
Malam pun kini tiba warga sekitar sudah berdatangan ke rumah melia.kami menyambut kedatangan mereka menjabat tangannya dan mempersilahkan mereka masuk kedalam rumah.satu persatu warga masuk dan duduk akhirnya rumah pun penuh ada juga warga yang duduk di kursi luar yang tadi siang kami siapkan.ya memang rumah melia tidak begitu luas tapi pekarangan depan rumah bisa ditempati oleh warga yang tidak kebagian tempat untuk duduk di dalam
Setelah semua warga berkumpul acaranya pun dimulai dengan beberapa tahapan seperti sambutan,pembacaan alquran dan juga doa .setelah semua sesi acara selesai keluarga melia menyuguhkan makanan yang siap di nikmati semua warga sebelum mereka pulang ke rumah masing masing.acara makan pun berjalan lancar.kini warga sudah pulang kerumahnya namun ada juga yang masih tinggal dirumah berbincang dengan ayah dan ibu melia.melia seketika melihat ke arah luar disana ada dua orang anak muda yang masih duduk di kursi.melihat melihat mereka lekat lekat seperti tidak asing dan sepertinya melia perna melihat mereka sebelumnya.iya melia ingat mereka adalah teman sekelas melia tapi melia tidak tahu persis siapa namanya.
"nak melia"panggil seorang laki laki paruh baya yang sedang berbincang dengan ayah melia.laki laki itu berpakaian rapih dengan kemeja batik lengan panjang juga peci warna hitam tersenyum kearah melia.laki laki ini terlihat gagah wajahnya belum terlalu tua umurnya mungkin tidak jauh dengan ayah melia.melia menoleh kearahnya dan membalas senyumnya dan menundukkan kepala sebentar.
"iya pak"jawab melia sopan dengan senyum masih terpancar di wajahnya.
__ADS_1
"kamu kenal anak saya ?"tanya bapak itu.namun di jawab melia cepat dengan menggelengkan kepalanya.melia memang tidak tau siapa yang di maksud bapak ini.melia juga belum banyak mengenal murid di sekolahnya .
kemudian bapak itu keluar dan mengajak kedua pria yang dilihat melia tadi masuk kedalam dan mereka berdua duduk di sebelah bapak tadi.
"ini anak saya edo.dan itu keponakan saya rendy.mereka.satu kelas sama kamu.kamu kelas Xb kan?"bapak itu mengenalkan dua orang pria ini.melia mengangguk mengiyakan pertanyaan bapak itu soal kelas melia.pria yang di perkenalkan bapak itu hanya menunduk sama sekali tidak melihat kearah melia.bapak itu berbicara panjang lebar tentang edo dan juga rendy.rendy bukan warga sini namun dia warga sebelah namun sering tinggal di tempat edo lantaran rendy yang jarang akur dengan kakaknya.melia hanya mengangguk anggukkan kepalanya mendengarkan cerita bapak itu.
sedangkan di kamar lain ayah dan ibu masih asyik berbincang entah apa yang mereka bicarakan.sepertinya mereka kagum dengan warga disini yang semua warganya baik dan ramah membuat ayah dan ibu melia betah dan bahagia bisa tinggal di kampung ini.
__ADS_1
.
Ditempat lain terlihat kenzo yang sedang berkutat dengan benda pipih kesayangannya itu.iya rutinitas kenzo sebelum tidur adalah bermain game online di ponselnya itu.tidak ada hari tanpa main game bagi seorang kenzo.
"ken.tidurlah nak.besok sekolah"tiba tiba ibunya kenzo nongol didepan pintu memantau kenzo.karena memang seperti itu setiap malam nya ibu kenzo harus mengingatkan kenzo untuk tidur kalau tidak di ingatkan maka bisa saja kenzo bermain sampai subuh.
.
__ADS_1
.