
"Jadi bagaimana rencana mu untuk membiarkan dia mencoba alat alat medis dari ruang angkasa?"
Li Mei berfikir lalu kembali melanjutkan perkataan nya.
"Apa mungkin kami perlu menyediakan bangunan lain dirumah untuk menempatkan benda itu?"
"Tidak perlu, aku mempunyai ide yang lebih baik!, dengan membiarkan hanya mereka berdua yang masuk ke dalam ruang angkasa kami, dengan menutup mata mereka ke ruang khusus di rumah kami yang disediakan sebagai penyamaran ruang perawatan, sebelum kami menuju ke ruang angkasa dan menaruh mereka di tempat yang kami sediakan ruang khusus pengobatan nya."
Aku menarik nafas terlebih dahulu sebelum melanjutkan perkataan ku.
"Setelah itu membuka penutup di mata mereka, dan setelah kami sampai di ruang khusus tersebut, kita akan menunggu proses operasi selesai, jika dia membutuhkan asisten dokter aku akan maju dan menangani nya. dan setelah selesai kami akan menutup mata Yihua dan pangeran kembali untuk istirahat di luar angkasa, yaitu kamar yang kami masuki tadi, sebagai tempat sandiwara ruang medis."
Aku menjelaskan dengan Li Mei Secara rinci dan dia mengangguk angguk mengerti dengan solusi kami. tapi sepertinya ada yang menganggu dirinya.
"Tapi..., bukankah mereka tidak akan setuju?"
"Tenang saja aku sudah membuat yi Hua menerima peraturan dari kami, ini untuk menyembunyikan ruang angkasa kita."
"Oke tapi ada satu hal lagi yang membuat ku khawatir"
Li Mei menatap mataku lekat lekat, dan aku tau ke khawatiran nya ini dan tersenyum mencium dahinya lembut.
__ADS_1
"Kita jadi akan mendukung pangeran ke 9... aku tahu dan kamu tidak perlu khawatir karena aku punya rencana jika mereka berbahaya bagi kami."
"Dan kurasa pangeran ke 9 tidak menginginkan posisi itu, karena sebagai orang yang bebas dia lebih memilih bertempur menjadi jenderal di medan perang, apalagi bakat kultivasi nya bagus, mungkin saja dia tidak akan mengincar posisi kaisar"
Li Mei menyembunyikan wajahnya di dadaku dan berkata dengan lembut.
"Saya percaya dengan mu"
"Oke, tidur lah Li Mei... istri ku...."
...****************...
"Hoam...."
Seperti yang paling mudah adalah berlari, udara segar di zaman ini memang nyaman tidak seperti saat dunia lama ku yang belum kiamat yang banyak polusi atau saat kiamat yang kebanyakan berbau busuk hampir di semua tempat karena zombie. disini nyaman dan segar sekali.
Setiap kami berlari di atas salju benar benar sangat indah terkadang beberapa anak yang masih menjadi magang penjaga ku, terjatuh karena tidak seimbang saat mengikuti rombongan dewasa untuk berlari.
Setelah selesai berolahraga pemanasan dan lainnya, aku melakukan tugas ku mengurus Li Mei yang hamil dan setelah itu mengurus dokumen toko dan buku kas dari usaha masing-masing bidang, aku juga berencana untuk memperluas kedai dan membuat toko khusus dari produk kami sendiri dan memasarkan produk nya.
Aku juga mendapatkan kabar baik dari keluarga Cao, mereka akan segera kembali ke daerah ini dan mulai saat itu produksi kartu bisa di sebar luaskan di kalangan masyarakat dan bangsawan. uang keuntungan juga akan di peroleh setelah dia kembali.
__ADS_1
Dan ada hal hal penting yang harus aku tanyakan kepada mereka, seperti tentang pangeran ke 9, belum lagi berkabar dengan yi Hua yang Wang fei (istri pangeran) tentang rencana lainnya, resep pil aja belum sempat kubuat karena terlalu sibuk.
Seperti menunggu kabar dari nona bangsawan yang saat itu menawarkan resep pil dengan pernikahan tapi kutolak katanya dia berencana mengrimkan 1 pria manusia hewan yang dipilihnya, belum mengurus kedai yang akan di perbesar, pabrik di Utara dan pasokan bahan mentah.
Pabrik lain, pembuatan dermaga dan villa juga rumah besar di desa Siwan, pengiriman stok berikutnya ke kota sebelah, melihat hasil tambak sekalian bisnis angkutan dermaga yang akan aku buat dalam perjalanan nanti saat berlayar kembali.
Belum ngurus istri yang lagi bunting, latihan naikin tingkat kultivasi kami berdua, beuh... tugas ku banyak sekali, memikirkan nya membuat ku merinding belum memeriksa tempat nya langsung kunjungan lapangan, kerena bahkan kemarin aku terjebak dalam badai salju sampai tidak bisa melihat pabrik di Utara.
Masih banyak lagi tugas yang belum ku pikirkan dan rencana masa depan kami tapi yang penting aku harus nambah budak lagi atau pekerja di sini, intinya orang orang kepercayaan ku untuk memengangi bisnis yang lain, belum lagi penghasilan yang terus di tarik ke pembangunan pabrik rumah dan villa baru, itu benar-benar menguras habis kantong uang ku.
Yan ming memberikan ku laporan dari pabrik utara dan juga memberikan beberapa pesan dari suaminya yang menjaga di sana sekarang kedua orang ini yang adalah suami istri bekerja secara berjauhan, karena mereka sudah bisa belajar huruf dan membaca, istri nya Yan ming di tugas kan di rumah ku bersama kelompok wanita dan anak-anak untuk belajar menjahit tas.
Sedangkan suaminya mengurus pabrik disana dan Istri nya akan pulang saat sudah sore dengan transportasi yang ku berikan yaitu gerobak kerbau, terkadang dia juga membawa barang-barang hasil pabrik saat berangkat pagi kesini itu lebih efesien kan?, apalagi saat permintaan di kedai melonjak sup hangat dari olahan laut kami sangat enak dan digemari masyarakat apalagi cuacanya seperti ini dingin.
Aku akhirnya memutuskan untuk 'Pemeriksaan Lapangan' untungnya saja cuacanya terlihat cerah dan dikhawatirkan akan terjadi badai salju lagi, aku memutuskan untuk membawa kereta kuda ku yang nyaman untuk bocah tuoli itu ya hanya kami berdua saja, aku menjadi kusir kuda nya dan tuoli bersikeras untuk duduk di samping kusir.
Jadi kubiarkan saja dan kami segera memeriksa kesana. untungnya kali ini tidak ada masalah aku berhasil menebak badai salju dan menyuruh bocah itu untuk di dalam gerobak kereta kuda yang hangat, dan menurut jadi kami pulang dengan sangat lancar menuju ke rumah.
Saat sampai Li Mei yang sedang duduk bersama para pelayan membahas evaluasi kerja terlihat imut, dia menasehati beberapa orang dan memberikan arahan kepada beberapa orang apalagi staf yang di pilih untuk mengurus kedai adalah orang orang kami sendiri.
Apalagi dengan niat kami yang akan memperlebar kedai pasti orang orang itu akan menjadi senior yang lebih bertanggungjawab untuk mengurus anak-anak baru nantinya.
__ADS_1
Dia juga pasti habis pulang dari kedai, untungnya saja aku telah membuat beberapa gerbong kereta kuda yang nyaman untuk berpergian jadi tidak masalah aku pakai untuk pergi, dan dia juga pakai untuk ke kedai.