Hasrat Cinta Anak SMA

Hasrat Cinta Anak SMA
episode 40


__ADS_3

Melia dan Kenzo akhirnya memutuskan untuk pulang,Kenzo mengikuti motor Melia dari belakang.Melia merasa aneh,lantaran Kenzo yang tiba-tiba berubah jadi baik dan semanis ini.padahal tadi disekolah,dia begitu terlihat marah pada Melia.


Setelah beberapa menit perjalanan,akhirnya Melia memasuki pekarangan rumahnya.Kenzo berhenti dipinggir jalan depan rumah Melia,memperhatikan keadaan lingkungan rumah Melia.terlihat sejuk dan adem,karena samping kiri dan kanannya banyak tanaman pepohonan.


"Makasih,Ken.Lo mau mampir dulu ?" tanya Melia,Kenzo yang dari tadi celingukan melihat sekitar rumah Melia menjadi terkejut oleh ucapan Melia.dia terkekeh dan menggelengkan kepalanya.


"Gue pulang ya,Mel."usai pamit,Kenzo langsung memutar arah motornya dan melaju kencang meninggalkan rumah Melia.sedangkan Melia,dia masuk kerumahnya dengan langkah gontai.sekilas Melia menggelengkan kepalanya,dia merasa aneh dengan sikap Kenzo yang mudah sekali berubah.


"Lagi mikirin apa,kok geleng-gelenng begitu,hem?"tanya Arya,ternyata dia dari tadi duduk diruang tengah itu dan memperhatikan kedatangan Melia.Melia terkejut dan langsung menyengir ke kakaknya,lantaran kepergok lagi mikirin sesuatu.


Melia menghampiri kakaknya,dia duduk disampingnya Arya."Kakak,sudah baikan ?"tanya Melia,sambil memperhatikan luka lebam yang ada di sudut mata dan bibir Arya.


"Sudah mendingan kok,Oh iyah,tadi siapa ?" Arya ternyata melihat Melia yang pulang diantar Kenzo,Melia yang mendengar pertanyaan dari kakaknya ini,seketika Melia menunduk.ada rasa takut kalau saja kakaknya ini akan mengingat pertemuan pertamanya dulu dengan Kenzo.


"Ah,itu teman aku,Kak.aku kekamar dulu yah."Melia langsung berdiri dan melangkah meninggalkan Arya.Arya menghembuskan nafas kasar.sebagai seorang kakak,dia khawatir jika adik perempuannya mulai dekat dengan lawan jenisnya.


Baru sekejap Melia masuk kamarnya,kini dia kembali keluar dan menghampiri kakaknya yang baru saja ingin beranjak dari duduknya."Kak,"panggil Melia.dia duduk di sofa samping kakaknya.Arya pun mengurungkan niatnya untuk masuk kekamarnya.


"Kakak,tadi ada tamu yah ? Siapa ?" tanya Melia,karena diatas meja itu ada keranjang bauh yang sama sekali belum di buka.Arya mengangguk mengiyakan pertanyaan Melia.

__ADS_1


"Orang yang kemaren aku tolong itu,dia datang kemari untuk berterima kasih." ucap Arya apa adanya.Melia hanya membentuk mulutnya dengan huruf O sambil menganggukkan kepalanya.


"Memangnya dia kenal kakak ? Kok tau alamat rumah kita ? trus orangnya cantik gak kak ?"tanya Melia antusias.Arya yang mendapat pertanyaan bertubi-tubi dari adiknya ini hanya menggelengkan kepalanya pelan.


Arya mencertikan semuanya,kalau wanita yang ditolongnya itu bernama Nisa,dia dapat alamat rumah mereka dari bos tempat Arya kerja.Arya juga menjelaskan ke Melia kalau Nisa itu orang cantik,sopan dan juga sepertinya dia adalah wanita karir.


Melia yang mendengarkan cerita kakaknya,tampak bersemangat dan bangga dengan jiwa kesatria yang dimiliki Arya.dia bangga dengan jiwa penolong kakaknya ini,Melia memeluk lengan Arya dan bersender dibahunya."Kakakku,memang the best."


"Oh iya,Mel.temenin kakak ambil motor ya."ucap Arya sambil mendorong kepala Melia yang bersender dibahunya.Melia hanya mengangguk dan pergi kedapur untuk makan siang.


Arya keluar rumah,dan duduk di teras.tubuhnya sudah lumayan membaik,besok dia sudah bisa masuk kerja kembali.lagian dia bosan berada di rumah terus .


......................


Ditempat lain,Kenzo ternyata tidak langsung pulang kerumahnya.dia mendatangi Bagas di rumahnya.entah ada maksud apa,tapi ini adalah hal yang tidak biasa untuk Kenzo.karena biasanya selalu Bagas yang datang kerumahnya.


"Tumben banget lo,Ken.ada masalah apa ? Sampai membawa lo datang kesini ?" tanya Bagas,karena memang tidak biasa Kenzo datang kerumahnya.secara Kenzo adalah anak orang berada,sedangkan Bagas,bisa dibilang keluarganya pas-pasan.


Ini memang kali pertama Kenzo menginjakkan kakinya dirumah Bagas.karena selama ini,selalu Bagas yang mendatanginya.bukan karena Kenzo tidak tahu alamatnya,tapi memang Kenzo adalah tipe orang yang jarang kerumah siapapun.

__ADS_1


"Beginilah keadaannya Bro,silahkan duduk."ucap Bagas mempersilahkan Kenzo duduk di kursi bambu yang diletakkan di teras rumahnya.Bagaspun ikut duduk di samping Kenzo.ada rasa malu yang menyelimuti hati Bagas,lantaran takut Kenzo akan merasa tidak betah berada di rumah nya yang sederhana ini.


Kenzo melihat sekitar rumah Bagas,dia celingukan memperhatikan setiap sisi rumah itu.karena ini memang kali pertama bagi Kenzo berkunjung kesini.padahal pertemanan mereka,bisa dibilang sudah cukup lumayan lama.


"Oh iya,Ken.Lo datang kesini ada apa ? Bukan gak senang lo datang,tapi ini ga biasanya gitu loh ?"tanya Bagas,ini memang terasa aneh,karena tiba-tiba sang Kenzo mendatangi rumahnya.Kenzo yang mendapat pertanyaan itu dari Bagas,kini dia menundukkan kepalanya seperti sedang ada beban dipikirannya.


"Menurut lo,gue harus gimana bro ?"tanya Kenzo dengan muka seriusnya.sedangkan Bagas,dia mengernyitkan keningnya.lantaran baru kali ini dia melihat Kenzo seserius ini.Bagas sudah bisa menebak,pasti ini masalah berhubungan dengan Melia.


"Lo beneran suka sama dia?" tanya Bagas untuk menyakinkan temannya ini.karena selama ini,Kenzo tidak perna serius dengan lawan jenisnya.kerap kali dia mendekati wanita hanya sebatas ingin menggodanya.


"Gue serius,Bro.kali ini beda,beda dari yang lain.yang lain hanya bisa buat gue kagum,bukan cinta.tapi Melia,dia sudah berhasil membuat gue jatuh cinta." Bagas yang mendengar penuturan dari temannya ini mengulum senyumnya.dia bangga karena temannya ini sekarang sudah berubah.


"Yah,lo pepet terus lah Bro,kasih perhatian lebih." ucap Bagas yang tak kalah seriusnya.Bagas dan Jeni memang berniat menjodohkan kedua sahabatnya ini.karena mereka berdua merasa mereka berdua memiliki chemistry.


"Perhatian yang lebih gimana maksudnya ?" Kenzo memang belum berpengalaman mendekati wanita yang dicintai.tidak salah jika dia harus berguru dengan Bagas yang sudah berhasil menaklukkan hati Jeni,bahkan menjalin kasih sampai saat ini.


Bagas menepuk jidatnya,dia menggelangkan kepalanya pelan.ternyata temannya ini hanya pintar menggoda,tapi untuk masalah mencuri hati wanita ternyata dia masih polos.ingin sekali rasanya Bagas menertawakan teman cupunya ini.tapi dia menahan itu,karena bisa saja dia kena bogem Kenzo jika dia melakukannya.


"Gini,Bro.wanita itu hatinya lembut.kalau kita sering kasih perhatian,kita baik sama dia,nanti juga dia akan klepek-klepek.nah,kalau dia sudah menaruh hati ke lo.nanti saat lo nyatain cinta lo kedia,pasti langsung diterima.yakin gue"ucap Bagas panjang lebar,sambil menepuk-nepuk pundak Kenzo.seperti layaknya seorang ayah yang memberi semangat belajar ke anaknya.

__ADS_1


.


__ADS_2