
Setengah jam telah berlalu dan akhirnya sampai juga di perpustakaan. Ground floor berisi alat tulis, bazar buku, food court, dll. Lantai satu berisikan buku-buku pelajaran, motivasi, dll. Dan lantai dua adalah ruangan kesukaan Sisil disana ada komik, novel, dan bacaan lainnya.
Tanpa melihat-lihat Sisil langsung menuju tangga dan naik ke lantai 2. Sisil selalu begitu setiap ke perpustakaan, ia berhenti di lantai lain kalau sedang membutuhkan sesuatu pastinya.
Sisil
"Victor! kalau kau mau lihat-lihat dulu silahkan, akan kutunggu di laintai 2!" kata Sisil penuh semangat dengan senyuman gembiranya. "Pantas saja ia memilih ke perpus ternyata sumber kebahagiaannya ada disini haha" batin Victor. Victor yang tadinya ingin melihat-lihat memutuskan untuk menemani Sisil.
"Eh... cepat sekali.." kata Victor seraya memandangi Sisil dan tersenyum. Melihat Sisil yanng sudah menemukan buku yang sesuai seleranya. Sisil tampak senang hingga matanya berbinar-binar.
Victor
"Cepat sekali sudah menemukan buku" kata Victor seraya menghampiri Sisil lalu mengelus kepalanya.
Sisil
"Xixi tentu saja, aku ini ahlinya! oh ya kenapa lihat-ihatnya cepet banget?" jawab Sisil.
Victor
"Oh aku mau sama kamu terus" jawab Victor dengan santainya.
Sisil
"A ha ha ha oke" jawab Sisil merasa aneh. "Ah kalau gitu aku duduk disana ya, ayo kamujuga cari bacaan" sambung Sisil seraya menunjuk tempat duduk yang ia maksud.
Victor
"Hmm" jawab Victor singkat.
Muka Victor memerah selama ia mencari buku. "Sial dia... imut juga ya, eh gak dia cantik juga gemesin arghh aku ini kenapa sih!" batin Victor seraya memukul rak buku di depannya. "Ah aku harus cepat-cepat!" gumam Victor.
__ADS_1
Suasana tenang perpustakaan bahkan Sisil membaca bacaannya dengan tenang tapi tetap saja matanya berbinar-binar selama membaca. Sisil menyadari Victor sudah menemukan buku yang akan ia baca dari kejauhan. Lalu Sisil melambaikan tangannya kearah Victor, Victor jmenyadarinya ia hanya mengangguk dan tersenyum.
Sisil
"Apa yang kamu mau baca?"
Victor
"Ah Dikta dan Hukum, kamu sendiri?"
Sisil
"Oh aku tau itu, aku sendiri baca Dakaretai Otoko 1-i ni Odosarete Imasu manga ver kyaaa! tapi sebaiknya kamu jangan membacanya atau kau bakal menyesal seumur hidupmu! ini peringatan!" jawab Sisil bangga seraya mengacungkan jari telunjuknya.
Victor
"Ha ha okei"
Satu jam lebih sudah berlalu, nampaknya mereka juga sudah puas membaca beberapa buku disana.
"Gruuuuk~" suara perut lapar Victor.
Sisil
"PFFTT HAHAHAH kamu lapar ya? maaf-maaf aku juga baru ingat kita belum makan apa-apa" kata Sisil sedikit mengejek.
Victor
"Ah kau menyebalkan! bagaimana gak lapar, dari tadi siang aku belum makan!" jawab Victor kesal.
Sisil
__ADS_1
"Eh.. kenapa gak bilang dari tadi? kalau kau bilang dari tadi kita bisa makan dulu sebelum kesini"
Victor
"Maaf.."
Sisil
"Sudahlah ayo kita cari makan diluar lalu pulang, kalau gak kamu bakal pingsan kelaparan" kata Sisil serius seraya menggandeng tangan Victor dan menariknya ke arah tangga. Victor terkejut sekaligus senang. Mereka bernar-benar terlihat serasi.
Mereka berdua sudah keluar dari perpustakaan. Suasana malam pada waktu itu benar-benar Indah, Selama ini Sisil hanya ke perpustakaan sendiri atau dengan papa nya. Namun kali ini ia merasakan sensasi yang berbeda, sensasi yang selama ini belum pernah ia rasakan.
Sisil
"Oh ya kamu mau makan apa?"
Victor
"Apa aja yang penting kenyangin"
Sisil
"Hmm kalau gitu bagaimana Mcd?"
Victor
"Boleh... kamu pasti ingin es krimnya kan"
Sisil
"Hihi.. tebakanmu benar"
__ADS_1
Victor mengelus gemas kepala Sisil. "Pfttt HAHAHA" tawa mereka bersama. Sepanjang perjalanan mereka terus berbincang dan tertawa. Suasana malam itu terasa lebih indah dan menyenangkan.