
"Jadi bagaimana apa kalian telah membuat perkembangan untuk toples kaca?"
"Berjalan dengan baik meskipun pengerajin yang anda bawa hebat tapi itu sering hancur"
"Ya, Guan Lin benar 9 orang korban terdampar adalah seorang pengerajin, kebetulan sekali mereka selalu memakan apapun karena bekerja keras di depan tungku pembakaran, mereka hampir tidak pernah menjadi pemilih makanan, dan mereka suka minum kelapa meskipun jumlah nya sedikit dan berbagi dengan yang lain, tapi mereka puas saat terdampar, beberapa korban saat itu tidak mau padahal mereka mendapatkan nutrisi vitamin c sedikit dari buah kelapa ini makanya tidak terkena Skorbut."
"Belajar lah perlahan dan Kabul kan keinginan mereka jika mereka ingin tinggal di rumah kami dan membawa keluarga nya ke rumah dan menjadi pelayan kontrak juga boleh, karena aku menandatangani kontrak seumur hidup dengan 9 orang itu."
"Baik tuan... saya akan berhenti disini"
Karena kami melawan arah, Guan Lin harus turun disini.
"Baiklah tolong urus mereka dengan sepenuh hati Guan Lin"
"Ya tuan"
Aku menyuruh kusir berhenti dan dia turun dan kereta kembali berjalan lagi ke Utara, Li Mei sedikit mengintip ke jendela salju turun lagi.
"Indah nya ..."
"Ya kamu benar..."
Aku tersenyum menatap nya. dia mendelik tajam ke arah ku.
"Kau ikut campur saja..."
Oh... amarah nya tiba tiba datang bisa bisa mood nya turun drastis saat hamil lalu stress, berbahaya.
"Maaf sayang...."
Aku memeluknya erat.
"Bagaimana pelatihan qi anda?"
"Cukup baik setelah kamu mengajar kan ku menyerap qi disekitar kita,"
"Apa anda berlatih berat saat hamil?"
Aku khawatir saat aku pergi dia berlatih sesuatu yang berat.
__ADS_1
"Tidak kok tenang saja.."
"Apa kau bisa mengunakan kekuatan mental sekarang?"
"Ini cukup sulit tapi aku belajar dengan baik oleh mu"
"Bagus Istri ku sangat hebat.. tapi aku jadi penasaran sayang kenapa para pengganggu itu tidak muncul lagi di kedai?"
"Hihihi...., mungkin mereka takut dengan mu"
Li Mei tertawa bahagia, aku meneliti dirinya dari tawa nya yang meledek dan menemukan ada yang janggal.
"Pasti ada desas desus aneh tentang ku ya?"
Li Mei akhir nya mengakui itu. dia berusaha tertawa kecil dan berkata.
"Rumor nya anda adalah bajingan gila karena bisa di bodohi budak nya sendiri"
"Oh rumor yang bagus!, memang aku bajingan gila...., apalagi jika ada orang orang yang mencari masalah dengan keluarga kami.."
Aku menyusup masuk kedalam pelukannya yang kecil, perbedaan ukuran tubuh kami sangat besar padahal saat awal tidak sejauh ini, apa karena aku menempati tubuh ini jadi lebih cepat sembuh dan sehat makanya tetap tumbuh tinggi juga berpengaruh? aku tidak tahu.
"Li Mei apa sangat bau? apa sesak"
Aku membantu nya keluar dari kereta dan menjauhi asap itu, seperti nya aku harus memperhatikan pembuangan limbah seperti asap ini.
"Tidak apa-apa wanginya malah lezat"
"Ha! aku khawatir sekali anda hamil 2 minggu ini bisa terjadi apa apa,"
Aku membantu nya ke ruang kantor tempat ini nyaman dan jauh dari asap, Zhu an datang dan mengirimkan teh juga makanan kepada kami, aku juga membatasi jumlah minuman untuk Li Mei.
Kami mengobrol tentang bangunan yang sedang dalam proses pembangunan secara berkala, produksi dan lain nya, ikan asap khusus ku sebagian akan di jual di kedai ku menjadi makanan lain, kebanyakan akan menjadi makanan awet dan tahan lama seperti abon ikan, sambel ikan, sambal cumi, sambal udang, kerupuk, sisanya ikan dan bahan akan di bawa ke kedai, sedikit dulu seperti siomay, pempek, bakso, sosis.
Aku ingin menyetok barang terlebih dahulu lagi pula gudang es dibawah tanah pabrik telah dibuat meskipun tergesa-gesa, karena cuaca dingin yang mengkhawatirkan, itu tetap memenuhi standar perusahaan, ya begini begini aku pernah berurusan dengan olahan makanan.
Aku juga jadi ingin cepat cepat kedai kami di perluas dan buka cabang restoran atau toko lain nya, akh! tenang lah Kevin ini baru beberapa bulan kau sudah merencanakan kota ini sesuai dengan standar ku.
"Zhu an!"
__ADS_1
"Ya tuan"
"Berhati-hatilah saat musim dingin seperti ini di gudang es oke, ingat kan pekerja juga,"
"Kami mengerti tuan saya menjaganya dengan baik, para manusia setengah hewan juga sangat baik dalam bertugas menjadi penjaga"
"Ingat kan juga kepada pekerja jika mengurus makanan harus sesuai standar kebersihan"
"Saya selalu memantau mereka tuan, sesuai prosedur yang anda minta, kebersihan tempat juga terjamin, makanan kami akan sehat dan enak!"
Li Mei yang asik makan dan mendengarkan percakapan kami terkekeh geli dengan semangat membara Zhu an,
"Jika stok pertama sudah ada untuk makanan basah segera kirimkan kesana kedai ku, kita akan memulai promosi makanan lainnya yang mengandung bahan utama laut."
"Baik tuan saya mengerti.. ,satu lagi tuan saya mengucapkan selamat atas kehamilan nyonya saya ingin memberikan hadiah..."
"Ah kau tidak perlu repot-repot"
"Tapi ini ketulusan hati saya tuan..."
"Oke baiklah"
Zhu an mengeluarkan sebuah buku dan menyerahkan nya kepada ku, aku terkejut dengan resep didalam nya,
"Ini resep pil? bagaimana bisa?"
Li Mei yang asik makan juga terkejut, padahal sejak awal tangan ku tidak berhenti untuk menyuapinya sambil membahas hal-hal bersama Zhu an, ya fokus ku tetap ke Li Mei meskipun Zhu an berkata ini itu.
"Ceritakan!"
"Itu saya dapatkan tidak segaja tuan, saya juga mendengar bahwa anda menyukai sejarah lama para material art master dan berusaha mencari resep pil nya"
"Jadi saya membuat sayembara tapi hampir tidak ada yang tau tentang itu, sampai suatu hari bahan untuk membuat alkohol habis, beberapa sayuran untuk kedai kami juga stoknya tidak mencukupi, beberapa sibuk jadi saya mengusulkan pergi bersama Guan Lin kami harus ke desa lain yang cukup jauh, tapi mereka bahkan tidak punya stoknya tapi disana ada gunung sangat banyak mempunyai stok, soalnya banyak orang gunung dari tembok itu cukup dengan menjual barang yang di kumpulan dari sana"
"Sudah dipastikan orang gunung pasti mempunyai hal hal yang kita butuhkan, karena meskipun daerah ini tandus masih banyak orang gunung dan mereka mempunyai produk nya sendiri."
"Akhirnya aku bersama Guan Lin mencoba peruntungan ke sana dan berhasil, kami mendapatkan cukup stok untuk alkohol dan kedai, lalu saat itu aku melihat seorang anak laki-laki meminta ku membantu saudara nya yang jatuh sakit, anak itu hampir sekarat tapi untungnya selamat, saat sembuh bocah itu menawarkan harta terakhir yang dimiliki oleh nya yang diperingatkan kepadanya untuk jangan pernah melepaskan resep buku ini dari leluhur nya."
"Tadinya aku tidak ingin mengambil nya tapi Guan Lin juga mendukung ku untuk menerimanya saja, jadi saya menerimanya menyalin dengan cepat dengan bantuan istri ku dan mengembalikan buku asli ke bocah itu. jadi yang anda pegang adalah jiplakan nya."
__ADS_1