Hanya Mencintai Mu

Hanya Mencintai Mu
Aksi


__ADS_3

Saat ombak tampak ganas maju kedepan dengan langkah kaki kultivasi (melompat tinggi dan melayang di udara sebentar juga dengan bantuan elemen angin) aku melompat tinggi ke udara dan mengeluarkan elemen es, membekukan gelombang besar itu.


Segera langkah kaki ku menuju kapal ke dua dibelakang ku dan dengan lompatan cepat menyambungkan gelombang yang panjang itu menjadi es, menuju ke kapal ke tiga yang sudah hampir terhantam ombak, dengan cepat aku membekukan nya.


Dengan mantap aku melompat ke kapal ke 4 membuat terowongan es membekukan cepat ombak besar sambil menuju ke kapal ke 5, tangan dan kaki ku telah berkeringat dingin kelelahan tapi tidak ada waktu untuk beristirahat karena kapal 6, 7, 8, 9 dan 10 yang akan hancur di bawah ombak raksasa.


Segera dengan cepat aku membuat lapisan pelindung dari elemen air melindungi ke 3 kapal tersisa, seperti sebuah bola membuat gelembung besar agar kapal aman tidak terkena ombak yang telah menghantam atap kapal, memperkokoh agar air laut asli tidak bisa menembus ke dalam pelindung air yang kubuat.


"BLUPPP...!!!"


"!!!"


Sesak itu lah yang kurasakan, air terus berusaha masuk kedalam mulut ku, dan karena lelah membuatku hampir menyerah dengan keadaan seperti ini, tapi aku tidak bisa beristirahat sekarang karena semuanya menunggu!, setelah ling lung sejenak aku memantapkan diri, menahan nafas sebanyak mungkin, melakukan pose renang.


Karena sekarang aku telah masuk ke dalam gulungan ombak dengan arus besar memperjuangkan kecepatan tinggi aku menerobos maju meskipun seperti orang yang tenggelam di dalam pusaran air yang kuat, menahan nafas dan memperkuat kekuatan kaki mendorong ke depan menuju 2 kapal terakhir yang sudah hampir terkena.


Dengan cepat mengarahkan tangan ke depan dan mengeluarkan elemen api dan meledakkan gelombang air yang akan mengenai 2 kapal no 9 dan 10, lalu dengan cepat melindungi ke dua kapal itu dengan membuat gelembung air agar bisa berjalan dengan aman saat maju ke depan.


Aku benar-benar membuka celah di gelombang yang sangat panjang itu, hanya untuk kedua kapal terkahir agar tidak terseret arus dan hancur karena tekanan gila dari air, saat aku membakar ke depan ku dan terbebas dari tenggelam di dalam ombak yang menggulung kaki ku, akhirnya bisa mendarat di kapal terujung no 10 dengan aman yang sudah tertutupi gelembung air dan melaju dengan aman.


"Brukk!"


Kaki ku lemah dan terduduk di geladak kapal sambil tersenggal-senggal, aku mencoba duduk bersila dan mengeluarkan kultivasi untuk menyebarkan energi spiritual yang terkuras di tubuh ku.

__ADS_1


Tapi masalah nya adalah aku sangat kelelahan karena mengeluarkan kekuatan elemen berturut-turut, padahal aku hanya mengeluarkan 3 elemen itu menghabiskan tenaga dan membuat kepalaku pusing karena melakukan hal nekat seperti tadi, aku sebenarnya bisa saja menggunakan kekuatan saat ombak masih jauh dari jangkauan ku tapi dengan kekuatan elemen ku yang lemah.


Aku tidak bisa terlalu jauh dan menyebabkan tubuh ku kehabisan kekuatan, untuk melawan gelombang zombie kekuatan ku sekarang mungkin bisa mengalahkan mereka dengan mudah apalagi manusia tapi untuk melawan bencana alam seperti ini perbandingan nya sangat jauh.


"Hah hah...."


Akhirnya setelah beberapa menit beristirahat dan mengontrol kekuatan spritual ku, tubuh ku kembali pulih meskipun sedikit lalu beberapa menit selanjutnya orang orang yang tau aku berada di geladak kapal ini segera datang menemui ku.


"Tuan Ang bei!"


"Astaga anda basah kuyup"


"Cepat ambilkan air hangat dan handuk!"


Jadi aku lebih memilih untuk beristirahat di ruang komando yang sedang mengabarkan berita bahwa aku baik baik saja, dan pemandangan dari kapal terkahir ini no10 menuju jalan yang telah di lalui oleh 9 kapal yang lain sangat spektakuler karena perbuatan ku.


Setelah melewati beberapa jam kapal kembali ke permukaan air dengan tenang dan pelindung air yang ku buat menghilang dengan sendirinya, karena memang benar bahwa 5 dari kapal rombongan terakhir telah tenggelam tapi dengan perlindungan dari ku kapal berangsur-angsur kembali ke permukaan air.


Tapi meskipun kapal kami hampir tertutup oleh air gelombang laut yang ganas tapi sama sekali tidak bisa merusak perlindungan yang ku buat sampai tidak ada air yang menyentuh geladak kapal, para awak kapal yang melihat nya tidak tau keajaiban aneh ini, mereka seolah olah hanya tau itu tertahan oleh pelindung tipis tak terlihat, karena sebenarnya pelindung yang kubuat terbuat dari elemen air, jadi tentu saja tidak terlihat saat kapal kami tenggelam.


Tidak lama kemudian kami melewati sebuah terowongan es kami lalui dengan mulus.


Ya..., itu juga dibuat oleh ku dari kapal ke 5 dan 4, mata orang orang yang menatap jalan yang indah di laut benar-benar terkesima dengan perbuatan ku, bahkan karena kapal tidak terkena masalah apapun mereka para awak kapal kembali ke tempat pengawasan masing-masing, dan aku mendengar dengan seksama penjelasan saat kapal tenggelam.

__ADS_1


Mereka mengatakan bahwa seperti ada guncangan keras, dan goyangan hebat beberapa kali, tapi tidak berdampak apapun pada kapal jadi mereka tenang, terutama para awak kapal yang menjaga ruang komando mata mereka benar benar jelas melihat kapal tenggelam tapi tidak merasakan apapun yang berbahaya jadi meskipun sedikit panik tapi situasi masih terkendali.


Beberapa perintah juga aku berikan kepada awak kapal yang menjaga para pengungsi yang masih was was karena peringatan tiba-tiba tentang bahaya dan segera menyuruh mereka untuk keluar dari ruang darurat yang disediakan agar kembali melakukan aktivitas masing masing seperti biasa.


Jadi saat ini aku sedang tenang berkirim surat diam diam dengan Li Mei menggunakan ruang angkasa, lagi pula aku berada di sudut ruangan yang tidak terlalu di perhatikan jadi aku bersantai sejenak melihat dan membalas pesan pesan yang mengatakan bahwa dia khawatir.


...----------------...


...Kau benar-benar membuat jantung ku hampir hilang!!!!...


...Tapi, apa kau sungguh baik baik saja?, istirahat lah dulu di sana, gunakan kamar yang di sediakan baru kembali ke sini menggunakan ruang angkasa secara diam-diam, aku akan pergi ke geladak terpencil dan menyuruh orang orang untuk tidak memperhatikan pergerakan mu agar kau tidak di curigai apapun. ...


...----------------...


Surat kecil itu membuat hatiku menghangat dan sebuah senyuman puas muncul di sudut bibir ku tangan ku segera menulis balasan singkat.


...----------------...


...Hahaha, baik sayang saya akan mematuhi perintah mu.......


...Aku mencintaimu.......


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2