Hasrat Cinta Anak SMA

Hasrat Cinta Anak SMA
episode 22


__ADS_3

"mel.lo langsung pulang atau mau kemana dulu?"tanya jeni saat mereka akan berpisah karena motor jeni yang berada jauh dari motor melia.


"ya pulang lah.emang mau kemana?"melia balik bertanya.karena memang melia tidak punya tujuan lain selain pulang kerumah.


"gimana kalau main kerumah gue"ucap jeni sambil mengangkat alisnya meminta persetujuan melia.


melia mengangguk tanda setuju.melia juga mengajak rena.mereka bertiga sepakat akan pergi kerumah jeni.


di arah belakang mereka ternyata kenzo sudah memasuki area parkiran dan tentu saja dia mendengar pembicaraan melia dan teman temannya itu.terlintas senyum di bibir kenzo dan dia langsung meraih ponselnya dan berkirim pesan dengan seseorang.sesaat kemudian muncul satu temannya dan mereka langsung menyusul kepergian melia dan temanya.


drett


drett


tiba tiba ponsel melia berbunyi karena ada telepon yang masuk.melia menepi dan berhenti sebentar.melia meraih ponselnya.tidak ada nama yang muncul di layar ponselnya kecuali 12 digit angka yang tertera disana.nomor baru lagi.siapa kali ini yang menghubungi melia pakai nomor baru.


"halo.ini siapa?"tanya melia sambil menempelkan benda pipih itu ketelinganya.jeni dan rena pun ikut berhenti dan menunggu melia selesai dengan ponselnya.


"rendy.lo dimana?mau langsung pulang?mau makan dulu gak ketempat kemaren?"rendy membubuhi melia dengan banyak.pertanyaan membuat melia bingung mau jawab yang mana dulu.melia menghela nafas nya.

__ADS_1


"gue mau kerumah jeni"ucap melia dan langsung memutuskan teleponnya karena tidak enak dengan kedua temannya yang sudah menunggunya.melia memasukkan kembali ponselnya kesaku dan melajukan kembali motornya diikuti rena dan jeni dibelakang.


dipertigaan jalan jeni memotong laju motor melia karena ingin menunjukan jalan kearah rumahnya.ternyata rumah jeni berbeda arah dengan melia.


setelah perjalanan yang lumayan jauh akhirnya jeni masuk kesebuah gang kecil diikuti rena dan melia.mereka akhirnya sampai di kediaman jeni.rumah jeni lumayan besar tapi padat penduduk.rumahnya berdempet dempetan dengan rumah lainnya.


jeni mengajak melia dan rena masuk.dan ditemui didalam sana adik adik jeni yang sedang asyik bermain.karena melihat kedatangan jeni adiknya ini langsung berhamburan berlari kearah jeni dan minta di gendong.wah lucu juga yah.jeni punya adik kembar ternyata.melia yang gemas melihatnya berjongkok dan mengajak adik adik itu kenalan.namanya ani dan ana mereka umurnya mungkin 3 tahunan.melia menggendong satu dari adik kembarnya jeni itu dan yang satunya lagi di gendong jeni.melia menyukai anak kecil karena melia anak bungsu jadi tidak punya adik.


melia jeni dan juga rena tenga asik bermain dengan adik kembar jeni di ruang tengah rumah jeni tiba tiba suara motor berhenti di depan rumahnya membuat jeni pamit untuk melihat siapa yang datang.


"hay baby"ucap jeni girang lantaran yang datang adalah pacarnya.namun pacarnya tidak datang sendiri dia bersama satu temannya.jeni mengajak pacarnya masuk dan diikuti temannya dibelakang


'kenapa harus ada kenzo sih'umpat melia dalam hati dan melanjutkan bermain dengan adik adiknya jeni.ya mereka dari tadi asik main masak masakan.adik kembar jenipun senang diajak bermain oleh melia dan rena ya walaupun terkadang tingkah gagap rena suka di tertawakan oleh adik kembar itu.


jeni memperkenalkan pacarnya ke melia dan rena .ternyata namanya bagas dia teman sekelas kenzo.kini kenzo dan bagas duduk di sofa yang ada di belakang mereka sedangkan jeni pergi kedapur entah untuk apa.


melia melihat kearah kenzo yang memang tepat berada di hadapannya.kenzo mengulum senyum memperhatikan tingkah melia yang bermain masak masakan dengan adik kembar jeni.melia menunduk tentu saja dia merasa risih mendapat tatapan seperti itu dari kenzo.


"gue ke belakang dulu ya ren"melia langsung berdiri dan meninggalkan mereka menyusul jeni kebelakang ternyata jeni sedang mengambil minuman untuk mereka.disana ada seorang ibu ibu yang mungkin itu pembantu atau pengasuh adiknya jeni.melia dan jeni pun masuk kembali keruang tengah dengan membawa nampan yang berisi minuman sedangkan melia di suruh menggendong 2 buah toples yang berisi cemilan.

__ADS_1


kenzo menatap setiap gerak gerik melia.jeni sudah menyajikan minuman di meja depan sofa giliran melia yang meletakkan toples kaca itu ke meja namun karena agak licin dan juga berat hampir saja toples itu terlepas.


"aaahh"melia langsung memegang toples tersebut dengan satu tangan sedangkan tangannya satu lagi masih menggendong toples yang satunya.untung saja tangan kenzo gesit dia langsung memegang toples yang akan diletakkan oleh melia.namun tangan kenzo sekarang berada di atas tangan melia .melia buru buru menarik tangannya dan meletakkan toples satunya dengan kedua tangannya.


"hati hati dong.untung gak pecah"ucap kenzo pelan dan hal itu membuat melia malu karena hampir saja membuat masalah di rumahnya jeni apalagi ini dihadapan kenzo.wajah melia memerah raut wajahpun terlihat takut .jeni menepuk pundaknya pelan dan menenangkan melia.


"ga apa apa kok mel.jangan takut gitu lah"ucapnya sambil membuka tutup toples tersebut dan mempersilahkan semuanya untuk mencicipi.


dret


dret


ponsel melia kembali berdering.melia mengambil tasnya yang ada di sofa dekat dimana kenzo duduk dan merogoh ponsel didalamnya.


melia melihat sekilas ke arah kenzo dan kenzo membuang muka dan mengambil jusnya lalu di teguknya.


"halo ren"sapa melia setelah tahu yang menelpon adalah rendy teman sekelasnya.


"lo di depan rumah jeni?sama edo?ngapain?"melia kaget karena temannya itu menyusul mereka kesana.jeni yang mendengar ucapan melia langsung berlari kedapan.melia memutuskan telponnya dan meletakkan ponselnya di atas meja dan berjalan menyusul jeni kedepan.

__ADS_1


__ADS_2