINTA KUANRIN....


Beberapa bulan kemudian, Karin pun lulus dan di acara kelulusannya Kuan pun membuat kejutan buat Karin. Dia yang tidak tau Kalau hari ini mendapat kejutan dari sang Kekasih pun menangis haru. Karena didepan semua temen-teman dan Gurunya, Haikuan melamar Karina disaksikan kedua orang tua nya juga. Momen itu menjadi momen yang tidak akan terlupakan bagi Karin.


Semua temen-teman bersorak dan ada yang menggodanya juga tidak sedikit teman-teman pria nya Yang kemudian patah hati di buatnya.


.

__ADS_1


.


.


2 bulan setelah kejadian itu pun Karin segera menikah dengan pemuda yang sangat iya cintai itu. Haikuan begitu memanjakan nya dan membiarkan pernikahan itu Karin yang mengatur sesuai keinginannya. Haikuan mengabulkan semua keinginan Karin yang ingin menikah dengan meriah seperti di negeri dongeng.


Dengan pakaian seputih salju itu Karin berjalan menuju altar tempat di mana sang calon suami berada di temani oleh sang ayah yang dengan setia berjalan bersama nya dan menggandengnya.


Pernikahan pun selesai, Karin sudah menjadi nyonya Liu dan acara resepsi yang di gelar dengan sangat meriah itu pun berjalan sangat lancar. Betapa bahagianya Karin yang di kabulkan membuat pernikahan impiannya sendiri dia pun tersenyum dengan cantiknya disepanjang pesta pernikahan membuat Haikuan ikut tersenyum menyaksikan hari bahagianya.


.


.


.


Malam ini adalah malam yang di tunggu-tunggu oleh Karin dan Haikuan, malam dimana Karin akan menyerahkan mahkota terindahnya kepada suami tampan nya ini.


Tapi tidak seperti yang diimpikan malam pertama ini dibuat kacau karena panggilan mendadak dari rumah sakit kalau ada pasien gawat yang harus segera Haikuan tolong.


Dengan sangat terpaksa dan sedikit memohon kepada istri yang baru beberapa jam itu di menikahinya untuk mengijinkan dia pergi melaksanakan tugasnya.


"Maaf Karin sayang, Gege mendapat panggilan darurat dari Rumah Sakit kalau ada pasien yang harus segera di operasi." Ucapnya meminta ijin.


"Ge ini hari pernikahan kita dan malam pertama kita apa tidak ada Dokter lain yang bisa menggantikannya?? Bukankah Gege bilang mendapat 1 minggu cuti dari Rumah Sakit??" Tanya Karin sedih.


"Iya Gege tau itu tapi kan sayangku ini tau kalau suaminya yang tampan ini seorang Dokter yang harus siap segera menolong pasien jika keadaannya gawat." Ucap Kuan menjelaskan.


"Apa tidak ada Dokter yang laen untuk menggantikan mu??" Tanya Karin lagi.


"Tidak ada dan Gege mohon kali ini saja. Hanya beberapa jam saja. Dan Gege akan segera pulang untuk melanjutkan malam pertama kita, Gege janji apa pun yang Karin mau akan Gege kabulkan." Rayu Haikuan.


"Baiklah tapi ingat janji ya semua yang Karin mau Gege harus turuti." Ucap Karin memastikan.


"Gege janji." Haikuan meyakinkannya.


.


.


.


.


...GAIRAH CINTA KUANRIN ...


Sesampainya di Rumah Sakit Kuan pun berjalan tergesa-gesa sesampainya di dalam dia sudah disambut oleh rekan se profesinya itu.


"Dokter Kuan maaf mengganggu di malam pernikahanmu ini," ucap temen nya.


"Tidak masalah memang ini sudah menjadi tugas saya." Ucap Kuan menyakinkan temennya.


"Apa istri anda tidak marah diganggu dihari malam pernikahannya ini, yang seharusnya anda dan istri anda sedang ehem. Itu loh." Ucap temennya.


"Hus... sudah jangan ngomong itu dulu, kita cepat-cepat tolong pasien biar aku cepat pulang dan menyelesaikan yang tertunda malam ini." Kata Haikuan yang buru-buru berjalan menuju ruang operasi setelah mempersiapkan semuanya. Teman nya Itu hanya tertawa kecil sambil mengikutinya dari belakang.




"Membosankan, dan ngantuk." Ucap Karin yang tampak bosan menunggu suami nya Itu. "Apa Aku tinggal tidur aja ya?? Pasti Gege lama yang pulang. Kan operasi itu gak sebentar." Ucap nya lagi.



Lama dia menunggu dan akhirnya karena kelelahan Karin pun tertidur.


__ADS_1


...GAIRAH CINTA KUANRIN...



CEKLEK


BLAM...



Kuan memasuki kamar nya dan melihat Karin istri yang baru iya nikahi beberapa jam itu tertidur pulas. Melihat istri nya yang tertidur pulas membuat dirinya merasa sedikit ada rasa bersalah.



Seharusnya ini adalah malam yang mereka tunggu-tunggu. Tapi apa lah daya pekerjaan Haikuan yang memang harus siaga dan mau tidak mau harus dilaksanakan jika menyangkut nyawa orang itu membuatnya meninggal kan istri nya sendirian di malam bahagia mereka.



Haikuan memasuki kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah bersih dia pun berencana untuk tidur karena memang tubuhnya sangat lelah.



Perlahan dia menaiki tempat tidurnya, tapi walaupun sudah sangat pelan pun tetap gerakannya mengusik tidur Karin yang akhirnya terbangun.



"Ge sudah pulang??" Tanya Karin ditengah kesadaran dari tidurnya.



"Hm, sudah." Ucap Haikuan. "Jika Karin  lelah tidur lah. Maaf aku meninggalkan mu." Kata Haikuan lagi.



"Tidak masalah Ge, Karin paham kog Sama situasi seperti itu." Ucap Karin sambil tersenyum.



Melihat itu Haikuan pun langsung mencium dan \*\*\*\*\*\*\* bibir Karin. Permainan itu pun menjadi semakin panas setelah Haikuan meminta dan menuntut lebih dari yang dia mau.



"Apa boleh aku meminta nya sekarang??" Ijin Haikuan kepada Karin.



"Tentu saja, aku milik mu Ge." Ucap Karin.


.



.



.



.



TBC


__ADS_1


☆VIENY


__ADS_2