Hanya Mencintai Mu

Hanya Mencintai Mu
Amit-amit jabang bayi


__ADS_3

Dermaga sangat ramai, bahkan bisa di bilang sesak karena tim kami, aku membantu Li Mei dengan lembut ke dalam kamar khusus kami, pakaian kami juga couple model baju buatan tangan dari rumah kami sendiri, meskipun di buat oleh para tangan wanita paling terampil di rumah, tapi Li Mei yang mendesainnya, apalagi dengan bordir khusus yang indah membuatnya tampak khas, mungkin nanti juga akan di keluarkan saat tas atau produk kain kami siap untuk di perjual belikan.


Aku memeriksa keadaan nya terlebih dahulu, lalu keluar kabin kamar dan mengecek barang barang yang mudah rusak baru di angkut ke dalam kapal, contoh nya seperti bahan makanan yang akan digunakan seperti sayuran, daging, dan buah. Memeriksa keadaan penumpang dari petugas inspeksi kapal kami akhirnya segera menaikkan layar kapal membuat keberangkatan.


Li Mei tersenyum kecil menatap ku dia melihat trik kecil ku menggunakan elemen angin untuk membuat kapal bergerak cepat keluar dari dermaga kota ini, sebenarnya aku berniat untuk tidak pergi terlalu lama kalau bisa sebulan lebih saja karena tahun baru akan segera tiba.


Ya, setiap negara di dunia mana pun pasti menyukai perayaan tahun Baru, meskipun aku tidak mengenal festival budaya di dunia ini, padahal Li Mei telah menjelaskan berkali-kali, tapi aku tetap saja pusing dengan banyak nya festival yang berdekatan, lagi pula kita hanya berdua meskipun para pelayan (budak) di rumah di anggap sebagai keluarga kami juga tapi rasanya tetap berbeda.


"Aku penasaran sekarang perjalanan kali ini kami akan menemui apa..."


Senyuman penuh percaya diri ku muncul menatap haluan kapal sambil memeluk Li Mei dengan penuh cinta.


...****************...


3 hari berturut-turut badai menerpa ke 10 kapal, untungnya kami telah siap siaga dengan segala nya, para penumpang kapal juga di persilahkan untuk terus berada di dalam tempat hiburan di kapal kapal yang ditumpangi nya sementara para awak kapal bekerja keras mengendalikan kemudi.


Tim kru kapal yang ku gunakan adalah para pelaut profesional yang telah lama mengarungi lautan, sekarang bawahan ini bergabung dengan kelompok kami, makanya tim ku tidak kekurangan orang untuk berlayar 10 kapal, kepala tim itu bernama Tang tang, saat itu tim nya mengalami kritis karena cuaca laut yang buruk untuk berlayar.


Tentu nya saja bukan hanya itu..., itu juga karena tim nya sangat besar dan melintasi lautan yang luas tanpa komunikasi yang baik akan menyebabkan gangguan parah di tengah badai dahsyat, dan menyebabkan banyak kapal yang dia pimpin hilang, dan membuat tim nya menderita kerugian besar yang hampir membuat nya bangkrut dan di kirim ke yamen (pemerintah hukum).

__ADS_1


Jika satu dua kali tidak mungkin membuat kelompok mereka di ambang kehancuran seperti itu, itu karena mereka telah mengalami kerugian berturut-turut, apalagi jika barang yang di angkut dan dikirim kan ke tempat lain sangat banyak dan mahal, keuntungan mereka habis untuk biaya ganti rugi.


Untungnya saja orang orang itu mengirimkan surat kepada yang mulia pangeran ke 9, seperti nya mereka faksi nya, dan Wang fei nya yaitu yi Hua mengirimkan mereka ke sini dan menyerahkan mereka untuk kami pimpin.


"Hah.... Benar saja dia wanita yang licik.... Tidak seperti istri ku yang lembut dan imut Li Mei, Li Mei tidak akan seperti itu kan?"


Aku bertanya-tanya dalam hati sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal.


...----------------...


Padahal kevin tidak tau kalau semua istri selalu licik menghadapi bahaya dan memanfaatkan orang untuk keluarga atau suaminya, karena mereka selalu ingin bertingkah manis dan lugu di depan pasangan nya.


...----------------...


Anak anak yang terpilih ini mempunyai tubuh yang lebih besar di banding kan dengan yang lainnya, sekali nya terlihat biasa dan kecil seperti ke 3 bocah perempuan di tim, mereka sangat begis dan ganas saat menghadapi musuh, makanya aku percaya pengawalan Li Mei oleh mereka.


Itu juga karena aku mengetes anak anak muda yang terpilih ini secara langsung dan menyadari kemampuan dan bakat nya, 1 orang gadis berambut pendek yang selalu tersenyum ceria itu bernama Ru, jangan tertipu dengan wajah manis nya karena jika anda melanggar di mata nya, belati racun mungkin akan menusuk tenggorokan mu.


Gadis di sebelah nya berambut panjang hitam legam dan selalu di kuncir kuda dengan rapih dan terlihat cuek dan pendiam ini sebenarnya sangat tangguh dengan cambuk nya, selama anda bukan keberadaan yang mengancam seperti musuh begitu?...., di matanya. cambuknya tidak akan pernah membunuh anda, dan dia bernama An.

__ADS_1


Tapi apa dia sesuai dengan arti nama nya yang damain dan tenang? Seperti nya tidak mengingat betapa brutal nya, tapi dia bahkan tidak bergeming jika Hien bergelantungan di lengan nya ingin bermain-main, mungkin arti namanya sesuai.


Dan yang terakhir Hien adalah gadis kecil berambut keriting yang terlihat lucu, yang belum berumur 14 tahun ini, dia juga yang paling pendek dan paling terlihat ceria di bandingkan dengan 2 yang lainnya, berlarian ke sana ke mari dan bermain sesuka hati, tapi jangan salah dia paling menyeramkan menurut ku di bandingkan dengan 2 lainnya.


Sebagai pengguna racun dan jarum, mungkin dengan bersikap manis dan lucu saat berada di sekitar musuh nya dia bisa menjatuhkan mereka dengan tawa nya yang centil, berbanding terbalik dengan arti namanya yang lembut.


Memikirkan ke 3 anak gadis yang seperti itu membuat ku kesulitan jika anak ku yang diramalkan akan lahir sebagai perempuan oleh Tuoli, mempunyai pribadi dan kejam seperti itu,


"Amit amit jabang bayi...."


Sumpah ku dan mengusap perut ku meskipun bukan aku yang hamil, tapi Li Mei.


...----------------...


Tapi Kevin tidak tau bahwa pemikirannya saat ini benar benar terjadi karena anaknya akan mahir menggunakan ke 3 senjata itu, di masa depan untuk kisah yang di bahas nanti.


...----------------...


Oh ya tumben sekali salah satu dari mereka ke dalam ruang komando kapal, aku mendekati nya bertanya "ada apa?" karena biasanya jika mereka menghampiri ku itu adalah pesan penting dari istri tercinta ku, tapi An menggeleng kan kepala nya pelan lalu langkah kaki yang ku kenal muncul di depan mata ku.

__ADS_1


Sayang... Kenapa kamu kesini? Apa di kabin kamar kami menyesakkan?


Tangan ku segera memeluk pinggangnya yang ramping dan menggosokkan dagu ku yang sekarang mungkin di tumbuhi bulu Brewok ke wajahnya.


__ADS_2