Hanya Mencintai Mu

Hanya Mencintai Mu
Energi qi dan mental


__ADS_3

Saat aku telah beristirahat cukup dan memutuskan untuk pergi dan kembali ke kapal no 1, segera aku memberitahu kan nya ke awak kapal no 10 dan segera melompat terbang hingga tidak terlihat oleh pandangan mata mereka lalu masuk ke dalam ruang angkasa lalu keluar dari titik pusat Li Mei berada.


Dia menyentuh wajah ku dengan lembut, matanya khawatir tapi tetap cemerlang karena melihat ku yang baik baik saja, ia membawa ku masuk kedalam kabin kamar kami untuk berisitirahat, bahkan meminta untuk tidak di ganggu oleh siapapun.


"Kau! Apa kau tau kalau itu berbahaya!"


Saat ini kami telah duduk bersantai di kasur dan Li Mei mengucapkan kata-kata itu dengan gemetar.


"Istri..."


"Apa kau tidak tau...., aku ketakutan?"


Ia berbalik menatap ku dengan air mata sedih nya yang mengalir dengan pilu, tenggorokan ku tercekat saat melihat nya seperti ini, karena mungkin ini pertama kali nya kami benar benar mendapatkan kesulitan.


Bibir ku kelu untuk mengucapkan sepatah kata pun untuk membantah nya, tangan ku berusaha terulur dan mencapai tangan nya tapi segera di tepis dengan kasar, dengan tatapan kesal nya yang berapi-api dengan mata nya yang terus mengeluarkan air mata indahnya.


"Aku... Minta maaf...."


Akhirnya hanya kata itu yang bisa ku ucap kan sekarang, memohon belas kasihan nya agar mau ku peluk.


"Apa sebegini nya anda ceroboh terhadap nyawa?"


Suara nya parau, dan aku tidak tahan lagi menatap nya seperti ini dan langsung memeluknya erat-erat lalu dengan lembut membawanya duduk di pangkuan ku.


"Sebegitu nya anda sembrono terhadap nyawa mu sendiri!, itulah sebabnya anda mati di makan zombie!"


Teriak nya penuh dengan keluh kesah, aku hanya terdiam dan memeluk nya mendengarkan omelan nya yang menyedihkan untuk ku dengar dengan baik, tapi Li Mei adalah orang yang lembut meskipun mengatakan kata-kata kasar agar menyadar kan ku akan pentingnya menghargai nyawa dia balas memeluk tubuh ku lebih erat.

__ADS_1


"Tolong, jangan membuat ku khawatir seperti ini oke..."


Aku mengusap air mata nya dan mencium bibir nya dengan lembut mencoba membujuknya dengan baik.


"Tapi saya harus melindungi mu, istri percayalah saya pasti akan mementingkan diri sendiri lebih baik!"


Aku tersenyum dan menatap nya dengan penuh keyakinan, dengan wajah nya yang cemberut setelah menangis tersedu-sedu lalu mencubit wajah ku dengan keras.


"Jika kau mati aku juga mati! Ingat!!!"


"Ya, aku tau kita akan tetap bersama ke dalam dunia bawah kematian, jadi jangan bersedih lagi oke"


"Hmp!"


Setelah acara membujuk kecil aku tersenyum tak berdaya dengan dirinya yang tertidur lelap setelah menangis dan kesal kepada ku aku membaringkan nya ke kasur dan memeluknya erat-erat dari belakang lalu ikut tertidur.


...****************...


"Guru!"


Suara bersemangat Tuoli benar benar menunjukkan bahwa dia senang saat ini.


"Heh... Bocah kenapa kau mencari ku di pagi hari seperti ini nak?"


"Aku di sini untuk menagih janji!"


"Janji?"

__ADS_1


Aku mencoba mengingat ingat janji apa yang kuberikan kepada bocah kecil itu dan teringat kalau dia telah bisa melakukan beberapa jurus sederhana yang biasa digunakan pelatihan anak-anak penjaga, karena itu aku berjanji jika dia bisa melakukan nya dengan baik dia bisa mendapatkan latihan inti kultivasi secepatnya dari ku.


"Ah... Baiklah..., aku akan bersiap siap terlebih dahulu kau tolong katakan pada para senior wanita agar menjaga Nyonya"


"Baik guru!"


Segera bocah kecil itu berlari pergi dengan semangat dari depan pintu kamar ku, aku hanya menghela nafas lucu melihat semangat nya yang menggebu gebu, daripada saat pertama kali kami bertemu Tuoli telah banyak berubah menjadi anak yang cukup aktif dan ceria.


Aku senang dengan perubahan karakter nya itu, untungnya ibu angkatnya sangat baik, meskipun sisa keluarga nya tidak, jika tidak tuoli tidak bisa bertahan hidup sampai sekarang, dan aku bahkan membawa bocah kecil itu untuk berlayar lagi, meskipun ibu nya tidak ikut dia tetap bersenang senang dengan perjalanan ini untuk mempelajari pelajaran yang berharga dari ku.


Senior senior nya yang bisa ikut pelayaran ini sudah bisa menggunakan aliran qi mengumpulkan dantian di dalam perut nya sebagai titik pusat energi spiritual tubuh seorang seniman beladiri, saat ini aku menatap dirinya yang sedang fokus duduk bersila di lantai geladak kapal.


Beberapa awak kapal tertarik dengan latihan lanjutan kami setelah berlatih seperti biasa di pagi hari dan hanya melihatnya sekilas lalu kembali mengurus pekerjaan nya sendiri, meskipun penasaran tapi pekerjaan nya sekarang lebih penting jadi dengan tatapan mata tidak rela mereka kembali ke posisi masing-masing.


Tuoli memejamkan mata mengikuti perintah ku dengan baik, keringat terus bercucuran dari badannya.


"Ayo nak, kau harus fokus jangan mengaburkan energi yang telah kau kumpulkan dengan susah payah dari udara tanpa membentuk nya menjadi dantian mu!"


Ingat ku dan memperbaiki beberapa posisi duduk nya atau gestur pelatihan nya salah karena kehilangan fokus, keningnya berkerut kerut setiap kali gagal memeluk enegi qi dari udara dan memasukkan nya ke dalam tubuhnya.


Aku mengetahui kesulitan anak ini tapi memang itu adalah bakat tersendiri jika dia berhasil untuk membentuk dantian nya, karena bahkan dalam buku latihan yang kubaca lebih tepatnya ku ingat setelah mendapatkan ingatan Ang bei karena membaca banyak buku latihan membentuk dantian perlu waktu yang lama.


Bahkan pemilik asli nya tidak mengerti aliran qi jadi bagaimana bisa dia membuat dantian di perut nya?, tapi aku berbeda energi spiritual dan energi mental dari bumi ku hampir mirip jadi aku dengan mudah mempelajari dantian dan konsep beladiri kultivasi ini.


Energi spiritual menurut ku seperti kami memengangi sebuah bola lembut yang sangat mudah pecah juga licin untuk lari pergi dari tangan mu, jika kau mengalihkan perhatian mu sebentar saja dari benda itu dia akan segera kabur menyatu kembali ke udara dan membuat perjuangan beberapa orang yang ingin menjadi para pejuang kesulitan.


Sedangkan energi mental sangat mudah karena di otak setiap manusia adidaya elemen mempunyai kristal yang menyebabkan kekuatan nya muncul, sama seperti zombie, yang mempunyai kekuatan elemen atau tidak pasti memiliki inti kristal di kepala nya.

__ADS_1


Tapi aku juga tidak tau manusia adidaya adalah kelainan dari mutasi virus atau bukan, karena saat aku mati aku belum mendapatkan berita terbaru tentang hubungan kristal manusia adidaya dan zombie.


Aku menatap bocah yang pantang menyerah ini dan membantu nya untuk mengalirkan energi qi ku ke dalam tubuhnya agar dia lebih mudah untuk memengangi erat energi yang terus berlari dari tubuhnya.


__ADS_2