
Setelah kembali sejenak ke dalam ruang angkasa untuk membuat susu dan membiarkan nya minum hingga habis kami keluar dari kamar dan memerintahkan untuk menyiapkan meja makan kami, tidak perlu menunggu waktu lama akhirnya makanan sampai juga
Makanannya khusus kesukaan Li Mei dan juga baik untuk ibu hamil aku telah menyerahkan beberapa resep masakan yang boleh dimakan untuk ibu hamil dan juga memperingati para pelayan untuk bahan makanan yang dilarang, kami makan dengan santai dan beberapa kali aku juga menggoda istriku.
Oh ya, untuk kedua ibu-ibu itu tidak memasak untuk pelayan dan diri kami lagi karena fokus untuk bekerja di kedai, jadi kami mengambil dua orang lain dan mengurus makanan sehari-hari para pelayan dan juga kami. yang tentu saja masih orang kami sendiri.
Setelah makan dengan baik kami mengurus pekerjaan dari rumah terutama untuk Li Mei yang harus banyak-banyak beristirahat dan tidak boleh kelelahan, buku akun kedai diperiksa oleh Li Mei, dan aku melihat pembukuan bir alkohol dan lainnya, mengecek sana sini dan akhirnya selesai aku menaruh akun itu kembali di pegang oleh Guan Lin Dan rekapannya di pegang oleh ku di kantor.
Setelah itu aku menyuruh Li Mei untuk terus beristirahat, karena akan kembali mengecek melihat beberapa wanita tua sedang menjahit pakaian ku dan Li Mei serta pakaian anak-anak, tapi disini juga banyak anak perempuan seperti 3 penjaga kecil dan anak hai rong anak bibi Cang dan dun Ming, belajar menjahit pakaian dan membuat sulaman.
"Selamat pagi tuan.."
"Halo..."
Sapa para wanita itu ramah semua usia bercampur disini, tua muda remaja dan anak-anak ada. aku melihat lihat jahitan yang rapih dan memiliki nilai tinggi, seperti yang pernah ku bahas saat rapat itu.
"Hm..."
Mataku terpaku pada sulaman indah ini dan aku mengangkat nya tinggi tinggi dan menyentuh nya dengan hati hati.
"Indah sekali siapa yang membuat nya?"
Seorang gadis mengacung kan tangan nya malu malu karena dipuji, dia termasuk kelompok yang di selamat kan dari perompak, dia ditangkap bersama ibunya dan di jadikan budak **** oleh para penjahat itu.
__ADS_1
Dia dulu sangat ketakutan dengan pria tapi sekarang sudah lebih baik dengan kebaikan kami tuan nya aku ingin membuat lingkungan kerja ramah bagi wanita juga, yang selalu dipandang rendah, entah didunia mana pun.
"Ya kamu hebat sekali mana masih muda tunggu sebentar saya akan memberikan contoh sketsa tas...."
Aku segera berlari ke kamar dan mengejutkan Li Mei, aku mencium nya sekilas dan masuk ke dalam ruang angkasa mengobrak-abrik tas yang sekiranya bisa dipakai di jaman ini.
Ketemu! tidak ada resleting nya seluruhnya jahitan yang nyaman, dan aku juga pernah membuat sketsa tas yang lain dengan berbagai model.
Mengeluarkan kotak yang berisi beberapa buah jarum yang ku pesan sejak lama dari para pengerajin besi dan benang wol yang kubuat sendiri dari bulu domba, lalu keluar lagi dari sana dan kembali ke Li Mei, Li Mei juga menyadari aku membawa benda-benda itu, sebenarnya saat satu orang berada di dalam ruang angkasa kami bisa melihatnya seperti kami mengetahui segala gerak geriknya didalam sana.
Padahal hanya cctv yang seperti itu tapi ruang angkasa ku lebih canggih, jika kami berdua didalam kami tetap bisa tau apapun didalam ruang angkasa ini, tapi biasanya kami tidak melakukannya karena tempat ini sangat luas dan memberatkan pikiran jika di telusuri dengan kekuatan itu.
"Mau buat tas?"
Jadi aku disini akan memperkenalkan rajutan kepada kalian aku memberikan contoh rajutan juga kalian bisa melihatnya dan menyentuh nya,
Aku memberikan sarung tangan rajut, topi rajut, tas rajut, kaos kaki, dan syal rajut dan mata mereka cerah melihat benda benda itu, untungnya aku punya semua barang yang tidak terlalu mencolok bagi orang zaman ini, polos tidak terlalu banyak pernak pernik yang aneh meskipun warna mereka sangat indah dan mencolok.
Mereka saling memengangi benda itu bergantian mencoba dan menebak nebak bagaimana cara membuatnya berdiskusi.
"Jadi saya disini akan mengajarkan hal yang termudah yaitu membuat syal ini..."
Saat aku mempraktekkan aku jadi teringat seorang nenek tua yang menjual syal dihari yang dingin biasa nya dia mendapatkan uang dari merajut hal hal yang indah, aku juga sering membeli nya dan dia sering mengobrol dengan ku.
__ADS_1
"Nak, kamu sangat muda dan tampan apa kamu sering membeli ini untuk hadiah?"
"Eh.., tidak nek..., ini untuk kupakai sendiri..."
"Oh... kukira itu untuk hadiah, padahal ini sudah hampir natal apa kau tidak punya pacar kurasa bagus untuk memberikan pacar mu syal lembut seperti ini?"
Aku tersenyum malu, "Saya belum mempunyai pasangan nek.."
"Astaga betapa tidak sopan nya saya, tapi tenang saja saat anda mendapatkan pacar pasti pasangan anda yang akan membuat syal seperti ini..."
"Terimakasih atas doanya nek..."
Dan semenjak tahun itu aku tidak pernah melihatnya jualan lagi dan aku penasaran lalu menemukan kabar bahwa dia telah meninggal, entahlah itu untung atau tidak karena dalam 2 tahun setelah nya wabah zombie menyebar.
Tapi karena perkataan nenek tentang pacar yang membuat kan ku syal dan mengetahui kematian nenek itu aku jadi ikut kursus merajut sebagai hobi lain dari memasak. aku tersenyum kecil saat memperhatikan para wanita ini mencoba dengan baik merajut.
Gadis yang ditunjuk itu juga kikuk pada awalnya, mungkin karena ditunjuk oleh ku karena paling bagus sulaman nya dia menjadi terbebani tanggung jawab. tapi segera baik baik saja setelah beberapa kali percobaan, aku membiarkan para wanita itu untuk terus bekerja dan belajar menitipkan semuanya kepada xi SHI, Tianba dan Yan ming dan mereka dengan patuh memberikan hormat.
Setelah itu kaki ku melangkah ke kandang kuda mengambil kuda dan menuju rumah kedua, penasaran apakah para pengerajin bisa membuat mangkok kaca, sekalian ke tempat pembuatan alkohol juga.
Melihat tidak ada yang salah dan memberikan nasihat yang baik untuk mereka karena ini sudah beberapa hari setelah percobaan kaca lagi, dan aku lebih senang karena mangkok kaca juga piring kaca telah di buat.
"Ini indah..."
__ADS_1
Aku melihat lihat beberapa hasil yang jadi dengan takjub. Guan Lin sebagai pengawas juga senang.