Hanya Mencintai Mu

Hanya Mencintai Mu
Rencana 2


__ADS_3

"Apa yang harus kulakukan? jika ang bei tidak kembali?"


Chyou menggigiti kuku nya cemas, akhir akhir ini dia mendapat perawatan tubuh juga agar bisa menarik Ang bei, meskipun kata Ning fa. wanita seperti Chyou akan tetap jelek, meskipun mendapatkan perawatan seperti itu, dan tidak akan bisa secantik dirinya.


Lalu beberapa kali Ning fa dengan sengaja memprovokasi Chyou, seperti saat sedang minum teh, atau Ning fa yang berusaha tiba-tiba terjatuh dan menuduh Chyou dengan lembut dan licik. mengatakan bahwa Chyou tidak sengaja atau hanya kesalahan kecil, wanita dari desa rendahan.


Menginjak wajah Chyou agar citra nya jelek dan Ning fa mendapatkan pujian besar, dia melakukan itu karena demi mendapatkan perhatian besar atas kebaikan hati nya dari orang orang dan meninggikan wajah nya hingga ke langit, (citra bagus Ning fa).


"Cih!, wanita sombong itu!!! awas saja jika aku berhasil memenuhi tugas ini keluarga Liu pasti akan lebih menghormati ku!"


Chyou menggertak gigi nya kesal karena wanita ini sering menggunakan nya menjadi batu loncatan untuk menaikkan citra nya.


Padahal jika sesuai dengan rencana keluarga Liu, ang bei..., jika dia benar benar telah sembuh, Ang bei akan disuruh mengurus ladang yang luasnya berhektar-hektar itu, bersama Chyou, dan mereka sama sekali tidak akan bisa ikut campur bisnis yang direbut.


Dan akhirnya keluarga Liu mendapatkan kabar baik, bahwa ang bei selamat dan sehat jadi mereka segera menyiapkan sang calon istri baru ang bei secantik cantik nya, dengan merawat wajah tubuh segala macam calon ini, dan memperlakukan Chyou dengan lebih hormat, seluruh tubuh nya dijaga dengan baik dan bersiap untuk maju ke medang perang nanti untuk menggoda ang bei.


Ning fa bahkan tidak bisa menggangu nya saat itu yang membuat hidung Chyou terangkat tinggi-tinggi, (bangga dengan status nya saat ini dipedulikan) padahal dia tidak tau kesengsaraan apa yang menanti saat itu.


Ning fa bahkan marah tapi mencoba bersikap terkendali karena kesombongan Chyou, dia tidak bisa menyerangnya saat ini, karena diperhatikan oleh semua keluarga nya, agar rencananya sukses, jadi dia hanya bisa mengutuk agar rencana Chyou tidak berhasil dan mendoakan nya mendapat kan hasil terburuk.


Akhirnya hari ini tiba Chyou dimandikan dengan sangat baik, meskipun dia masih jelek tapi sudah mendingan lah...., tubuhnya yang dirawat terburu-buru seperti ini tetap cantik, dia juga dirias dengan perhiasan yang bagus, meskipun perhiasan murah tapi terlihat mewah dan elegan, rombongan keluarga Liu menuju rumah tangga ang Bei.


...****************...


Keesokan pagi nya, 1 hari setelah aku pulang saat itu aku menyapa bayi di perut Li Mei dengan bahagia, bertanya tanya apa ada ketidak nyamanan atau dia merasakan muntah dan gejala lainnya. aku terus bertanya hingga ia muak mendengar pertanyaan ku yang terlalu menghawatirkan dirinya.

__ADS_1


Jadi aku bergegas menyiapkan susu segar nutrisi penting untuk ibu hamil, aku berfikir sebentar dan mengingat bahwa aku pernah mendapatkan susu khusus ibu hamil, dulu waktu sedang menyetok barang barang untuk hari kiamat tiba-tiba aku terfikir kan hal ini.


Jika aku mempunyai pasangan hidup aku harus mengumpulkan banyak barang untuk keluarga ku dong?, dan jadilah aku menyimpan susu ibu hamil, susu bayi, baju bayi, popok, mainan dan lain sebagainya.


Aku menemukan susu ibu hamil dan menyeduh nya dengan sepiring kecil sarapan karena kami akan sarapan yang disiapkan oleh pelayan rumah.


"Ayo sayang minum susunya...'


Aku melihat Li Mei bahagia makan pancake manis itu menggigit blueberry dan strawberry nya alami manis asam dan segar dari ruang angkasa ku, dan akhir akhir ini dia suka makanan asam.


"Ih... rasanya tidak enak..."


Dia mengeluh kan bau susu itu, tapi aku membujuk nya agar bayi kami sehat sentosa di dalam perut nya, akhirnya dia mau dan meminum nya habis, dan akhirnya kami keluar dari kamar dan aku menyuruh pelayan untuk mengerjakan ini dan itu saat duduk di meja makan bersiap makan pagi dengan ibu hamil ini.


Makanan yang di taruh meja sangat beragam dan tidak membuat dirinya mual, Li Mei makan dengan bahagia susu dan pancake tadi itu hanya sebagai pengganjal perut saja atau makanan pembukaan dan sekarang makanan sesungguhnya.


Ia memaksa untuk tetap ikut mengurus akuntansi keuangan, padahal dia baru hamil 2 minggu. tidak boleh terlalu lelah.


"Istri kamu gak boleh capek loh!"


"Ya... aku tau"


"Makan makanan tinggi kafein juga gak boleh!."


"Es krim dikurangi sayang..."

__ADS_1


"Hm... ya, memang nya kenapa tidak boleh?"


"Nanti dedek bayi kita keberatan dan sudah keluar jika berat nya 4 kg kamu susah lahiran nanti, disini tidak ada operasi Caesar nanti bahaya."


"Emang ngaruh kalau aku makan begitu?"


"Ya, sayang ngaruh banget... jadi nanti aku panggil dokter lagi buat meriksa kamu buat dipantau terus kesehatan mu."


"Baiklah... aku nurut"


"Bagus itu Li Mei aku..."


Aku mencubit pipi nya gemas tidak terlalu kencang karena tidak ingin menyakiti nya. kami turun dengan nyaman dari kereta dan masuk ke kedai yang masih tutup, lebar ini tempat ini 300m², tapi kami masih ingin merombaknya dan membeli toko sebelah dan melebarkan nya, itu rencana sih.


Tapi itu nanti dulu, sekarang kami melihat para pekerja sibuk bersiap membuka toko, dan aku membantu beberapa koki di dapur sedangkan Li Mei bersama pelayan yang ia pilih untuk menggantikan nya jika dia sedang sibuk atau apapun, bersiap di depan kasir.


Li Mei santai memeriksa akuntansi keuangan kemarin dan saat jam buka kami membuka pintu toko lebar lebar, dan pembeli mulai berdatangan, semakin dingin di luar semakin ramai, ini nyaman untuk menghasilkan uang dengan baik, beberapa pelayan bekerja keras dengan antrian yang panjang.


Sup hangat semuanya laris, apalagi menjelang makan siang, bertambah ramai, aku beristirahat dengan Li Mei memakan masakan yang kubuat dengan sengaja di dapur saat sepi dan kami makan dengan lahap, aku juga menyuruhnya untuk kekamar mandi lalu masuk keruang angkasa dan meminum susu ibu hamil.


Segaja aku berkata seperti itu agar dia ingat, untungnya dia menurut dan menghabiskan nya dan segera keluar dari kamar mandi, kami keluar dari toko dan Guan Lin memberi hormat dia pasti mencari ku lagi karena ingin memastikan perintah yang telah ia laksanakan.


Tuan Zhu an berkata pabrik bagian timur telah selesai, meskipun tempatnya kecil sesuai dengan perintah anda kelompok pekerja telah dipilih untuk bekerja di sana untuk mengasapi ikan.


"Bagus, ikut masuk kedalam kita akan membahas nya.."

__ADS_1


Aku menggenggam erat tangan Li Mei dan menyuruhnya untuk masuk kedalam kereta bersama kami dan menuju pabrik itu di utara.


__ADS_2